Jami' at-Tirmidhi

Kitab tentang Salat (Doa)

كتاب الصلاة

Bab : [Apa Yang Terkait] Tentang Doa Sukarela Sambil Duduk

Jami` at-Tirmidhi 374
Aisha menceritakan

“Nabi (S) akan melakukan shalat sambil duduk. Dan dia akan membaca sambil duduk. Ketika kira-kira tiga puluh atau empat puluh ayat dari bacaannya tersisa, dia akan berdiri dan membacanya sambil berdiri, kemudian dia akan membungkuk dan bersujud. Kemudian dia akan melakukan hal yang sama dalam raka'at kedua.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Tidak Suka Menghaluskan Kerikil Saat Shalat

Jami` at-Tirmidhi 379
Abu Dharr menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian berdiri untuk shalat, maka janganlah ia menghaluskan kerikil, karena sesungguhnya ia menghadapinya adalah rahmat.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Tidak Suka Meniup Saat Shalat

Jami` at-Tirmidhi 381
Umm Salamah dinarasikan

“Nabi (S) melihat seorang anak laki-laki kami - yang disebut Aflah - bertiup ketika dia bersujud. Maka beliau berkata: “Wahai Aflah! Letakkan wajahmu di tanah.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Larangan Al-Ikhtisar (Memegang Pinggul) Dalam Shalat

Jami` at-Tirmidhi 383
Abu Hurairah menceritakan

“Nabi (S) melarang seorang pria untuk shalat dengan tangan di pinggulnya.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Tidak Suka Mengumpulkan Rambut Saat Shalat

Jami` at-Tirmidhi 384
Abu Rafi menceritakan bahwa

Dia melewati Al-Hasan bin Ali ketika dia sedang melakukan shalat dan dia telah mengumpulkan kuncinya di belakang kepalanya, maka dia (Abu Rafi) melepaskannya, dan Al-Hasan berpaling kepadanya dengan marah. Beliau berkata: “Lanjutkan shalat dan janganlah kamu marah, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah berkata: “Itu adalah tempat duduk assyitan.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Tidak Suka Menjalin Jari-jari Saat Shalat

Jami` at-Tirmidhi 386
Ka'b bun Ujrah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu melakukan wudu dan berbuat baik, maka dia pergi dengan niat untuk pergi ke Masjid, maka janganlah dia menjalin jari-jarinya, karena sesungguhnya dia sedang dalam shalat.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Berdiri Lama Selama Shalat

Jami` at-Tirmidhi 387
Jabir menceritakan

“Dikatakan kepada Nabi (S): 'Shalat manakah yang paling berbudi luhur? ' Beliau menjawab: 'Itu dengan Qunut terpanjang. '”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Membunuh Dua Hal Hitam Dalam Shalat

Jami` at-Tirmidhi 390
Abu Hurairah menceritakan

“Rasulullah memerintahkan membunuh dua benda hitam dalam Shalat, yaitu ular dan kalajengking.”

Bab : Mengenai Orang Yang Memiliki Keraguan Atas Penambahan Atau Kelalaian

Jami` at-Tirmidhi 396
Iyad bin Hilal dijo

“Saya berkata kepada Abu Sa'id: 'Salah satu dari kami melakukan shalat dan kami tidak tahu berapa banyak kami shalat. ' Maka beliau berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian mengerjakan shalat dan sekarang dia tahu berapa (banyak) shalat, maka hendaklah dia bersujud dua kali sambil duduk.”

Jami` at-Tirmidhi 398
Abdurrahman bi Awf menceritakan bahwa dia mendengar Nabi (S) berkata

“Apabila salah seorang di antara kamu menjadi lupa dalam shalat sehingga dia tidak tahu apakah dia shalat satu atau dua, maka hendaklah dia menganggapnya sebagai satu. Apabila dia tidak tahu apakah dia shalat tiga atau empat, maka hendaklah dia menganggapnya tiga, dan hendaklah dia bersujud dua kali sebelum dia mengucapkan Taslim.

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Shalat Dalam Sandal

Jami` at-Tirmidhi 400
Sa'id bin Yazid Abu Maslamah dijo

“Saya berkata kepada Anas bin Malik: 'Apakah Rasulullah (S) akan melakukan shalat dengan sandalnya? ' Dia menjawab: “Ya.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Qunut Dalam Shalat Fajr

Jami` at-Tirmidhi 401
Al-Barah bin Azib menceritakan

“Nabi (S) akan melakukan qunut dalam shalat Subh dan Maghrib.”

Bab : [Yang Telah Terkait] Tentang Penghapusan Pidato Selama Shalat

Jami` at-Tirmidhi 405
Zaid bin Arqam menceritakan

“Kami biasa berbicara di belakang Rasulullah (S) selama shalat, seorang di antara kami akan berbicara dengan teman-temannya di sebelahnya sampai (berikut) diturunkan (berikut): “Dan berdirilah di hadapan Allah dengan taat.” (2:238) Maka kami diperintahkan untuk diam dan dilarang berbicara.

Bab : Apa Yang Terkait Tentang Shalat Dengan Pertobatan

Jami` at-Tirmidhi 406
Asma bin Al-Hakam Al-Fazari dijo

“Aku mendengar Ali berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang pria yang ketika aku mendengar hadis dari Rasulullah (S), maka Allah memberiku manfaat darinya sebanyak yang Dia kehendaki bagiku untuk mendapat manfaat darinya. Dan apabila seorang dari sahabatnya menceritakan kepadaku, aku memintanya untuk bersumpah kepadaku tentang hal itu, dan apabila dia bersumpah kepadaku, aku percaya padanya. Dan Abu Bakr menceritakan kepadaku - dan Abu Bakr mengatakan yang sebenarnya - dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah berkata: 'Tidak ada orang yang melakukan dosa, kemudian berwudu, kemudian melakukan shalat, kemudian memohon ampun dari Allah, kecuali Allah mengampuninya. ' Kemudian beliau membacakan ayat ini: “Sesungguhnya orang-orang yang apabila mereka telah berbuat fahishah atau menganiaya diri mereka sendiri, maka ingatlah kepada Allah.” (3:135) sampai akhir ayat.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Seorang Pria yang Melakukan Hadat Setelah Tashah Hud

Jami` at-Tirmidhi 408
Abdullah bin Amr menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Ketika dia melakukan hadat - artinya seorang pria - dan dia duduk di akhir shalat sebelum mengucapkan Taslim, maka shalat itu diterima.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Orang yang Shalat Dua Belas Raka'at Sunnah Dalam Satu Malam, Dan Kebajikan Apa yang Dia Miliki Untuk Itu

Jami` at-Tirmidhi 414
Aisha menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Barangsiapa yang melaksanakan dua belas rakaat sunnah, maka Allah akan mendirikan rumah baginya di surga: empat rakaat sebelum Zuhr, dua raka'at setelahnya, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Fajar.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Empat Raka'at Sebelum Az-Zuhr

Jami` at-Tirmidhi 424
Ali menceritakan

“Nabi (S) akan shalat empat raka'at sebelum Az-Zuhr dan dua raka'at setelahnya.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Lama Duduk Setelah Dua Raka'at Pertama

Jami` at-Tirmidhi 366
Ubaidullah bin Abdullah bin Mas'ud menceritakan dari ayahnya (Abdullah bin Mas'ud) bahwa dia berkata

“Ketika Rasulullah duduk untuk dua raka'at pertama, seolah-olah dia berada di atas batu panas.” Syu'bah (salah seorang pembicara) berkata: “Kemudian bibir Sa'ad bergerak (mengatakan) sesuatu. Jadi saya berkata: “Sampai dia berdiri?” Dia berkata: “Sampai dia berdiri.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang 'Tasbih Adalah Untuk Pria Dan Bertepuk Tebak Adalah Untuk Wanita'

Jami` at-Tirmidhi 369
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Tasbih adalah untuk laki-laki dan bertepuk tangan untuk wanita.”

Bab : Apa Yang Terkait Tentang Shalat Sambil Duduk Adalah Setengah Dari Shalat Sambil Berdiri

Jami` at-Tirmidhi 372
Hadis ini telah dikaitkan dari Ibrahim bin Tahman dengan rantai ini. Kecuali bahwa dia berkata

“Dari Imran bin Husain yang berkata: 'Saya bertanya kepada Rasulullah (S) tentang shalat untuk orang sakit. Beliau berkata: “Dia melakukan shalat berdiri, jika dia tidak mampu maka duduk, jika dia tidak mampu maka di sisinya.”