Doa (Kitab Al-Salat)
كتاب الصلاة
Bab : Keutamaan Berdoa Dalam Kongregasi
'Utsman b. 'Affan melaporkan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berkata, “Barangsiapa yang berdoa malam di tengah malam, dia seperti orang yang berjaga (dalam shalat) sampai tengah malam; dan orang yang melakukan shalat malam dan fajar di jemaat adalah seperti orang yang berjaga (shalat) sepanjang malam.
Bab : Apa yang telah diceritakan tentang (berkah) berjalan menuju masjid dalam kegelapan
Rasulullah SAW bersabda: Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan ke masjid dalam kegelapan karena memiliki cahaya yang sempurna pada hari kiamat. ﷺ
Bab : Mengenai orang yang meninggalkan (rumahnya) ingin berdoa (dengan jemaat) tetapi mendapati bahwa itu telah selesai
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan wudhu dan melakukan wudhu dengan sempurna, kemudian pergi ke masjid dan mendapati bahwa orang-orang telah selesai shalat (berkumpul), Allah akan memberinya pahala seperti orang yang shalat berkumpul dan menghadiri shalat itu; pahala orang-orang yang shalat berkumpul tidak akan dibatasi. ﷺ
Bab : Tingkat keparahan dalam masalah ini
'Abdullah (b. Mas'ud) melaporkan Nabi (ﷺ) mengatakan; lebih baik bagi seorang wanita untuk shalat di rumahnya daripada di halaman rumahnya, dan lebih baik baginya untuk shalat di kamar pribadinya daripada di rumahnya.
Bab
Bab : Waktu Shalat
Waktu salat Zuhr sama seperti waktu shalat Asr belum tiba; waktu sholat Asr adalah selama matahari belum menjadi kuning; waktu sholat Maghrib selama senja belum berakhir; waktu shalat Isya sampai tengah malam; dan waktu sholat Fajar adalah selama matahari belum terbit.
Bab : Waktu Shalat Nabi (saw) Dan Bagaimana Dia Dulu Shalat
Rasulullah SAW (ﷺ) akan melakukan shalat Zuhr ketika matahari telah melewati meridian; dia akan melakukan shalat 'Asr setelah itu salah satu dari kami akan mengunjungi rok Madinah dan mengembalikannya saat matahari masih cerah; saya lupa apa yang dia katakan tentang shalat Maghrib; dia tidak takut menunda shalat Isha sampai sepertiga malam telah berlalu, atau dia berkata: sampai tengah malam telah berlalu. Dia tidak suka tidur sebelum itu atau berbicara setelahnya. Dan dia akan mempersembahkan shalat fajar ketika seseorang dapat mengenali sesamanya yang dia kenal dengan baik; dan dia akan membacakan dari enam puluh hingga seratus ayat selama itu.
Bab : Waktu Shalat Asr
Dengan kehidupan matahari berarti Anda dapat menemukan panas di dalamnya.
Kami bertemu dengan Rasulullah (ﷺ) di Madinah. Dia akan menunda sholat sore selama matahari tetap putih dan cerah.
Rasulullah SAW (ﷺ) biasa melakukan shalat zuhr di tengah hari, dan tidak ada shalat yang lebih sulit bagi para sahabat Rasulullah (ﷺ) daripada yang satu ini. Oleh karena itu diturunkan wahyu: “Jadilah penjaga doa-doamu dan doa yang paling tengah” (2:238). Beliau berkata: “Ada dua salat sebelum itu dan dua salat setelahnya.
Bab : Waktu untuk Isha yang kemudian
Aku adalah orang yang paling tahu tentang waktu sholat ini, yaitu shalat malam. Rasulullah SAW (ﷺ) biasa mempersembahkannya pada saat bulan terbenam pada malam ketiga.
Kami melaksanakan shalat setelah malam tiba bersama Rasulullah (ﷺ), dan dia tidak keluar sampai sekitar setengah malam telah berlalu. Dia kemudian berkata: Ambil tempatmu. Kami kemudian mengambil tempat kami. Kemudian dia berkata: Orang-orang telah berdoa dan pergi tidur, tetapi Anda tetap berdoa selama Anda menunggu shalat. Bukankah karena kelemahan orang lemah dan penyakit orang sakit. Saya akan menunda doa ini sampai setengah malam telah berlalu.
Bab : Waktu Untuk Subh (Fajr Shalat Pagi)
Rasulullah SAW (ﷺ) akan mengucapkan shalat fajar setelah itu para wanita akan pergi dengan membungkus pakaian wol mereka, tidak dapat dikenali karena kegelapan sebelum fajar.
Bab : Jadwal Sholat Preserving The
Allah Ta'ala berfirman: “Sesungguhnya aku telah mewajibkan shalat lima kali atas kaummu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang melaksanakannya secara teratur pada waktunya, Aku akan memasukkannya ke dalam surga; jika seseorang tidak mempersembahkannya secara teratur, maka tidak ada jaminan dari-Ku untuknya.
Bab : (Apa yang Harus Dilakukan) Jika Imam Menunda Shalat
“Rasulullah SAW (ﷺ) bertanya kepada saya: 'Bagaimana Anda akan bertindak, Abu Dharr, ketika Anda berada di bawah penguasa yang membunuh shalat atau menundanya (di luar waktu yang tepat)? ' Aku berkata: “Ya Rasulullah, apa yang kauperintahkan kepadaku?” Beliau menjawab: “Shalatkanlah pada waktu yang tepat, dan jika kamu mengatakannya bersama mereka, maka katakanlah, karena itu adalah shalat yang lebih tinggi bagimu.”
Bab : Barangsiapa yang tidur dengan waktu shalat atau lupa
Barangsiapa melupakan shalat atau tertidur, maka hendaklah ia melaksanakannya apabila ia mengingatnya. Tidak ada penebusan baginya kecuali itu.
Yazid b. Salih (bukan Yazid b. Sulaih).
Bab : Tentang (Hadiah) Membangun Masajid
Abu Dawud berkata: Al-Qassah berarti kapur yang digunakan sebagai mortar.
Rasulullah (ﷺ) datang ke Madinah dan berkemah di sisi atas Madinah di antara suku yang dikenal sebagai Banu 'Amr b'Awf. Dia tinggal di antara mereka selama empat belas hari. Dia kemudian mengirim seseorang untuk memanggil Banu al-Najjar. Mereka datang kepadanya dengan menggantung pedang mereka dari leher. Anas kemudian berkata: Seolah-olah saya sedang melihat Rasulullah (ﷺ) duduk di tunggangannya dan Abu Bakr duduk di belakangnya, dan Bani al-Najjar berdiri di sekelilingnya. Dia turun di halaman Abu Ayyub. Rasulullah SAW (ﷺ) akan berdoa di lipatan domba dan kambing. Dia memerintahkan kami untuk membangun sebuah masjid. Dia kemudian memanggil Banu al-Najjar dan berkata kepada mereka: Banu al-Najjar, jual tanahmu ini kepadaku dengan harga tertentu. Mereka menjawab: “Demi Allah, kami tidak menginginkan harga (dari kamu) kecuali dari Allah. Anas berkata: “Aku menceritakan apa yang terkandung di tanah ini. Itu berisi kuburan orang-orang yang tidak percaya, bukit-bukit, dan beberapa pohon kurma. Rasulullah SAW (ﷺ) memerintahkan agar kuburan orang-orang kafir digali terbuka, dan pohon-pohon kurma ditebang. Kayu kurma didirikan di depan masjid; tangga pintu dibangun dari batu. Mereka membacakan ayat-ayat yang membawa batu-batu itu. Nabi (ﷺ) juga bergabung dengan mereka (dalam membacakan ayat-ayat) berkata: Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan di akhirat. Maka berikanlah kamu bantuan kepada Ansar dan Muhajirah.
Bab : Masajid Di Dur (Desa)
Rasulullah SAW (ﷺ) memerintahkan kami untuk membangun masjid di tempat yang berbeda (yaitu di daerah masing-masing suku secara terpisah) dan bahwa mereka harus dijaga kebersihannya dan wangi.