Jami' at-Tirmidhi

Buku tentang Puasa

كتاب الصوم عن رسول الله صلى الله عليه وسلم

Bab 13: Apa Yang Telah Terkait Tentang Bergegas Berbuka Puasa

مَا جَاءَ فِي تَعْجِيلِ الإِفْطَارِ

Jami` at-Tirmidhi 701
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan

(Hadis mirip dengan no. 700 dengan rantai yang berbeda).

Jami` at-Tirmidhi 702
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Atiyyah dijo

“Masruq dan aku masuk ke Aisha dan kami berkata: 'Wahai Bunda orang-orang Mukmin! Ada dua orang dari sahabat-sahabat Muhammad, salah satu dari mereka bergegas untuk berbuka puasa dan dia bergegas untuk melakukan shalat. Yang lain menunda berbuka puasa dan dia menunda shalat.” Dia berkata: “Siapakah di antara mereka yang tergesa-gesa berbuka puasa dan tergesa-gesa melaksanakan shalat?” Kami mengatakan bahwa itu adalah Abdullah bin Mas'ud. Dia berkata: “Beginilah cara Rasulullah melakukannya.” Dan yang lainnya adalah Abu Musa.”

Bab 14: Apa yang Telah Terkait Tentang Menunda Sahar

مَا جَاءَ فِي تَأْخِيرِ السُّحُورِ

Jami` at-Tirmidhi 703
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas (bin Malik) menceritakan bahwa

Zaid bin Thabit berkata: “Kami makan Sahar bersama Rasulullah, lalu kami berdiri untuk shalat.” Aku (Anas) berkata: “Berapa lama itu?” Beliau menjawab: “Kira-kira lima puluh ayat yang panjang.”

Jami` at-Tirmidhi 704
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas (bin Malik) dinarasikan

(Rantai-rantai lain) kecuali bahwa dia berkata: “Kira-kira panjangnya membaca lima puluh ayat.”

Bab 15: Apa Yang Telah Terkait Tentang Klarifikasi Al-Fajr

مَا جَاءَ فِي بَيَانِ الْفَجْرِ

Jami` at-Tirmidhi 705
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Talq bin Ali menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Makan dan minumlah, dan jangan diganggu oleh cahaya yang naik, makan dan minum sampai kemerahan muncul bagimu di cakrawala.”

Jami` at-Tirmidhi 706
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Samurah bin Jundub menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Janganlah sekali-kali azan Bilal menghalangimu dari Sahar dan Fajr yang ditarik, melainkan syair yang menyebar di cakrawala.”

Bab 16: Apa Yang Telah Terkait Tentang Tingkat Parahnya Menggigit Punggung Bagi Orang yang Berpuasa

مَا جَاءَ فِي التَّشْدِيدِ فِي الْغِيبَةِ لِلصَّائِمِ

Jami` at-Tirmidhi 707
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan palsu dan bertindak sesuai dengan itu, maka Allah tidak membutuhkan baginya untuk meninggalkan makanan dan minumannya.”

Bab 17: Apa Yang Telah Terkait Tentang Kebajikan Sahar

مَا جَاءَ فِي فَضْلِ السُّحُورِ

Jami` at-Tirmidhi 708
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas bin Malik menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Ambil bagian dari Sahar, sesungguhnya di Sahar ada berkat.”

Jami` at-Tirmidhi 709
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Amr bin Al-As diceritakan

(mirip dengan no. 708) dari Nabi.

Bab 18: Apa Yang Telah Terkait Tentang Tidak Disukai Puasa Saat Bepergian

مَا جَاءَ فِي كَرَاهِيَةِ الصَّوْمِ فِي السَّفَرِ

Jami` at-Tirmidhi 710
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir bin Abdullah menceritakan

“Rasulullah pergi ke Mekah pada Tahun Penaklukan, jadi dia berpuasa sampai dia mencapai Kura Al-Ghamim dan orang-orang berpuasa bersamanya. Kemudian dikatakan kepadanya: “Puasa telah menjadi sulit bagi manusia, dan mereka mengawasimu untuk melihat apa yang akan kamu lakukan.” Maka setelah Asr, dia meminta secangkir air dan meminumnya sementara orang-orang menatapnya. Beberapa dari mereka berbuka puasa sementara sebagian dari mereka melanjutkan puasa mereka. Disampaikan kepadanya bahwa orang-orang masih berpuasa, maka dia berkata: “Mereka adalah orang-orang yang fasik.”

Bab 19: Apa Yang Telah Terkait Tentang Izin Berpuasa Saat Bepergian

مَا جَاءَ مِنَ الرُّخْصَةِ فِي الصَّوْمِ فِي السَّفَرِ

Jami` at-Tirmidhi 711
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Aisha menceritakan bahwa

Hamzah bin Amr Al-Aslami bertanya kepada Rasulullah tentang puasa saat bepergian, dan dia berpuasa secara teratur. Maka Rasulullah bersabda: “Jika kamu mau maka berpuasalah, dan jika kamu mau maka berbuka puasa.”

Jami` at-Tirmidhi 712
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id (Al-Khudri) menceritakan

“Kami sedang melakukan perjalanan bersama Rasulullah selama bulan Ramadhan. Tidak ada yang keberatan dengan puasa orang yang berpuasa dan tidak berkeberatan dengan berbuka puasa orang yang berbuka puasa.

Jami` at-Tirmidhi 713
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan

“Kami sedang dalam perjalanan bersama Rasulullah. Beberapa dari kami berpuasa dan beberapa dari kami membatalkan puasa mereka. Orang yang berbuka puasa tidak keberatan dengan orang yang berpuasa, dan orang yang berpuasa tidak keberatan dengan orang yang berpuasa. Mereka melihat bahwa barangsiapa yang memiliki kekuatan untuk berpuasa maka itu baik, dan barangsiapa yang lemah, maka mematahkannya lebih baik.

Bab 20: Apa Yang Telah Terkait Tentang Izin Bagi Yang Berperang Untuk Berbuka Puasa

مَا جَاءَ فِي الرُّخْصَةِ لِلْمُحَارِبِ فِي الإِفْطَارِ

Jami` at-Tirmidhi 714
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ma'mar bin Abi Huyaiyah menceritakan bahwa

Dia bertanya kepada Ibnu Al-Musaiyab tentang puasa dalam perjalanan, jadi dia menceritakan kepadanya bahwa Umar bin Al-Khattab berkata: “Kami berperang dalam dua pertempuran bersama Rasulullah selama Ramadhan; Hari Badar, dan Penaklukan (Mekah), jadi kami membatalkan puasa kami selama mereka.”

Bab 21: Apa Yang Telah Terkait Tentang Izin Bagi Wanita Hamil Dan Menyusui Untuk Berbuka Puasa

مَا جَاءَ فِي الرُّخْصَةِ فِي الإِفْطَارِ لِلْحُبْلَى وَالْمُرْضِعِ

Jami` at-Tirmidhi 715
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas bin Malik, seorang pria dari Banu Abdullah bin Ka'b berkata

“Beberapa prajurit dari Rasulullah datang berlari ke atas kami, jadi saya datang kepada Rasulullah dan menemukannya sedang makan siang. Dia berkata: “Datanglah dan makanlah.” Aku berkata: “Aku sedang berpuasa.” Maka dia berkata: “Datanglah dan aku akan menceritakan kepadamu tentang puasa atau puasa. Sesungguhnya Allah mengangkat (puasa dan) setengah dari shalat dari orang yang bepergian, dan (Dia mengangkat) puasa - atau puasa - dari orang yang hamil atau orang yang menyusui. Demi Allah! Rasulullah berkata keduanya atau salah satu dari mereka. Jadi celakalah aku! Karena aku tidak makan dari makanan Nabi.”

Bab 22: Apa Yang Telah Terkait Tentang Puasa Atas Nama Orang Mati

مَا جَاءَ فِي الصَّوْمِ عَنِ الْمَيِّتِ

Jami` at-Tirmidhi 716
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Abbas menceritakan

“Seorang wanita datang kepada Nabi dan berkata: 'Saudara perempuanku meninggal saat dia berpuasa dua bulan berturut-turut. ' Maka dia berkata: “Tidakkah kamu melihat bahwa jika ada hutang dari saudara perempuanmu, maka kamu harus membayarnya?” Dia berkata: “Ya.” Dia berkata: “Maka hak Allah lebih tepat.”

Jami` at-Tirmidhi 717
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Abbas menceritakan

(Hadis mirip dengan no. 716 dengan rantai yang berbeda.)

Bab 23: (Apa yang Telah Terkait Tentang Pendamaian)

مَا جَاءَ فِي الْكَفَّارَةِ فِي الصَّوْمِ

Jami` at-Tirmidhi 718
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mati sementara dia punya waktu sebulan untuk berpuasa, maka orang yang miskin harus diberi makan untuknya sebagai pengganti setiap hari.”

Bab 24: Apa Yang Telah Terkait Tentang Orang Berpuasa Yang Dikatasi Dengan Muntah

مَا جَاءَ فِي الصَّائِمِ يَذْرَعُهُ الْقَىْءُ

Jami` at-Tirmidhi 719
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Tiga hal yang tidak mematahkan puasa orang yang berpuasa: menangkupi, muntah, dan mimpi basah.”

Bab 25: Apa Yang Telah Terkait Tentang Seseorang yang Muntah Dengan Sengaja

مَا جَاءَ فِيمَنِ اسْتَقَاءَ عَمْدًا

Jami` at-Tirmidhi 720
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang diliputi muntah, maka dia tidak diharuskan untuk menebus puasa, dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka dia harus menebusnya.”