Tidak ada Sedekah yang dibayarkan kurang dari lima wasq kurma atau biji-bijian.
Tidak ada Sadaqa yang harus dibayar atas biji-bijian dan kurma sampai (mencapai Berat) lima wasq, atau kurang dari lima ekor unta, atau kurang dari lima uqiya (perak).
Sebuah hadis seperti ini telah diriwayatkan oleh Isma'il b. Umayya dengan rantai pemancar yang sama.
Sebuah hadis seperti ini telah diriwayatkan oleh Isma'il b. Umayya dengan rantai pemancar yang sama, tetapi alih-alih kata kurma, buah telah digunakan.
Tidak ada Sedekah yang harus dibayar kurang dari lima fiqiya perak, dan kurang dari lima ekor unta, dan kurang dari lima wasq kurma.
Ya Allah, buatlah bagi keluarga Muhammad persediaan yang merupakan penghidupan yang kosong.
0 Allah, sediakan bagi keluarga Muhammad penghidupan mereka, dan dalam riwayat yang disampaikan atas otoritas 'Amr (kata-katanya): "Ya Allah, berikanlah kami penghidupan"
'Umara b. al-Qa'qa' melaporkan hadis ini dengan rantai pemancar yang sama tetapi alih-alih kata "qut" (penghidupan telanjang) telah digunakan kata "Kafaf" (sarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan).
Seorang Muslim tidak berhak mewarisi dari non-Muslim, dan non-Muslim tidak berhak mewarisi dari seorang Muslim.
Adalah kewajiban seorang Muslim yang memiliki sesuatu yang harus diberikan sebagai wasiat untuk tidak memilikinya selama dua malam tanpa menuliskan wasiatnya mengenainya.
Hadis ini telah diriwayatkan atas kewibawaan 'Ubaidullah dengan rantai pemancar yang sama. tetapi dengan sedikit variasi kata-kata.
Sebuah hadis seperti ini telah diriwayatkan pada otoritas Nafi', yang mendasarkan riwayatnya dari kata-kata Ibnu 'Umar tetapi dengan sedikit variasi kata-kata.
Tidak pantas bagi seorang Muslim yang memiliki sesuatu untuk diwariskan untuk menghabiskan bahkan tiga malam tanpa menuliskan wasiatnya bersamanya tentang hal itu. 'Abdullah b. 'Umar (Allah berkenan dengan mereka) berkata: Sejak aku mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengatakan hal ini, aku tidak pernah bermalam tanpa wasiatku (tertulis) bersamaku.
Hadis ini telah diriwayatkan atas otoritas Zuhri dengan rantai pemancar yang sama.
Saya biasa melihat mimpi (dan sangat gelisah) sehingga saya mulai gemetar dan memiliki suhu, tetapi tidak menutupi diri saya dengan mantel. Saya bertemu Abu Qatada dan menyebutkan hal itu kepadanya. Dia berkata: Aku mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Penglihatan yang baik datang dari Allah dan mimpi (buruk) dari iblis. Jadi ketika salah satu dari kamu melihat mimpi buruk (hulm) yang tidak disukainya, dia harus meludahi sisi kirinya tiga kali dan berlindung kepada Allah dari kejahatannya; maka itu tidak akan menyakitinya.
"Saya melihat mimpi (yang mengganggu saya) tetapi saya tidak menutupi diri saya dengan mantel."
"Aku merasa terganggu karena itu," dan ada tambahan dari kata-kata ini dalam hadis yang disampaikan pada otoritas Yunus: "Kemudian ludahlah tiga kali di sisi kiri ketika kamu bangun dari tidur."
Penglihatan yang baik berasal dari Allah dan mimpi buruk (hulm) berasal dari setan; maka jika salah seorang di antara kamu melihat sesuatu (dalam mimpi) yang tidak disukainya, dia harus meludahi sisi kirinya tiga kali dan berlindung kepada Allah dari kejahatannya, maka itu tidak akan pernah menyakitinya. Abu Salama berkata: Saya biasa melihat mimpi yang lebih berat di atas saya daripada gunung; tetapi karena saya mendengar hadis ini saya tidak peduli (bebannya).
Saya biasa melihat mimpi, tetapi hadis diturunkan pada otoritas Laith b. Nu'man, kata-kata Abu Salama di bagian penutup hadis tidak disebutkan. Ibnu Rumh telah melaporkan dalam hadits: "Dia (orang yang tidur) harus mengubah sisi tempat dia berbaring sebelumnya."
Penglihatan yang baik berasal dari Allah dan mimpi jahat berasal dari setan. Jika seseorang melihat mimpi yang tidak disukainya, ia harus meludahi sisi kirinya dan mencari perlindungan Allah dari setan; itu tidak akan membahayakan seseorang, dan seseorang tidak boleh mengungkapkannya kepada siapa pun dan jika seseorang melihat penglihatan yang baik, dia harus merasa senang tetapi tidak boleh mengungkapkannya kepada siapa pun kecuali yang dicintainya.