Jami' at-Tirmidhi

Kitab tentang Salat (Doa)

كتاب الصلاة

Bab : Apa yang Terkait Tentang Berbalik Dari Kanan Dan Dari Kirinya

Jami` at-Tirmidhi 301
Qabisah bin Hulb menceritakan bahwa ayahnya berkata

“Ketika Rasulullah menuntun kami dalam shalat, dia akan berbalik dari kedua sisi, dari kanan dan kiri.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Deskripsi Shalat

Jami` at-Tirmidhi 302
Rifa`ah bin Rafi` menceritakan

“Suatu hari Rasulullah sedang duduk di Masjid” Rifa'ah berkata: “Dan kami bersamanya. Kemudian orang yang tampak seperti orang Badui masuk untuk shalat, tetapi dia melakukan shalat dengan cara yang sangat singkat. Dia kemudian bangkit dan menyapa nabi itu dengan Salam. Rasulullah SAW berkata (membalas salam): “Dan padamu. Kembalilah dan lakukanlah shalat, sesungguhnya kamu tidak pernah shalat.” Maka dia kembali untuk melakukan shalat kemudian datang dan menyapa Nabi dengan salam. Maka beliau berkata (membalas salam): “Dan padamu. Kembalilah dan lakukanlah shalat, sesungguhnya kamu tidak berdoa.” [Dia melakukan itu] dua atau tiga kali, setiap kali datang kepada Nabi, menyapa Nabi dengan Salam dan Nabi berkata: “Dan atas kamu. Kembalilah dan lakukanlah shalat, karena sesungguhnya kamu belum berdoa. '- sampai orang-orang menjadi takut dan menjadi sangat khawatir bahwa orang yang shalat begitu singkat tidak benar-benar berdoa. Kemudian pada akhirnya pria itu berkata: “Kalau begitu tunjukkanlah kepadaku, dan ajarilah aku, karena aku adalah manusia yang telah menderita dan salah.” Maka dia berkata: “Baiklah. Apabila kamu berdiri untuk shalat maka lakukanlah wudu seperti yang diperintahkan Allah. Kemudian ucapkan Tashahhud, dan Iqamah juga. Jika kamu mengetahui Al-Quran, maka bacalah, jika tidak maka pujilah Allah, sebutkanlah kebesaran-Nya dan Tahlil. Kemudian membungkuklah sedemikian rupa sehingga Anda beristirahat dalam membungkuk, lalu berdiri sepenuhnya, lalu sujud sepenuhnya, lalu duduklah sedemikian rupa sehingga Anda beristirahat sambil duduk mereka berdiri. Apabila kamu telah melakukan itu, maka kamu telah menyelesaikan shalat kamu, dan jika kamu meninggalkan sesuatu, maka kamu telah membuat shalat kamu kurang.” Dan ini lebih mudah bagi mereka daripada masalah yang pertama, karena jika sebagian dari ini kurang, itu hanya akan mengurangi pahala shalat itu, itu tidak akan hilang sepenuhnya. “

Bab : Apa yang Terkait Tentang Bacaan Shalat Subh

Jami` at-Tirmidhi 306
Qutbah bin Malik menceritakan

“Saya mendengar Rasulullah membacakan untuk fajr: Dan pohon kurma tinggi di raka'at pertama.

Bab : [Apa yang Terkait Tentang] Bacaan Untuk Maghrib

Jami` at-Tirmidhi 308
Umm Al-Fadl menceritakan

“Rasulullah datang kepada kami dengan kepala dibalut karena penyakitnya. Beliau shalat Maghrib, membaca (Surat) Al-Mursalat. [Dia berkata:] “Dia tidak shalat lagi sampai dia bertemu dengan Allah Yang Mahakuasa dan Mahakuasa.”

Bab : Apa Yang Terkait Tentang Bacaan Di Balik Imam

Jami` at-Tirmidhi 311
Ubadah bin As-Samit menceritakan

“Rasulullah shalat Subh, dan dia mengalami kesulitan dalam membacanya. Ketika berbalik (setelah selesai) dia berkata: “Saya pikir Anda membaca di belakang Imam Anda?” Beliau menjawab: “Kami berkata, 'Ya, Rasulullah, demi Allah! ' Beliau berkata: “Janganlah kamu lakukan itu kecuali Umm Al-Kitab, karena tidak ada shalat bagi orang yang tidak membacanya.”

Bab : Apa yang Dikatakan Ketika Seseorang Masuk Masjid

Jami` at-Tirmidhi 314
Fatimah Agung menceritakan

“Ketika Rasulullah masuk Masjid, dia mengucapkan salat dan salam kepada Muhammad dan kemudian berkata: (Rabbighfirli dhunubi, waftahli abwaba rahmatik) 'Wahai ampunilah dosa-dosaku, dan bukalah pintu-pintu rahmat-Mu bagiku. ' Dan ketika dia keluar dia mengucapkan salat dan salam kepada Muhammad, lalu berkata: (Rabbighfirli dunubi, waftahli abwaba rakmatik) 'Ya Tuhan ampunilah dosa-dosaku, dan bukalah pintu-pintu berkat-Mu bagiku. '”

Bab : Apa yang Terkait Tentang 'Ketika Salah Satu Diantara Anda Masjid, Biarkan Dia Melakukan Dua Raka'at '

Jami` at-Tirmidhi 316
Abu Qatadah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian datang ke Masjid, maka hendaklah ia melakukan dua rakaat sebelum duduk.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Keutamaan Membangun Masjid

Jami` at-Tirmidhi 318
Usman bin Affan menceritakan bahwa

Dia mendengar Rasulullah berkata: “Barangsiapa membangun masjid untuk (demi) Allah, maka Allah akan membangun rumah yang serupa untuknya di surga.”

Bab : Tidak Diinginkan Mengambil Kuburan Sebagai Masjid

Jami` at-Tirmidhi 320
Ibnu Abbas menceritakan

“Rasulullah mengutuk para wanita yang mengunjungi kuburan, dan orang-orang yang menggunakannya sebagai masajid dan memasang obor di atasnya.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Shalat yang Dilakukan Di Masjid Quba

Jami` at-Tirmidhi 324
Abu Al-Abrad, budak Bani Khatmah yang dibebaskan menceritakan bahwa dia mendengar Usaid bin Zuhair Al-Ansari - dan dia adalah salah satu sahabat Nabi - menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Shalat di Masjid Quba adalah seperti umrah.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Masajid Mana Yang Lebih Berbudi Luhur

Jami` at-Tirmidhi 325
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Shalat masjidku ini lebih baik daripada seribu salat di masjid lain, kecuali Masjid al-Haram.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Berjalan Ke Masjid

Jami` at-Tirmidhi 327
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila Iqamah dipanggil untuk shalat, janganlah kamu datang ke sana dengan terburu-buru, tetapi datanglah ke sana berjalan, dan selagi kamu tenang. Apa yang kamu tangkap darinya maka berdoalah, dan apa yang kamu lewatkan darinya, maka selesaikan.

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Shalat Pada Hasir (Mat)

Jami` at-Tirmidhi 332
Abu Sa'id menceritakan

“Nabi melakukan shalat di atas Hasir.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang 'Apa Yang Ada Antara Timur Dan Barat Adalah Kiblat'

Jami` at-Tirmidhi 343
Abu Hurairah menceritakan

(RanTAI lain dengan narasi serupa)

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Apa Yang Tidak Suka Menghadapi Saat Melakukan Shalat, Atau Melakukan Shalat Di

Jami` at-Tirmidhi 346
Ibnu Umar menceritakan

“Nabi melarang shalat dilakukan di tujuh tempat: tumpukan kotoran, area pembantaian, kuburan, jalan yang biasa digunakan, tempat mandi, di daerah tempat unta beristirahat, dan di atas Rumah Allah (Ka'bah).”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Shalat Di Kandang Domba Dan Tempat Peristirahatan Unta

Jami` at-Tirmidhi 348
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Lakukan shalat di kandang domba, tetapi jangan shalat di tempat istirahat unta.”

Bab : Apa yang telah disampaikan tentang siapa yang memimpin manusia (dalam shalat) padahal mereka tidak menyukai Dia

Jami` at-Tirmidhi 360
Abu Umamah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga orang yang tidak dapat shalat di luar telinga mereka: seorang hamba yang melarikan diri sampai dia kembali, seorang wanita yang menghabiskan malam sementara suaminya marah padanya, dan seorang imam umat yang tidak mereka sukai.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Menyebarkan Jari Dengan Takbir

Jami` at-Tirmidhi 239
Abu Hurairah menceritakan

“Ketika Rasulullah melakukan takbir untuk shalat, dia akan mengulurkan jari-jarinya.”

Bab : Apa yang Dikatakan Saat Pembukaan Shalat

Jami` at-Tirmidhi 243
Aisha menceritakan

“Ketika Nabi membuka shalat, dia berkata: (Subhanaka Allahumma wa bihamdika wa tabarakasmuka, wa ta'ala jadduka wa la ilaha ghairuk) “'Engkau mulia ya Allah, dan dengan pujian-Mu, dan diberkati nama-Mu, dan mulia adalah kemuliaan-Mu, dan tidak ada yang berhak disembah kecuali Engkau. '

Bab : Apa Yang Terkait Tentang Tidak Mengucapkan “Bismillahir-Rahmanir-Rahim (Dalam Nama Allah Yang Maha Penyayang, Yang Maha Menuntungkan)” dengan lantang

Jami` at-Tirmidhi 244
Ibnu Abdullah bin Mughaffal menceritakan

“Ketika saya sedang berdoa, saya berkata: Bismillahir-Rahmanir-Rahim “Dengan nama Allah, Yang Maha Penyayang, Maha Pemurah.” Ayahku mendengar aku dan berkata: “Wahai anakku, ini adalah hal yang baru diciptakan, waspadalah terhadap yang baru diciptakan.” Dia (Ibnu Abdullah) berkata: “Saya belum melihat seorang pun dari sahabat Rasulullah yang membenci hal yang baru ditemukan dalam Islam lebih dari dia. Dan dia berkata: 'Saya telah melakukan shalat dengan Nabi, dan dengan Abu Bakr, dan Umar, dan dengan Utsman. Saya tidak mendengar seorang pun dari mereka mengatakannya. Jadi jangan katakan itu. Ketika kamu melakukan shalat, katakanlah: Al-Hamdu lilahi Rabbil-Alamin “Segala puji adalah milik Allah, Tuhan atas segala yang ada.”