Sunan an-Nasa'i

Kitab Pemurnian

كتاب الطهارة

Bab : Orang Junub menggerakkan jari-jarinya melalui (rambut di kepalanya)

Sunan an-Nasa'i 248

'Aisyah meriwayatkan tentang Ghusl Nabi (صلى الله عليه وسلم) dari Janabah, bahwa dia biasa mencuci tangannya dan melakukan wudu', kemudian dia akan mengusap (jari-jarinya) melalui (rambut di kepalanya) sehingga sampai ke seluruh rambutnya, kemudian dia menuangkan air ke seluruh tubuhnya.

Sunan an-Nasa'i 249

Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa merendam kepalanya, kemudian dia menuangkan air di atasnya tiga kali.

Bab : Tidak Melakukan Wudu' Setelah Ghusl

Sunan an-Nasa'i 252
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dulu tidak melakukan Wudu' setelah Ghusl."

Bab : Tidak Menggunakan Kain (Handuk) Setelah Ghusl

Sunan an-Nasa'i 254

Diriwayatkan bahwa Ibnu 'Abbas berkata

"Bibi dari pihak ibu saya, Maimunah mengatakan kepada saya, 'Saya membawa air kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dari Janabah, dan dia mencuci tangannya dua atau tiga kali, kemudian dia memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana dan menuangkan air ke bagian pribadinya, lalu dia mencucinya dengan tangan kirinya. Kemudian dia meletakkan tangan kirinya di tanah dan menggosoknya dengan keras. Kemudian dia melakukan wudu' seperti untuk shalat, lalu menuangkan tiga sendok dengan kedua tangannya penuh air ke atas kepalanya, lalu dia membasuh seluruh tubuhnya, lalu dia menjauh dari tempat dia berdiri dan membasuh kakinya." Dia berkata, 'Lalu saya membawakannya handuk tetapi dia menolaknya.'"

Bab : Orang Junub Melakukan Wudu' Saat Dia Ingin Makan

Sunan an-Nasa'i 255
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Jika Nabi (صلى الله عليه وسلم)" - (salah satu perawi) 'Amr berkata: "Jika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)" - "ingin makan atau tidur saat dia Junub, dia akan melakukan Wudu'." Dalam narasinya, 'Amr (salah satu perawi) menambahkan: "Wudu' adalah untuk berdoa."

Bab : Ghusl Seorang Wanita Yang Melihat Sesuatu Dalam Mimpinya Seperti Yang Dilihat Seorang Pria

Sunan an-Nasa'i 195
Diriwayatkan dari Anas bahwa Umm Sulaim bertanya kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tentang seorang wanita yang melihat dalam mimpinya sesuatu seperti yang dilihat seorang pria. Katanya

"Jika air dilepaskan maka biarkan dia melakukan Ghusl."

Sunan an-Nasa'i 196
Diriwayatkan dari 'Urwah bahwa 'Aisyah memberitahunya bahwa Umm Sulaim berbicara kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) ketika 'Aisyah sedang duduk di sana. Dia berkata kepadanya

"Wahai Rasulullah! Allah tidak malu untuk mengatakan yang sebenarnya. Beri tahu saya: jika seorang wanita melihat dalam mimpi apa yang dilihat pria haruskah dia melakukan Ghusl dari itu?" Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata kepadanya: "Ya." 'Aisah berkata: "Aku mengungkapkan ketidaksenanganku dan berkata: 'Apakah seorang wanita melihat itu?' Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berpaling kepadaku dan berkata: 'Semoga tangan kananmu tertutup debu! Bagaimana lagi (anaknya) akan menyerupainya?'"

Bab : Perbedaan Antara Air Pria Dan Air Wanita

Sunan an-Nasa'i 200
Diceritakan bahwa kata Anas

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Air laki-laki itu kental dan putih, dan air perempuan itu encer dan kuning. Siapa pun dari mereka yang datang lebih dulu, anak itu akan menyerupai (orang tua itu).'"

Bab : Penyebutan Ghusl Setelah Menstruasi

Sunan an-Nasa'i 202
Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda

"Ketika waktu menstruasi tiba, berhentilah berdoa, dan ketika itu pergi, lakukan Ghusl."

Bab : Menyebutkan Periode

Sunan an-Nasa'i 206
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Umm Habibah binti Jahsh berkonsultasi dengan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan berkata: 'Wahai Rasulullah, aku menderita Istihadah (pendarahan vagina non-menstruasi).' Dia berkata: 'Itu adalah pembuluh darah, jadi lakukan Ghusl dan berdoa.' Dan dia biasa melakukan Ghusl untuk setiap doa."

Sunan an-Nasa'i 208
Diriwayatkan dari Umm Salamah bahwa seorang wanita mengalami pendarahan terus-menerus pada masa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), maka Umm Salamah berkonsultasi dengan Nabi (صلى الله عليه وسلم) untuknya. Katanya

"Biarlah dia menghitung jumlah malam dan mengatakan bahwa dia biasa menstruasi setiap bulan sebelum ini terjadi padanya, dan biarkan dia berhenti berdoa untuk jumlah waktu itu setiap bulan. Kemudian ketika itu selesai biarlah dia melakukan Ghusl, lalu biarkan dia menggunakan pembalut, dan berdoa."

Sunan an-Nasa'i 210
Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa Umm Habibah binti Jahsh pernah menderita Istihadah (pendarahan vagina non-menstruasi) selama tujuh tahun. Dia bertanya kepada Nabi (صلى الله عليه وسلم) dan dia berkata

"Itu bukan menstruasi, melainkan pembuluh darah. Katakan padanya untuk tidak berdoa selama menstruasinya berlangsung, lalu biarkan dia melakukan Ghusl dan berdoa." Dia biasa melakukan Ghusl untuk setiap doa.

Sunan an-Nasa'i 212
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

Fatimah binti Abi Hubaish datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan berkata: "Saya adalah seorang wanita yang menderita Istihadah (pendarahan vagina non-menstruasi) dan saya tidak pernah menjadi suci. Haruskah saya berhenti berdoa?" Dia berkata: "Tidak, itu adalah pembuluh darah, itu bukan menstruasi. Ketika haid Anda tiba, berhentilah berdoa, dan ketika itu pergi, basuhlah darah dari diri Anda dan berdoa."

Bab : Perbedaan Antara Darah Menstruasi Dan Perdarahan Non-Menstruasi

Sunan an-Nasa'i 215
Diriwayatkan dari Fatimah binti Abi Hubaish bahwa dia menderita Istihadah dan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata kepadanya

"Jika itu adalah darah menstruasi maka itu adalah darah yang hitam dan dapat dikenali, jadi berhentilah berdoa, dan jika itu selain itu maka lakukan Wudu', karena itu hanya pembuluh darah."

Sunan an-Nasa'i 218
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata

"Fatimah binti Abi Hubaish berkata kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم): 'Wahai Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), aku tidak menjadi suci. Haruskah saya berhenti berdoa? Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Itu adalah pembuluh darah dan bukan haid. Ketika menstruasi Anda tiba, berhentilah berdoa, dan ketika jumlah waktu yang sama dengan menstruasi reguler Anda telah berlalu, maka bersihkan darah dari diri Anda dan berdoalah.'"

Sunan an-Nasa'i 219
Diriwayatkan dari 'Aisyah bahwa putri Abu Hubaish berkata

"Wahai Rasulullah, aku tidak menjadi suci, jadi haruskah aku berhenti shalat?" Dia berkata: "Tidak, itu adalah pembuluh darah." Khalid berkata, dalam apa yang saya baca darinya, [1] "Dan itu bukan menstruasi, jadi ketika menstruasimu tiba, berhentilah berdoa, dan ketika haid, basuhlah darah dari dirimu dan berdoa." [1] Artinya, di hadapan Hisyam, dari siapa dia meriwayatkannya.

Bab : Penyebutan Ghusl Di Awal Malam

Sunan an-Nasa'i 222
Diriwayatkan dari Ghudaif bin Al-Harith bahwa dia bertanya kepada 'Aisyah di bagian mana malam Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) akan melakukan Ghusl? Dia mengatakan

"Kadang-kadang dia melakukan Ghusl di awal malam dan kadang-kadang dia melakukan Ghusl di akhir." Saya berkata: "Puji bagi Allah yang telah membuat masalah ini fleksibel."

Bab : Penyebutan Menyembunyikan Diri Saat Melakukan Ghusl

Sunan an-Nasa'i 224
Abu As-Samh berkata

"Saya biasa melayani Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan ketika dia ingin melakukan Ghusl dia berkata: 'Berpalinglah punggungmu.' Jadi saya membelakangi dia dan menyembunyikannya."

Bab : Menyebutkan Berapa Banyak Air yang Cukup Bagi Seorang Pria Untuk Melakukan Ghusl

Sunan an-Nasa'i 227
Diriwayatkan dari Abu Bakar bin Hafs

"Aku mendengar Abu Salamah berkata: 'Aku masuk ke 'Aishah dan saudara angkatnya bersamanya. Dia bertanya kepadanya tentang Ghusl Nabi (صلى الله عليه وسلم). Dia memanggil sebuah bejana yang berisi satu Sa' air, lalu dia menyembunyikan dirinya dan melakukan Ghusl dan menuangkan air ke atas kepalanya tiga kali.'"

Sunan an-Nasa'i 229
Diriwayatkan bahwa 'Abdullah bin Jabr berkata

"Aku mendengar Anas bin Malik berkata: 'Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa melakukan Wudu' dengan Makkuk dan Ghusl dengan lima Makkuk.'"