Kitab Menstruasi dan Istihadah

كتاب الحيض والاستحاضة

Bab : Salah Tidak Wajib Bagi Wanita Menstruasi

Diriwayatkan bahwa Mu'adhah Al-'Adawiyyah bersabda.

"Seorang wanita bertanya kepada 'Aisyah: 'Haruskah seorang wanita yang sedang menstruasi membuat Salah-Sah yang dia rindukan? Dia berkata: 'Apakah kamu seorang Haruri? [1] Kami biasa menstruasi pada masa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tetapi kami tidak membuat salah yang terlewat dan kami tidak diperintahkan untuk melakukannya.'" [1] Artinya Anda salah satu dari Khawarij. Harura adalah tempat yang terkait dengan sekelompok Khawarij.

Bab : Awal Menstruasi, Dan Bisakah Menstruasi Disebut Nifas?

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Kami pergi bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tanpa niat lain selain haji. Ketika dia berada di Sarif, saya mulai menstruasi. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) masuk ke atas saya dan saya menangis. Dia berkata, 'Ada apa denganmu? Sudahkah kamu Nifas mulai?' Saya berkata: 'Ya.' Dia berkata: 'Ini adalah sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah Yang Maha Kuasa dan Luhhur untuk putri-putri Adam. Lakukan apa yang dilakukan para peziarah tetapi jangan melakukan Tawaf di sekitar Rumah.'"

Bab : Penyebutan Al-Istihadah Dan Kedatangan Dan Kepergian Periode Reguler

Diriwayatkan dari Fatimah binti Qais dari Bani Asad Quraisy bahwa dia datang kepada Nabi (صلى الله عليه وسلم) dan menyebutkan bahwa dia menderita Istihadah. Dia mengatakan bahwa dia berkata padanya

"Itu adalah pembuluh darah, jadi ketika waktu menstruasi tiba, berhentilah berdoa, dan ketika itu pergi, mandilah dan basuh darah dari dirimu lalu berdoa."

Bab : Seorang wanita yang memiliki hari-hari teratur di mana dia menstruasi setiap bulan

Diriwayatkan dari Umm Salamah bahwa seorang wanita menderita pendarahan terus-menerus pada masa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), maka Umm Salamah berkonsultasi dengan Nabi (صلى الله عليه وسلم) untuknya. Katanya

"Biarlah dia menghitung jumlah malam dan hari yang dia gunakan untuk menstruasi setiap bulan sebelum ini terjadi padanya, dan biarkan dia berhenti berdoa untuk jangka waktu itu setiap bulan. Kemudian setelah itu selesai, biarlah dia melakukan Ghusl, lalu bungkus kain di sekelilingnya, dan berdoa."

Bab : Wanita Menderita Istihadah Menggabungkan Doa Dan Melakukan Ghusl Untuk Doa Gabungan

Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa seorang wanita yang menderita Istihadah pada masa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) diberitahu bahwa itu adalah pembuluh darah yang membandel (yaitu, yang tidak akan menghentikan pendarahan). Dia diperintahkan untuk menunda Zuhr dan membawa 'Asr ke depan, dan untuk melakukan satu Ghusl untuk keduanya, dan untuk menunda Maghrib dan membawa 'Isya' ke depan, dan untuk melakukan satu Ghusl untuk keduanya, dan dia akan melakukan satu Ghusl untuk Subh.

Diriwayatkan bahwa Zainab binti Jahsh berkata

"Aku berkata kepada Nabi (صلى الله عليه وسلم) bahwa aku menderita Istihadah. Dia berkata: 'Jangan shalat selama hari-hari menstruasimu, kemudian lakukan Ghusl dan tunda Zuhur dan bawalah Maghrib dan bawa 'Isya' ke depan dan berdoa bersama-sama, dan lakukan Ghusl untuk Subuh."

Bab : Perbedaan Antara Darah Menstruasi Dan Istihadah

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Fatimah binti Abi Hubaish berkata kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم): 'Wahai Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), aku tidak menjadi suci. Haruskah saya berhenti berdoa?' Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Itu adalah pembuluh darah dan bukan haid. Ketika menstruasi Anda tiba, berhentilah berdoa, dan ketika sudah berlalu, maka basuhlah darah dari diri Anda dan berdoalah.'"

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

Fatimah binti Abi Hubaish berkata kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم): "Wahai Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), aku tidak menjadi suci. Haruskah saya berhenti berdoa?" Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: "Itu adalah pembuluh darah dan bukan haid. Ketika menstruasimu tiba, berhentilah berdoa, dan ketika jumlah waktu yang sama dengan menstruasi regulermu telah berlalu, maka basuhlah darah dari dirimu dan berdoalah."

Bab : Keputihan Kekuningan Dan Kecoklatan

Diriwayatkan bahwa Muhammad berkata

"Umm 'Atiyah berkata: 'Kami dulu tidak menganggap keputihan kekuningan dan kecoklatan sebagai sesuatu yang penting.'"

Bab : Membelai Wanita Menstruasi

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Jika salah satu dari kami sedang menstruasi, Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) akan menyuruhnya untuk mengenakan Izar (bungkus pinggang) maka dia akan membelainya."

Bab : Meminta Wanita Menstruasi Untuk Melakukan Sesuatu

(Rantai lain) dengan kesamaan.

Bab : Penyebutan Al-Istihadah Dan Kedatangan Dan Kepergian Periode Reguler

Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda

"Ketika waktu menstruasi tiba, berhentilah berdoa, dan ketika itu pergi, lakukan Ghusl."

Bab : Menyebutkan Periode

Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Umm Habibah binti Jahsh yang menikah dengan 'Abdur-Rahman bin 'Awf menderita Istihadah dan tidak menjadi suci. Situasinya disebutkan kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan dia berkata

"Itu bukan menstruasi, melainkan tendangan di dalam rahim, jadi biarlah dia menghitung panjang menstruasi yang dulu dia alami, dan berhenti berdoa (untuk jangka waktu itu), lalu setelah itu biarlah dia melakukan Ghusl untuk setiap doa."

Bab : Berbaring Dengan Wanita Menstruasi Dengan Pakaian yang Dikenakan Saat Menstruasi

Umm Salamah diriwayatkan

"Saat saya berbaring bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) di bawah selimut, menstruasi saya tiba sehingga saya menyelinap pergi dan mengenakan pakaian yang biasa saya kenakan saat saya haid. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata: 'Apakah kamu sedang menstruasi?' Saya berkata: 'Ya.' Kemudian dia memanggil saya untuk berbaring bersamanya di bawah selimut." Ini adalah kata-kata dari 'Ubaidullah bin Sa'eed. [1] [1] Artinya, salah satu perawi dalam salah satu rantai, seperti yang penulis laporkan melalui rantai yang berbeda, seperti yang dia lakukan ketika itu sebelumnya, lihat No. 284.

Bab : Apa yang Akan Dilakukan Rasulullah (SAW) Ketika Salah Satu Istrinya Menstruasi

Kata Jumai' bin 'Umair

"Aku masuk ke 'Aisyah bersama ibu dan bibi dari pihak ibuku, dan kami bertanya kepadanya apa yang biasa dilakukan Nabi (صلى الله عليه وسلم) ketika salah satu (istrinya) sedang menstruasi. Dia berkata: Dia akan memberi tahu kami, ketika kami menstruasi, untuk membungkus Izar yang lebar di sekelilingnya maka dia akan memeluk dada dan payudaranya.

Bab : Menggunakan Sisa Makanan Wanita Menstruasi

Diriwayatkan dari Al-Miqdam bin Shuraih yang dikatakan ayahnya

"Aku mendengar 'Aisyah berkata: 'Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) akan memberiku bejana itu dan aku akan meminumnya, ketika aku sedang haid, kemudian aku akan memberikannya kepadanya dan dia akan mencari tempat di mana aku telah meletakkan mulutku dan memasukkannya ke mulutnya.'"

Bab : Meminta Wanita Menstruasi Untuk Melakukan Sesuatu

Abu Hurairah berkata

"Ketika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berada di Masjid, dia berkata: 'Wahai 'Aishah, serampikan aku pakaian itu.' Dia berkata: 'Saya tidak berdoa.' Dia berkata, 'Itu tidak ada di tanganmu.' Jadi dia memberikannya kepadanya."

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Berikanlah aku tikar dari MAsjid.' Dia berkata: 'Saya sedang menstruasi.' Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Menstruasimu tidak ada di tanganmu.'"

Bab : Wanita Menstruasi Membentangkan Tikar Di Masjid

Kata Maimunah

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa meletakkan kepalanya di pangkuan salah satu dari kami dan membaca Al-Qur'an saat dia sedang menstruasi, dan salah satu dari kami akan membawa tikar ke Masjid dan menyebarkannya ketika dia sedang haid."

Bab : Seorang Wanita Menstruasi Memandikan Kepala Suaminya

Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Saya biasa menyisir rambut Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) saat saya sedang haid."