Mishkat al-Masabih

Bab : Apa yang Dibacakan Selama Shalat - Bagian 1

Abu Sa'id al-Khudri berkata, “Kami dulu memperkirakan berapa lama Rasulullah berdiri pada siang dan shalat sore, dan kami memperkirakan bahwa dia berdiri di dua raka'at pertama selama dibutuhkan untuk membaca A.L.M. Tanzil, yaitu as-Sajda* (Sebuah versi memiliki, “Dalam setiap raka'at selama dibutuhkan untuk membaca tiga puluh ayat.” Kami memperkirakan bahwa dia berdiri setengah dari waktu itu dalam dua raka'at terakhir; bahwa dia berdiri di dua kali pertama dari shalat sore selama dua kali terakhir pada siang hari; dan dalam dua shalat sore terakhir sekitar setengah waktu itu.” * Al-Qur'an; 32. Surah ini memiliki tiga puluh ayat. Muslim menyebarkannya.

Jabir b. Samura mengatakan bahwa Nabi biasa membaca pada sholat siang hari, “Pada malam hari ketika itu menutupi” 1 (sebuah versi mengatakan, “Muliakanlah nama Tuhanmu yang Mahatinggi”, 2 pada shalat sore jumlah yang sama, dan pada Shalat Pagi bagian yang lebih panjang dari itu. 1. Al-Qur'an; 92. 2. Al-Qur'an; 87.Muslim menyebarkannya.

Jubair b. Mut'im mengatakan bahwa dia mendengar Rasulullah membacakan al-Tur* pada saat sholat matahari terbenam. * Al-Qur'an; 52 (Bukhari dan Muslim.)

Umm al-Fadl putri al-Harith mengatakan bahwa dia mendengar Rasulullah membacakan al-Mursalat* saat sholat matahari terbenam. * Al-Qur'an; 77. (Bukhari dan Muslim.)

Jabir mengatakan bahwa Mu'adh b. Jabal biasa shalat bersama Nabi, kemudian datang dan memimpin umatnya dalam shalat. Suatu malam ia shalat malam bersama Nabi, kemudian datang kepada kaumnya dan memimpin mereka dalam sholat, dimulai dengan Surat al-Baqara1. Seorang pria berpaling, mengucapkan taslim, lalu shalat sendirian dan pergi. Orang-orang berkata kepadanya, “Apakah kamu telah menjadi orang munafik, begini dan begini?” Dia menjawab, “Demi Allah, aku tidak melakukannya, tetapi aku pasti akan pergi kepada Rasul Allah dan memberitahunya.” Maka dia pergi kepadanya dan berkata, “Rasulullah, kami merawat unta yang digunakan untuk menyiram dan bekerja di siang hari. Setelah shalat malam bersamamu, Mu'adh datang dan mulai dengan Sura al-Baqara.” Kemudian Rasulullah menghampiri Mu'adh dan berkata, “Apakah kamu seorang yang mengganggu, Mu'adh? Katakanlah, 'Demi matahari dan kecerahan paginya, '2'Demi terang pagi, '3 'Demi malam ketika ia menutupi, '4 dan 'Muliakanlah nama Tuhanmu yang Mahatinggi'.” 5 1. Al-Qur'an; 2 surah terpanjang dalam Al-Qur'an. 2. Al-Qur'an; 91 3. Al-Qur'an; 93. 4. Al-Qur'an; 92. 5. Al-Qur'an; 87. (Bukhari dan Muslim.)

Al-Bara' mengatakan bahwa dia mendengar Nabi membacakan pada sholat malam, “Demi buah ara dan zaitun” * dan bahwa dia belum pernah mendengar seseorang dengan suara yang lebih indah. *Al-Qur'an; 95. (Bukhari dan Muslim.)

Jabir b. Samura mengatakan bahwa. Nabi biasa membacakan saat shalat fajar, “Qaf. Demi Al Qur'an yang mulia” * dan perikop yang panjangnya sama, dan shalat sesudahnya dipersingkat. *Al-Qur'an; 50.Muslim mentransmisikannya.

'Amr b. Huraith berkata bahwa dia mendengar Nabi membacakan shalat fajar, “Pada malam ketika itu menghilang.” **Al-Qur'an; 81:17 Muslim mentransmisikannya.

'Abdullah b. as-Sa'ib berkata

Rasulullah memandu kami dalam Shalat Pagi di Mekah dan memulai Surat al-Mu'minun1, tetapi ketika dia sampai pada referensi kepada Musa dan Harun2, atau merujuk pada Yesus3, batuk menguasainya dan dia membungkuk. 1. Al-Qur'an; 23.2. Ayat 453. Ayat 50: Muslim menuliskannya.

Abu Huraira berkata bahwa Nabi biasa melafalkan shalat fajar pada hari Jumat A.L.M. Tanzil1 pada raka'at pertama, dan di raka'at kedua, “Apakah telah datang kepada manusia?” 21. Al-Qur'an; 32. 2. Al-Qur'an; 76. (Bukhari dan Muslim.)

Ubaidallah b. Abu Rafi'said

Marwan menunjuk Abu Huraira sebagai gubernur Madinah dan pergi ke Mekah. Abu Huraira menuntun kami dalam shalat Jumat dan membacakan surat al-Jumu'a1 di sajda pertama dan “Ketika orang-orang munafik datang kepadamu” 2 di akhir, dan berkata, “Aku mendengar Rasulullah membacanya pada hari Jumat.” 1. Al-Qur'an, 62, dibacakan dalam raka'at pertama, yang dimaksud dengan sajda dalam teks 2. Al-Qur'an, 63 Muslim menyebarkannya.

An-Nu'man b. Bashir berkata bahwa Rasul Allah biasa membacakan pada dua perayaan 1 dan pada hari Jumat, “Muliakan nama Tuhanmu yang Mahatinggi”, 2 dan “Apakah kisah peristiwa yang luar biasa telah sampai kepadamu?” 3 Dia berkata bahwa ketika suatu perayaan dan hari Jumat bertepatan, dia membacakan keduanya pada kedua doa itu. 1. Id al-Fitr pada akhir Ramadhan, dan Id al-Adha pada tanggal 10 Dzulhijja, ketika pengorbanan dilakukan. Yang pertama disebut yang lebih kecil dan yang terakhir lebih besar. 2. Al-Qur'an; 87. 3. Al-Qur'an, 88 Muslim menyebarkannya.

'Ubaidallah mengatakan bahwa 'Umar b. al-Khattab bertanya kepada Abu Waqid al-Laithi apa yang dibacakan oleh Rasulullah di 'Id al-Adha dan 'Id al-Fitr, dan dia menjawab bahwa dia membacakan pada keduanya, “Qaf. Demi Al-Qur'an yang mulia” 1 dan “Hari Kiamat sudah dekat.” 2 1. Al-Qur'an; 50. 2. Al-Qur'an, 54 Muslim menyebarkannya.

Abu Huraira mengatakan bahwa Rasulullah membacakan dalam kedua raka'at shalat fajar, “Katakanlah, hai orang-orang yang tidak percaya” 1 dan “Katakanlah: Dia adalah Tuhan, satu Allah.2 1. Al-Qur'an; 109. 2. Al-Qur'an; 112.Muslim menuliskannya.

Ibd 'Abbas mengatakan bahwa Rasulullah pernah membaca dalam kedua raka'at shalat fajar, “Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada wahyu yang diberikan kepada kami,” 1 dan ayat di Al 'Imran, “Katakanlah, hai Ahli Kitab, datanglah perkataan yang sama antara kami dan kamu.” 2 1. Al-Qur'an; 2:136 2. Al-Qur'an; 3:64 Muslim mentransmisikannya.

Bab : Apa yang Dibacakan Selama Shalat - Bagian 2

Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah memulai shalat dengan, “Demi nama Allah, Yang Maha Penyayang, Maha Penyayang.” Tirmidhi mengirimkannya dan mengatakan bahwa isnad tradisi ini tidak disetujui.

Wa'il b. Hujr berkata bahwa dia mendengar Rasulullah membacakan, “Bukan dari orang-orang yang kamu marah dan tidak termasuk orang-orang yang sesat” (Al-Qur'an 1:7) dan berkata “Amin”, memperpanjang firman. Tirmidhi, Abu Dawud, Darimi dan Ibnu Majah mengirimkannya.

Abu Zuhair an-Numairi dijo

Kami pergi bersama Rasulullah suatu malam dan kami bertemu dengan seorang pria yang berdoa dengan tekun. Rasulullah SAW berkata, “Dia akan melakukan sesuatu yang menjamin [surga baginya] jika dia memeterainya.” Salah satu orang bertanya apa yang harus dia gunakan untuk segel, dan dia menjawab, “Amin”. Abu Dawud menuliskannya.

'Aisyah mengatakan bahwa Rasulullah shalat matahari terbenam menggunakan surah al-A'raf (al-Qur'an; 7) yang membaginya di antara dua raka'at. Nasa'i menularkannya.

Uqba b. 'Amir berkata

Ketika aku memimpin unta betina Rasulullah untuknya dalam perjalanan, dia berkata kepadaku, “Bukankah aku akan mengajarimu, hai Uqba, dua surah yang terbaik untuk dibacakan?” Kemudian dia mengajarkan kepadaku, “Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan yang fajar” dan “Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan manusia” (Al-Qur'an, 113-114). Dia melihat bahwa saya tidak terlalu senang dengan mereka, maka ketika dia turun untuk shalat pagi, dia menggunakan mereka untuk memimpin umat dalam shalat pagi, dan setelah dia selesai dia berpaling kepada saya dan berkata, “Bagaimana Anda menemukan mereka sekarang, 'Uqba? ' Ahmad, Abu Dawud dan Nasa'i mengirimkannya.