Doa Witir
كتاب الوتر
Bab : Membaca Qunut sebelum dan sesudah ruku'
Anas ditanya, "Apakah Nabi (ﷺ) membaca Qunut pada salat Subuh?" Anas menjawab ya. Kemudian ditanyakan lagi kepadanya, "Apakah beliau membaca Qunut sebelum ruku'?" Anas menjawab, "Beliau membaca Qunut setelah ruku' selama beberapa waktu (satu bulan)."
Bab : Apa yang datang tentang salat Witir
Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang salat malam. Rasulullah ﷺ menjawab, “Salat malam itu dua rakaat dua rakaat. Apabila salah seorang dari kalian khawatir masuk waktu Subuh, maka salatlah satu rakaat, yang menjadikan salat yang telah dia kerjakan menjadi ganjil (Witir).”
Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi' dan Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang salat malam. Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Salat malam itu dua rakaat dua rakaat, dan jika salah seorang dari kalian khawatir masuk waktu subuh, maka salatlah satu rakaat, yang akan menjadi witir bagi salat yang telah dia kerjakan.'
Bab : Waktu salat Witir
Aku bertanya kepada Ibnu 'Umar, “Bagaimana pendapatmu tentang dua rakaat sebelum salat Subuh? Apakah aku memanjangkan bacaannya?” Dia menjawab, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa salat malam dua rakaat-dua rakaat, lalu berwitir dengan satu rakaat. Beliau juga mengerjakan dua rakaat sebelum salat Subuh segera setelah azan.” (Hammad, perawi di bawahnya, berkata, “Itu artinya beliau mengerjakannya dengan cepat.”)
Aku berkata kepada Ibnu Umar, 'Bagaimana menurutmu tentang dua rakaat sebelum salat Subuh, apakah aku memanjangkan bacaannya?' Dia menjawab, 'Nabi ﷺ biasa salat malam dua rakaat-dua rakaat, lalu salat witir satu rakaat, dan beliau salat dua rakaat sebelum salat Subuh, seakan-akan azan terdengar di telinganya.' Hammad berkata, 'Maksudnya, cepat.'
Bab : Qunut sebelum dan sesudah rukuk
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Ayyub, dari Muhammad, dia berkata: Anas ditanya, 'Apakah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca qunut pada salat Subuh?' Dia menjawab, 'Ya.' Lalu ditanyakan kepadanya, 'Apakah beliau membaca qunut sebelum rukuk?' Dia menjawab, 'Setelah rukuk, sebentar.'
Bab : Apa yang diriwayatkan tentang salat Witir
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, dia berkata: telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Nafi' dan Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang salat malam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Salat malam itu dua rakaat dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir masuk waktu subuh, maka salatlah satu rakaat, yang dengannya salat yang telah dia lakukan menjadi witir."
Telah menceritakan kepada kami ʿAbdullāh bin Yūsuf, dia berkata: telah mengabarkan kepada kami Mālik, dari Nāfiʿ dan ʿAbdullāh bin Dīnār, dari Ibnu ʿUmar, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam tentang salat malam. Rasulullah ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam bersabda: “Salat malam itu dua rakaat dua rakaat, dan apabila salah seorang dari kalian khawatir akan masuk waktu Subuh, maka hendaknya dia salat satu rakaat, yang menjadikan salat yang telah dia kerjakan menjadi witir (ganjil).”
Bab : Nabi ﷺ membangunkan keluarganya untuk salat Witir
Nabi ﷺ salat sedangkan aku berbaring melintang di atas tempat tidurnya. Apabila beliau hendak salat Witir, beliau membangunkanku, lalu aku pun salat Witir.
Bab : Menjadikan witir sebagai salat terakhir (di malam hari)
Nabi ﷺ bersabda, "Jadikanlah witir sebagai salat terakhirmu di malam hari."
Bab : Qunut sebelum dan sesudah rukuk
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Ayyub, dari Muhammad, dia berkata: Anas ditanya, “Apakah Nabi ﷺ membaca qunut pada salat Subuh?” Dia menjawab, “Ya.” Kemudian ditanyakan kepadanya, “Apakah beliau membaca qunut sebelum rukuk?” Dia menjawab, “Setelah rukuk, sedikit.”
Bab
Bab : Apa yang diterangkan tentang salat Witir
Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang salat malam. Beliau bersabda: “Salat malam itu dua rakaat dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir masuk waktu subuh, maka salatlah satu rakaat, yang menjadikan salat yang telah dia lakukan itu ganjil (witir).”
Bab : Mengerjakan Salat Witir di atas Kendaraan
Telah menceritakan kepada kami Isma'il, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Malik, dari Abu Bakar bin Umar bin Abdurrahman bin Abdullah bin Umar bin Al-Khattab, dari Sa'id bin Yasar, bahwa dia berkata: Aku berjalan bersama Abdullah bin Umar di jalan menuju Makkah. Sa'id berkata: Ketika aku khawatir akan masuk waktu subuh, aku turun lalu salat Witir, kemudian aku menyusulnya. Abdullah bin Umar berkata, “Kamu tadi di mana?” Aku menjawab, “Aku khawatir masuk waktu subuh, maka aku turun dan salat Witir.” Abdullah berkata, “Bukankah telah ada bagimu suri teladan yang baik pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?” Aku menjawab, “Benar, demi Allah.” Dia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa salat Witir di atas untanya.”
Bab : Witir dalam Perjalanan
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat malam di atas kendaraannya dalam perjalanan, ke arah mana pun kendaraannya menghadap, dengan memberi isyarat, selain shalat-shalat wajib. Dan beliau juga berwitir di atas kendaraannya.
Bab : Qunut sebelum dan sesudah rukuk
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Ayyub, dari Muhammad, dia berkata: Anas ditanya, “Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca qunut pada salat Subuh?” Dia menjawab, “Ya.” Lalu dikatakan kepadanya, “Apakah beliau membaca qunut sebelum rukuk?” Dia menjawab, “Setelah rukuk, sebentar.”