Keutamaan Al-Qur'an
كتاب فضائل القرآن
Bab : Qurra dari kalangan sahabat Nabi saw.
Aku bertanya kepada Anas bin Malik: "Siapakah yang mengumpulkan Al-Qur'an pada masa Nabi ( ﷺ )?" Ia menjawab: "Empat orang, semuanya dari kaum Anshar: Ubai bin Ka'b, Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, dan Abu Zaid."
Ketika Nabi ( ﷺ ) wafat, tidak ada seorang pun yang mengumpulkan Al-Qur'an kecuali empat orang: Abu Darda', Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, dan Abu Zaid. Kami adalah pewaris (Abu Zaid) karena ia tidak memiliki keturunan.
Bab : Keunggulan Kitab Fatiha
Ketika kami sedang dalam salah satu perjalanan, kami turun di suatu tempat di mana seorang budak perempuan datang dan berkata, "Kepala suku ini telah disengat kalajengking dan orang-orang kami tidak ada di sana; apakah ada di antara kalian yang dapat mengobatinya (dengan membaca sesuatu)?" Kemudian salah seorang dari kami pergi bersamanya meskipun kami tidak mengira bahwa ia mengetahui pengobatan semacam itu. Namun ia mengobati kepala suku itu dengan membaca sesuatu, dan orang sakit itu sembuh, kemudian ia memberinya tiga puluh ekor domba dan memberi kami susu untuk diminum (sebagai hadiah). Ketika ia kembali, kami bertanya kepada teman kami, "Apakah kamu tahu bagaimana cara mengobati dengan membaca sesuatu?" Ia berkata, "Tidak, tetapi aku mengobatinya hanya dengan membaca Induk Kitab (yaitu, Al-Fatihah)." Kami berkata, "Jangan katakan apa pun (tentang itu) hingga kami sampai atau bertanya kepada Nabi ( ﷺ ). Maka ketika kami sampai di Madinah, kami sampaikan hal itu kepada Nabi (untuk mengetahui apakah kambing yang kami ambil itu halal atau tidak). Nabi ( ﷺ ) berkata, "Bagaimana dia tahu bahwa itu (Al-Fatihah) dapat digunakan untuk pengobatan? Bagikanlah pahalamu dan berikanlah juga kepadaku satu bagian darinya."
Bab : Keunggulan Surat Al-Baqarah (No.2)
Barangsiapa yang membaca dua ayat... (teksnya sebagaimana hadits berikut)
Nabi ( ﷺ ) bersabda, “Jika seseorang membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah di malam hari, maka itu sudah cukup baginya.”
Bab : Keutamaan Qul-Huwa Allahu Ahad (Surat Al-Ikhlas) (No.112)
Nabi ( ﷺ ) bersabda kepada para sahabat, "Apakah salah seorang di antara kalian merasa berat untuk membaca sepertiga Al-Qur'an dalam semalam?" Usul itu sulit bagi mereka, maka mereka berkata, "Siapakah di antara kami yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah ( ﷺ )?" Rasulullah menjawab, "Allah Maha Esa, Tuhan yang Maha Kaya, yang dibutuhkan oleh semua makhluk." (QS. Al-Ikhlas 112.1--sampai akhir) sama dengan sepertiga Al-Qur'an."
Bab : Keunggulan Al-Qur'an di atas ucapan lainnya
Nabi ( ﷺ ) bersabda, "Perumpamaan orang yang membaca Al-Qur'an adalah seperti buah sitrun yang harum rasanya dan harum baunya. Dan orang yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah kurma yang harum rasanya tetapi tidak berbau. Dan perumpamaan orang fasik yang membaca Al-Qur'an adalah seperti Raihana (kemangi manis) yang harum baunya tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang fasik yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti tanaman colocynth yang rasanya pahit dan tidak berbau.
Bab : Belajar Al-Qur'an dengan menghafal dan membacanya berulang-ulang
Rasulullah ( ﷺ ) bersabda, "Sungguh celaka sebagian kalian jika berkata, 'Aku lupa ayat Al-Qur'an ini dan itu,' karena sesungguhnya dia telah dimampukan untuk melupakannya. Maka, perbanyaklah membaca Al-Qur'an, karena sesungguhnya Al-Qur'an lebih cepat hilang dari hati manusia daripada unta."
Bab : Mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak
Ibnu Abbas berkata, "Aku telah mempelajari semua surat-surat Muhkam di masa hidup Rasulullah ( ﷺ )." Aku bertanya kepadanya, "Apa yang dimaksud dengan Muhkam?" Ia menjawab, "Mufassal."
Bab : Barangsiapa yang berpendapat bahwa tidak mengapa mengucapkan: Surat Al-Baqarah atau Surat Fulan,
Nabi ( ﷺ ) bersabda, “Jika seseorang membaca dua ayat terakhir Surat al-Baqarah di malam hari, maka itu sudah cukup baginya (untuk malam itu).”
Bab : Pembacaan Al-Qur'an dalam Tartil
Mengenai Pernyataan-Nya (Allah):-- 'Jangan gerakkan lidahmu tentang (Al-Qur'an) untuk membuatnya tergesa-gesa.' (75.16) Dan setiap kali Jibril turun kepada Utusan Allah ( ﷺ ) dengan Ilham Ilahi, Utusan Allah ( ﷺ ) biasa menggerakkan lidah dan bibirnya, dan itu biasa sulit baginya, dan orang dapat dengan mudah mengenali bahwa ia sedang diilhami secara Ilahi. Jadi Allah menurunkan Ayat yang terjadi dalam Surah dimulai dengan "Aku bersumpah demi Hari Kebangkitan.' (75.1) yaitu 'Jangan gerakkan lidahmu tentang (Al-Qur'an) untuk membuatnya tergesa-gesa. Adalah untuk Kami mengumpulkannya (dalam pikiranmu) (O Muhammad) dan memberimu kemampuan untuk membacanya 'dengan hati.' (75.16-17) yang artinya: Sesungguhnya Kamilah yang menghimpunnya (dalam pikiranmu) dan memberimu kemampuan untuk membacanya di luar kepala. Dan apabila Kami telah membacanya kepadamu (Muhammad) melalui perantara Jibril, maka ikutilah bacaannya itu. (75.18) artinya: 'Apabila Kami menurunkannya (Al-Qur'an) kepadamu, maka dengarkanlah.' karena sesungguhnya: Sesungguhnya Kami-lah yang akan menjelaskannya dan menjadikannya jelas bagimu.' (75.19) yaitu: Sesungguhnya Kami-lah yang akan menjelaskannya melalui lisanmu. Maka ketika Jibril datang kepadanya, Rasulullah ( ﷺ ) mendengarkannya dengan seksama, dan segera setelah Jibril pergi, dia pun membacakan wahyu-wahyu itu, sebagaimana yang telah dijanjikan Allah kepadanya.
Bab : Memperpanjang bunyi tertentu saat membaca Al-Qur'an
Anas ditanya, "Bagaimana bacaan (Al-Qur'an) Nabi?" Beliau menjawab, "Ditandai dengan memanjangkan bunyi-bunyian tertentu." Beliau lalu membaca: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dengan memanjangkan bacaan 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.'
Bab : Berapa waktu yang tepat untuk membaca Al-Qur'an secara keseluruhan?
Ibnu Shubruma berkata, "Aku ingin melihat berapa banyak Al-Qur'an yang cukup (untuk dibaca dalam shalat), dan aku tidak dapat menemukan satu surat pun yang jumlah ayatnya kurang dari tiga, maka aku berkata dalam hatiku, "Seseorang tidak boleh membaca kurang dari tiga ayat (Al-Qur'an) (dalam shalat)."
Bab : Membaca Al-Quran dengan suara yang merdu
Bahwa Rasulullah ( ﷺ ) bersabda kepadanya, “Hai Abu Musa, sesungguhnya engkau telah diberi salah seorang mazamir (suara merdu) dari keluarga Daud.”
Bab : Berapa waktu yang tepat untuk membaca Al-Qur'an secara keseluruhan?
Nabi ( ﷺ ) bersabda, "Jika seseorang membaca dua ayat terakhir Surat al-Baqarah di malam hari, maka itu akan cukup baginya.
Bab : Dosa orang yang membaca Al-Qur'an karena riya' atau ingin mendapatkan keuntungan duniawi atau karena merasa bangga dan sebagainya.
Aku mendengar Rasulullah ( ﷺ ) bersabda, "Pada hari-hari terakhir (dunia) akan muncul orang-orang muda yang memiliki pikiran dan gagasan yang bodoh. Mereka akan berbicara dengan baik, tetapi mereka akan keluar dari Islam seperti anak panah yang keluar dari sasarannya, iman mereka tidak akan melebihi tenggorokan mereka. Maka di mana pun kalian menemukan mereka, bunuhlah mereka, karena akan ada pahala bagi para pembunuh mereka di Hari Kiamat."
Aku mendengar Rasulullah ( ﷺ ) bersabda, "Akan muncul di antara kalian sekelompok orang yang shalatnya menjadikan kalian memandang rendah shalat kalian, dan puasanya menjadikan kalian memandang rendah shalat kalian, namun mereka membaca Al-Qur'an yang tidak akan melebihi tenggorokan mereka (mereka tidak mengamalkannya), dan mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah yang melesat menembus buruan, kemudian pemanah memeriksa mata anak panah namun tidak melihat apa-apa, dan melihat anak panah yang tidak berbulu namun tidak melihat apa-apa, dan melihat bulu anak panah namun tidak melihat apa-apa, dan akhirnya ia curiga menemukan sesuatu di bagian bawah anak panah tersebut."
Nabi ( ﷺ ) bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur'an dan mengamalkannya seperti buah sitrun yang harum dan sedap rasanya. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an tetapi mengamalkannya seperti buah kurma yang harum tetapi tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur'an seperti daun kemangi yang harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur'an seperti buah talas yang rasanya pahit dan baunya tidak sedap."
Bab : Bacalah Al-Qur'an bersama-sama, selama kalian sepakat dengan penafsirannya
Nabi ( ﷺ ) bersabda, “Bacalah Al-Qur’an selama kalian sepakat dalam menafsirkannya. Jika kalian berselisih pendapat (dalam menafsirkan dan memahaminya), maka tinggalkanlah (untuk sementara waktu) Al-Qur’an itu.”
Nabi ( ﷺ ) bersabda, “Bacalah Al-Qur’an selama kalian sepakat dalam menafsirkannya, dan jika kalian berbeda pendapat (tentang penafsiran dan maknanya), maka tinggalkanlah bacaannya untuk sementara waktu.”