Jami' at-Tirmidhi

Buku tentang Pemurnian

كتاب الطهارة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم

Bab 106: Apa Yang Telah Terkait Tentang Seorang Pria Pergi Ke Semua Wanitanya Dengan Satu Ghusl

مَا جَاءَ فِي الرَّجُلِ يَطُوفُ عَلَى نِسَائِهِ بِغُسْلٍ وَاحِدٍ

Jami` at-Tirmidhi 140
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas menceritakan

“Rasulullah akan berkeliling ke wanita-wanitanya dengan satu ghusl.”

Bab 107: Apa Yang Sudah Terkait [Tentang Orang Junub] Ketika Dia Ingin Mengulangi (Hubungan Seksual) Dia Harus Melakukan Wudu

مَا جَاءَ فِي الْجُنُبِ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَعُودَ تَوَضَّأَ

Jami` at-Tirmidhi 141
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian datang kepada istrinya, maka ia ingin mengulanginya, maka hendaklah ia melakukan wudu di antara mereka.”

Bab 108: Apa yang telah diceritakan ketika berdiri untuk shalat, dan salah satu dari Anda menemukan bahwa dia harus meringankan dirinya sendiri, [kemudian biarlah dia meringankan dirinya sendiri dulu].

مَا جَاءَ إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ وَوَجَدَ أَحَدُكُمُ الْخَلاَءَ فَلْيَبْدَأْ بِالْخَلاَءِ

Jami` at-Tirmidhi 142
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Hisham bin Urwah menceritakan dari ayahnya, (Urwah) dari Abdullah bin Ai-Arqam.

Dia (Urwah) berkata: “Saat berdiri untuk sholat dia (Abdullah bin Al-Arqam) mengambil tangan seorang pria yang menuntunnya ke depan, dia (Abdullah) berada di depan orang-orang, dan dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah berkata: “Ketika berdiri untuk shalat dan salah satu dari Anda menemukan bahwa dia harus buang air, maka biarkan dia buang air lebih dulu.”

Bab 109: Apa Yang Telah Terkait Tentang Wudu Karena Apa Yang Telah Masuk

مَا جَاءَ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْمَوْطَإِ

Jami` at-Tirmidhi 143
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Walad Abdurrahman bin Awf berkata,

“Aku berkata kepada Umm Salamah: “Sesungguhnya aku seorang wanita dengan pinggiran yang panjang dan aku berjalan di tempat-tempat yang kotor.” Maka dia berkata: “Rasulullah berkata: “Itu dimurnikan oleh apa yang terjadi setelahnya.”

Bab 110: Apa Yang Telah Terkait Tentang Tayammum

مَا جَاءَ فِي التَّيَمُّمِ

Jami` at-Tirmidhi 144
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ammar bin Yasir menceritakan bahwa

Nabi memerintahkannya untuk melakukan Tayammum dengan menggosok wajah dan dua telapak tangannya.

Jami` at-Tirmidhi 145
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ikrimah menceritakan bahwa

Ibnu Abbas ditanya tentang Tayammum. Beliau berkata: “Ketika Allah menyebut Wudu dalam Kitab-Nya, Dia berkata: “Maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku.” Dan Dia berkata tentang Tayammum: “Dan gosoklah dengan itu wajah dan tanganmu.” Dan Dia berkata: “Dan pencuri laki-laki dan pencuri perempuan; potong tangan mereka.” Jadi sunnah untuk memotong adalah dua tangan. Jadi hanya wajah dan tangan, artinya, Tayammum.”

Bab 111: Apa yang Terkait Tentang Seorang Pria Membaca Al-Qur'an Dalam Keadaan Apa Saja Selama Dia Bukan Junub

مَا جَاءَ فِي الرَّجُلِ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ مَا لَمْ يَكُنْ جُنُبًا

Jami` at-Tirmidhi 146
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ali menceritakan

“Rasulullah akan membaca Al-Qur'an dalam segala kondisi, selama dia bukan Junub.”

Bab 112: Apa Yang Terkait Tentang Urine Yang Menyentuh Tanah

مَا جَاءَ فِي الْبَوْلِ يُصِيبُ الأَرْضَ

Jami` at-Tirmidhi 147
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan

“Seorang Badui memasuki Masjid sementara Nabi sedang duduk. Dia berdoa, kemudian setelah selesai, dia berkata: “Ya Allah! Kasihanilah aku dan Muhammad, dan janganlah kamu mengasihani siapa pun selain kami.” Rasulullah berpaling kepadanya dan berkata: “Kamu telah membatasi sesuatu yang tidak terbatas.” Tidak lama kemudian dia buang air kecil di Masjid. Maka orang-orang itu bergegas menghampirinya. Tetapi Nabi berkata: “Tuangkan seember air ke atasnya - atau - segelas air di atasnya.” Kemudian dia berkata: “Kamu diutus untuk mempermudah (manusia); kamu tidak diutus untuk mempersulit mereka.”

Jami` at-Tirmidhi 148
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas bin Malik menceritakan serupa dengan ini (no. 147).

[Dia berkata:] Ada narasi tentang topik ini dari 'Abdullah bin Mas'ud, Ibnu Abbas, dan Wathilah bin Ai-Asqa.