Sahih Muslim

Kitab Puasa

كتاب الصيام

Bab : Tidak disukai untuk memilih hari Jumat untuk berpuasa, kecuali jika itu bertepatan dengan hari di mana seseorang biasanya berpuasa

Sahih Muslim 1143a
Muhammad b. 'Abbas b. Ja'far melaporkan

Saya bertanya kepada Jabir b. 'Abdullah (Allah ridho keduanya) ketika dia mengelilingi Rumah (Ka'bah) apakah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah melarang puasa pada hari Jumat, dan kemudian dia berkata: Ya, oleh Tuhan Rumah ini.

Sahih Muslim 1144b
Abu Huraira (Allah ridha kepadanya) melaporkan Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) bersabda

Jangan memilih Jumat malam (mendahului) di antara malam untuk shalat dan jangan memilih Jumat di antara hari-hari untuk berpuasa, tetapi hanya ketika ada di antara kamu yang terbiasa berpuasa (pada tanggal) yang bertepatan dengan hari ini (Jumat).

Bab : Diperbolehkan menunda berbuka puasa Ramadhan yang terlewat sampai sebelum Ramadhan berikutnya tiba, dan ini untuk mereka yang berbuka puasa karena alasan seperti sakit, perjalanan, menstruasi dan sejenisnya

Sahih Muslim 1146b

Hadits ini diriwayatkan atas kewibawaan Yahya b. Sa'id dengan rantai pemancar yang sama tetapi dengan variasi ini sehingga dia mengatakan bahwa ('Aisyah tidak berpuasa tetapi dalam Sya'ban) karena menghormati Rasulullah (صلى الله عليه وسلم).

Bab : Berpuasa atas nama almarhum

Sahih Muslim 1148b
Ibnu 'Abbas (Allah ridha dengan mereka) melaporkan

Seorang pria datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan berkata: "Rasulullah, ibuku telah meninggal (dalam keadaan) bahwa dia harus berpuasa sebulan (Ramadhan). Haruskah saya melengkapi (mereka) atas namanya? Setelah itu dia (Nabi Suci) berkata: Tidakkah kamu membayar hutang itu jika ibumu meninggal (tanpa membayarnya)? Dia berkata: Ya. Dia (Nabi Suci) berkata: Hutang Allah layak lebih dari yang harus dibayarnya.

Sahih Muslim 1149a
Abdullah b. Buraida (Allah berkenan kepadanya) melaporkan tentang otoritas ayahnya

Ketika kami duduk bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), seorang wanita datang kepadanya dan berkata: Aku telah menghadiahkan kepada ibuku seorang pembantu rumah, dan sekarang dia (ibu) telah meninggal. Setelah itu dia (Nabi Suci) bersabda: Ada pahala yang pasti bagimu dan dia (hamba-hamba) telah dikembalikan kepadamu sebagai warisan. Dia (wanita itu) sekali lagi berkata: Puasa sebulan (Ramadhan) akan diberikan kepadanya; haruskah saya mengamati mereka atas namanya? Dia (Nabi Suci) berkata: Patuhi puasa atas namanya. Dia (lagi) berkata: Dia tidak menunaikan haji, haruskah saya melakukannya atas namanya? Dia (Nabi Suci) berkata: Lakukan haji atas namanya.

Sahih Muslim 1149e
Buraida (Allah berkenan kepadanya) melaporkan hadits serupa tentang otoritas ayahnya bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan dia berkata

"Puasa selama satu bulan."

Bab : Keutamaan Puasa untuk jalan Allah, bagi mereka yang mampu tanpa menderita kerugian atau mengabaikan kewajiban lainnya

Sahih Muslim 1153b

Hadis ini telah diriwayatkan oleh Suhail dengan rantai pemancar yang sama.

Bab : Diperbolehkan untuk menjalankan puasa sukarela dengan niat yang terbentuk pada siang hari sebelum matahari mencapai Zenithnya, dan diperbolehkan bagi seseorang yang menjalankan puasa sukarela untuk berbuka puasa tanpa alasan, meskipun lebih baik baginya untuk menyelesaikannya

Sahih Muslim 1154b
'Aisyah, Bunda orang-orang mukmin (Allah ridho kepadanya), melaporkan

Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) datang kepadaku suatu hari dan berkata: Apakah ada sesuatu yang bersamamu (untuk dimakan)? Saya berkata: Tidak. Setelah itu dia berkata: Aku akan berpuasa. Kemudian dia datang kepada kami pada hari lain dan kami berkata: Rasulullah, hais telah dipersembahkan kepada kami sebagai hadiah. Setelah itu dia berkata: Tunjukkan itu kepadaku; Saya telah berpuasa sejak pagi. Dia kemudian memakannya.

Bab : Puasa di hari Asyura'

Sahih Muslim 1128

Jabir b Samura melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) memerintahkan kami untuk berpuasa pada hari Asyura dan menasihati kami untuk melakukannya dan sangat khusus tentang hal itu Tetapi ketika (puasa) di bulan Ramadhan diwajibkan maka dia melakukannya. keempat tidak memerintahkan kami atau melarang kami, dia juga tidak begitu khusus tentang hal itu.

Bab : Hari mana yang harus dipuasa untuk 'Asyura?

Sahih Muslim 1133a
Hakam b. al-'Araj melaporkan

Saya pergi ke Ibnu 'Abbas (Allah berkenan dengan mereka berdua) dan dia sedang berbaring menggunakan jubahnya sebagai bantal di dekat air mancur Zamzam. Aku berkata kepadanya: Ceritakan padaku tentang puasa di Asyura. Dia berkata: Ketika kamu melihat bulan baru Muharram, hitung (hari) dan berbuka puasa pada tanggal 9. Aku berkata kepadanya: Apakah itu cara Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) menjalankan puasa? Dia berkata: Ya.

Bab : Larangan berpuasa pada dua hari 'Id

Sahih Muslim 827b
Qaza'a menceritakan dari Abu Sa'id. Katanya

Aku mendengar darinya (Abu Sa'id) sebuah hadis yang mengesankanku, dan aku berkata kepadanya: Apakah kamu mendengarnya dari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)? Lalu dia berkata: (Mungkinkah) bahwa (aku harus) mengatakan tentang Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) apa yang belum pernah kudengar? Saya mendengar dia berkata: Tidak pantas berpuasa pada dua hari, Adha dan Fitr (di akhir) Ramadhan.

Bab : Firman Allah Yang Maha Tinggi: "... Dan bagi mereka yang dapat berpuasa dengan susah payah, mereka memiliki) pilihan untuk berpuasa atau) memberi makan Miskin (orang miskin) (untuk setiap hari)" dibatalkan oleh perkataan-Nya: "... Maka barangsiapa di antara kamu melihat (bulan sabit pada malam pertama) bulan Ramadhan yaitu hadir di rumahnya, dia harus memelihara Sawm (puasa) bulan itu"...

Sahih Muslim 1145b
Salama b. Akwa' melaporkan

Kami, selama masa hidup Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), dalam satu bulan Ramadhan (berpuasa sesuai keinginan kami). Dia yang ingin berpuasa bertahan dan dia yang ingin berpuasa mematahkannya dan memberi makan orang yang membutuhkan sebagai penebusan 1544 sampai ayat ini diturunkan: "Barangsiapa bersaksi di antara kamu bulan (Ramadhan) dia harus berpuasa selama itu" (ii. 184).

Bab : Diperbolehkan menunda berbuka puasa Ramadhan yang terlewat sampai sebelum Ramadhan berikutnya tiba, dan ini untuk mereka yang berbuka puasa karena alasan seperti sakit, perjalanan, menstruasi dan sejenisnya

Sahih Muslim 1146c
Dalam versi lain dari hadis sebelumnya, kata-katanya adalah

"Yahya berkata: Saya pikir itu karena penghormatan kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)."

Sahih Muslim 1146e
'Aisyah melaporkan

Jika seseorang di antara kita harus berbuka puasa (Ramadhan karena alasan alami, yaitu menstruasi) selama hidup Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dia tidak dapat menemukan kemungkinan untuk menyelesaikannya selama dia berada di hadapan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) sampai Sya'ban dimulai.

Bab : Berpuasa atas nama almarhum

Sahih Muslim 1147
'Aisyah (Allah berkenan kepadanya) melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda

Jika seseorang meninggal dalam keadaan (yang harus dia selesaikan) beberapa puasa, ahli warisnya harus berpuasa atas namanya.

Sahih Muslim 1148c

Hadits ini telah diriwayatkan atas kewibawaan Ibnu 'Abbas (Allah ridho mereka) dari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم).

Sahih Muslim 1149b
'Abdullah b. Buraida (Allah berkenan kepadanya) melaporkan tentang otoritas ayahnya

Saya duduk bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم); Sisa hadis adalah sama tetapi dengan variasi ini bahwa (perawi) berkata: "Puasa dua bulan."

Bab : Menjaga Lidah Seseorang saat Berpuasa

Sahih Muslim 1151a
Abu Huraira (Allah 'anyaniallahu 'anhu) melaporkan

Ketika salah satu di antara kamu bangun di pagi hari dalam keadaan berpuasa, dia tidak boleh menggunakan bahasa cabul atau melakukan tindakan bodoh. Dan jika ada yang memfitnah dia atau bertengkar dengannya, dia harus berkata: "Aku berpuasa, aku berpuasa."

Bab : Kebajikan Puasa

Sahih Muslim 1151b
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda

Allah Yang Maha Mulia dan Yang Maha Mulia berfirman: Setiap perbuatan anak Adam adalah baginya kecuali berpuasa. Itu dilakukan demi Aku, dan Aku akan memberikan pahala untuk itu. Demi Allah di Tangan-Nya adalah kehidupan Muhammad, nafas pengamat puasa lebih manis bagi Allah daripada aroma musk.

Sahih Muslim 1151c
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda

Puasa adalah perisai.