Sunan Ibn Majah
Bab tentang Pakaian
كتاب اللباس
Bab 6: Orang yang membiarkan pakaiannya menyeret karena kesombongan
مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ مِنَ الْخُيَلاَءِ
"Barangsiapa membiarkan pakaiannya berlarut-larut karena sombong, Allah tidak akan memandangnya pada hari kiamat."
"Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Barangsiapa membiarkan bungkus bawahnya ditarik karena kesombongan, Allah tidak akan memandangnya pada hari kiamat." Dia ('Atiyyah) berkata, "Aku bertemu Ibnu 'Umar di Al-Balaat, jadi aku menyebutkan hadits Abu Sa'id dari Nabi (ﷺ). Jadi dia berkata dan menunjuk ke telinganya, 'Kedua telingaku mendengarnya, dan hatiku memeliharanya.' "
"Wahai keponakanku! Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Barangsiapa membiarkan pakaiannya terseret karena kesombongan, Allah tidak akan memandangnya pada hari kiamat.'"
Bab 7: Di mana tempat bungkus bawah?
مَوْضِعِ الإِزَارِ أَيْنَ هُوَ
"Rasulullah (ﷺ) memegang bagian bawah anak sapi saya atau anak sapinya dan berkata: 'Di sinilah bungkus bawah harus datang. Jika Anda bersikeras, maka turunkan, dan jika Anda bersikeras, maka turunkan, tetapi bungkus yang lebih rendah tidak memiliki hak untuk (datang) pergelangan kaki.'"
"Aku berkata kepada Abu Sa'id: 'Apakah engkau mendengar sesuatu dari Rasulullah (ﷺ) tentang bungkus bawah?' Dia berkata: 'Ya. Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Bungkusan bawah orang mukmin harus sampai ke tengah betis, tetapi tidak ada dosa baginya jika itu berada di antara titik itu dan pergelangan kaki. Dan apa yang lebih rendah dari pergelangan kakinya ada di dalam api.'Dan dia berkata tiga kali: 'Allah tidak akan melihat orang yang membiarkan bungkusnya yang lebih rendah menyeret keluar dari kesia-siaan.'"
"Wahai Sufyan bin Sahl, janganlah kamu menggantung pakaianmu, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang membiarkan pakaiannya menggantung di bawah pergelangan kaki."
Bab 8: Mengenakan Qamees
لُبْسِ الْقَمِيصِ
Tidak ada pakaian yang lebih dicintai oleh Rasulullah (ﷺ) daripada baju itu."
Bab 9: Berapa lama seharusnya Qamees?
طُولِ الْقَمِيصِ كَمْ هُوَ
"Menggantung dapat berlaku pada bungkus pinggang, kemeja atau sorban. Barangsiapa salah satu dari mereka menyeret karena sombong, Allah tidak akan memandangnya pada hari kiamat."
Bab 10: Bagaimana seharusnya lengan pakaian?
كُمِّ الْقَمِيصِ كَمْ يَكُونُ
"Rasulullah (ﷺ) biasa mengenakan kemeja yang pendek di lengan dan panjang."
Bab 11: Membatalkan tombol
حَلِّ الأَزْرَارِ
"Aku datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan memberinya ikrarku, dan kancing bajunya dilepas."
Bab 12: Mengenakan celana panjang
لُبْسِ السَّرَاوِيلِ
"Nabi (ﷺ) datang ke sana tawar-menawar dengan kami tentang harga celana."
Bab 13: Berapa panjang pakaian wanita akhir?
ذَيْلِ الْمَرْأَةِ كَمْ يَكُونُ
"Rasulullah (ﷺ) ditanya tentang berapa lama keliman seorang wanita harus digantung. Dia berkata: 'Ahand span.' Aku berkata: 'Tapi kemudian (kaki dan kakinya) akan terbuka.'Dia berkata: 'Kalau begitu panjang lengan bawah, tapi tidak lebih dari itu.'"
"Istri-istri Nabi (ﷺ) diizinkan untuk membiarkan keliman mereka menggantung, jadi mereka biasa datang kepada kami dan kami akan mengukur satu lengan panjang untuk mereka dengan alang-alang."
"Biarkan ujungmu turun sepanjang lengan bawah."
"Rentang tangan." 'Aisyahberkata: "Ini mungkin menunjukkan betisnya." Dia berkata: "Kalau begitu panjang lengan bawah."
Bab 14: Serban hitam
الْعِمَامَةِ السَّوْدَاءِ
"Saya melihat Nabi (ﷺ) menyampaikan khotbah di mimbar, mengenakan sorban hitam."
Tidak diberitahukan dari Jabir bahwa Nabi (ﷺ) memasuki Makkah dengan mengenakan sorban hitam.
Tidak diceritakan oleh Ibnu 'Umar bahwa Nabi (ﷺ) masuk (Makkah), pada Hari Penaklukan Makkah, mengenakan sorban hitam.
Bab 15: Membiarkan ujung sorban menggantung di antara bahu
إِرْخَاءِ الْعِمَامَةِ بَيْنَ الْكَتِفَيْنِ
"Sungguh asifAku bisa melihat Rasulullah (ﷺ), mengenakan sorban hitam, dengan ujung-ujungnya menggantung di bahunya."
Bab 16: Penghinaan mengenakan sutra
كَرَاهِيَةِ لُبْسِ الْحَرِيرِ
"Siapa pun yang memakai sutra di dunia ini tidak akan memakainya di akhirat."