Nama
كتاب الأسْمَاءِ
Bab : Zahm (artinya “kerumunan”)
Bab : Barra (artinya “saleh”)
Abu Huraira berkata, “Nama Maymuna adalah Barra dan kemudian Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengganti namanya menjadi Maymuna.”
Bab : Aflah (artinya “paling sukses”)
“Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, 'Jika aku mau, aku akan melarang umatku, jika Allah menghendaki, dari salah satu dari mereka mengambil nama Baraka (berkah), Nafi' (Penolong) atau Aflah (Yang Paling Sukses), 'dan aku tidak tahu apakah dia berkata, 'Rafi' (orang yang meninggikan) atau tidak. Seseorang bertanya, 'Apakah Baraka (berkah) di sini? ' dan diberitahu, 'Dia (or) tidak ada di sini. ' Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, mati karena dia bisa melarang (menggunakan nama-nama itu).”
Bab : Rabah (artinya “keuntungan”)
Umar ibn al-Khattab berkata, “Ketika Nabi -semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengundurkan diri dari istrinya, saya bersama Rabah, hamba Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan saya memanggil, 'Rabah, mintalah izin bagi saya untuk datang kepada Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian. '”
Bab : Nama-nama para nabi
Abu Huraira melaporkan bahwa Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, “Sebutkan nama Anda dengan nama saya, tetapi jangan gunakan kunya saya; saya Abu'l-Qasim.”
Bab : Hazn (artinya “kasar”)
Sa'id ibn al-Musayyab melaporkan bahwa kakeknya pergi ke Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia bertanya, “Siapa namamu?” “Hazn (kasar),” jawabnya. Rasulullah SAW berkata, “Engkau adalah Sahl (mudah).” Dia berkata, “Aku tidak akan mengubah nama yang diberikan ayahku kepadaku.” Ibnu al-Musayyab berkata, “Kekasaran (hazuna) tetap ada di antara kita sesudahnya.”
Bab
Bab : Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, menyukai nama-nama baik
'Abdullah Hudud menceritakan bahwa Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Siapa yang akan mengusir unta-unta kita ini?” atau “Siapa yang akan menyelamatkan unta-unta kita ini?” Seorang pria berkata, “Aku akan.” Dia bertanya, “Siapa namamu?” “Bia-dan-begitu,” katanya. Dia berkata, “Duduklah.” Kemudian yang lain berdiri dan Nabi bertanya, “Siapa namamu?” Pria itu berkata, “Si-dan-begitu.” Dia berkata, “Duduklah.” Kemudian seorang pria lain berdiri dan Nabi berkata, “Siapa namamu?” “Najiyya (Penyelamat),” katanya. Rasulullah SAW berkata, “Kamu akan melakukannya. Mengendarai mereka.”
Bab : Mengubah satu nama ke yang lain
Sahl berkata, “Al-Mundhir ibn Abi Usayd dibawa kepada Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, ketika dia lahir dan Nabi meletakkannya di pahanya sementara Abu Usaid duduk di dekatnya. Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, sibuk dengan sesuatu di depannya, jadi Abu Usaid menyuruh seseorang untuk mengambil anaknya dari kaki Nabi. Ketika Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, menyadari hal itu, dia bertanya, “Di manakah anak itu?” Abu Usayd menjawab, “Kami mengirimnya pulang.” Rasulullah bertanya, “Siapa namanya?” Dia menjawab, “Ini dan itu.” Rasulullah SAW berkata, “Tidak, lebih tepatnya namanya al-Mundhir.” Maka kami memanggilnya Al-Mundhir sejak hari itu.”
Bab : Nama yang paling dibenci oleh Allah
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, “Nama yang paling membenci adalah bahwa seseorang disebut Raja Raja.”
Bab : Ghurab (artinya “gagak”)
Dilaporkan bahwa al-Harith ibn Abza berkata, “Saya hadir di Hunain bersama Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia bertanya kepada saya, 'Siapa namamu? ' “Ghurab,” jawabku. Dia menjawab, “Tidak, namamu Muslim.”
Bab : Nama-nama para nabi
Anas ibn Malik berkata, “Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berada di pasar ketika seorang pria berkata, 'Abu'l-Qasim! ' Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berpaling kepadanya. Dia berkata, “Rasulullah, aku memanggil orang ini.” Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, 'Panggillah dirimu dengan namaku tetapi jangan gunakan kunya'.