Jihad (Kitab Al-Jihad)
كتاب الجهاد
Bab 925
فِي الرَّجُلِ يُنَادِي بِالشِّعَارِ
Iyas bin Salamah meriwayatkan dari ayahnya, ia berkata: Kami pergi berperang bersama Abu Bakar - semoga Allah meridhainya - pada masa Nabi - semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian -, dan pekik perang kami adalah, "Bunuh! Bunuh!"
Jika kalian diserang di malam hari, hendaklah pekik perang kalian Ḥā Mīm, niscaya mereka tidak akan diberi pertolongan.
Bab 926
مَا يَقُولُ الرَّجُلُ إِذَا سَافَرَ
Bahwa Ibnu Umar mengajarkannya bahwa Rasulullah (ﷺ) apabila duduk di atas untanya untuk keluar melakukan perjalanan, beliau bertakbir tiga kali, lalu mengucapkan:
Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan lipatlah jaraknya untuk kami. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam menjaga keluarga serta harta. Dan apabila beliau kembali, beliau mengucapkan kalimat-kalimat tersebut dan menambahkan padanya: Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, dan memuji kepada Tuhan kami. Dan Nabi (ﷺ) beserta pasukan-pasukan beliau apabila mendaki datangan tinggi, mereka bertakbis, dan apabila menuruni lembah, mereka bertasbih, maka salat ditetapkan berdasarkan hal tersebut.
Bab 927
فِي الدُّعَاءِ عِنْدَ الْوَدَاعِ
Qaza'ah berkata: Ibnu 'Umar berkata kepadaku, "Mari, aku lepaskan kepergianmu sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melepaskan kepergianku: 'Aku titipkan kepada Allah agama kalian, amanah kalian, dan amal perbuatan kalian yang terakhir.'"
Ketika Nabi (ﷺ) hendak melepas kepergian suatu pasukan, beliau bersabda: "Aku menitipkan kepada Allah agama kalian, amanah kalian, dan akhir amal perbuatan kalian."
Bab 928
مَا يَقُولُ الرَّجُلُ إِذَا رَكِبَ
'Ali bin Rabi'ah berkata: Aku menyaksikan 'Ali —semoga Allah ridha kepadanya— ketika dibawakan kepadanya seekor tunggangan agar ia menaikinya. Ketika ia meletakkan kakinya di sanggurdi, ia mengucapkan: Dengan nama Allah. Ketika ia telah duduk di punggungnya, ia mengucapkan: Segala puji bagi Allah. Kemudian ia mengucapkan:
Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami lah kami akan kembali.Kemudian ia mengucapkan: Segala puji bagi Allah, sebanyak tiga kali. Kemudian ia mengucapkan: Allah Maha Besar, sebanyak tiga kali. Kemudian ia mengucapkan: Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau. Kemudian ia tersenyum. Dikatakan kepadanya: Wahai Amirul Mukminin, dari apakah engkau tersenyum? Ia menjawab: Aku melihat Nabi —ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam— berbuat seperti yang aku perbuat. Kemudian beliau tersenyum dan aku bertanya: Wahai Rasulullah, dari apakah engkau tersenyum? Beliau menjawab: Sesungguhnya Tuhanmu kagum terhadap hamba-Nya ketika ia berkata: Ampunilah dosa-dosaku, sementara ia mengetahui bahwa tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Aku.
Bab 929
مَا يَقُولُ الرَّجُلُ إِذَا نَزَلَ الْمَنْزِلَ
Ketika Rasulullah (ﷺ) sedang dalam perjalanan dan malam tiba, beliau mengucapkan: "Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari keburukanmu, keburukan apa yang ada di dalammu, keburukan apa yang diciptakan di dalammu, dan keburukan apa yang merayap di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari singa dan ular hitam, dari ular-ular dan kalajengking, dari penduduk negeri, serta dari seorang ayah dan apa yang dilahirkannya.">
Bab 930
فِي كَرَاهِيَةِ السَّيْرِ فِي أَوَّلِ اللَّيْلِ
Janganlah kalian membiarkan ternak dan anak-anak kalian berkeliaran ketika matahari terbenam sampai kegelapan awal malam berlalu, karena setan-setan berkeliaran ketika matahari terbenam sampai kegelapan awal malam berlalu.
Bab 931
فِي أَىِّ يَوْمٍ يُسْتَحَبُّ السَّفَرُ
Jarang sekali Rasulullah (ﷺ) berangkat dalam suatu perjalanan kecuali pada hari Kamis.
Bab 932
فِي الاِبْتِكَارِ فِي السَّفَرِ
Nabi (ﷺ) bersabda: "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka." Ketika beliau mengirimkan pasukan khusus atau pasukan perang, beliau mengirimkan mereka di awal hari. Sakhr adalah seorang pedagang, dan dia biasa mengirimkan barang dagangannya di awal hari, sehingga dia menjadi kaya dan hartanya melimpah.
Abu Dawud berkata: Dia adalah Sakhr bin Wada'ah.
Bab 933
فِي الرَّجُلِ يُسَافِرُ وَحْدَهُ
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Satu pengendara adalah setan, dua pengendara adalah dua setan, tetapi tiga adalah kelompok pengendara."
Bab 934
فِي الْقَوْمِ يُسَافِرُونَ يُؤَمِّرُونَ أَحَدَهُمْ
Apabila tiga orang keluar bepergian, hendaklah mereka mengangkat salah seorang dari mereka sebagai pemimpin.
Apabila ada tiga orang yang sedang bepergian, hendaklah mereka mengangkat salah seorang dari mereka sebagai pemimpin. Nafi' berkata: Kami berkata kepada Abu Salamah: Engkau adalah pemimpin kami.
Bab 935
فِي الْمُصْحَفِ يُسَافَرُ بِهِ إِلَى أَرْضِ الْعَدُوِّ
Abdullah bin Umar berkata: "Rasulullah (ﷺ) melarang bepergian dengan membawa Al-Qur'an ke negeri musuh." Malik berkata: "Aku berpendapat hal itu karena khawatir musuh akan mengambilnya."
Bab 936
فِيمَا يُسْتَحَبُّ مِنَ الْجُيُوشِ وَالرُّفَقَاءِ وَالسَّرَايَا
Nabi (ﷺ) bersabda: "Sebaik-baik jumlah sahabat adalah empat, sebaik-baik jumlah dalam pasukan ekspedisi adalah empat ratus, dan sebaik-baik jumlah dalam tentara adalah empat ribu; dan dua belas ribu tidak akan dikalahkan karena sedikitnya jumlah."
Abu Dawud berkata: Yang benar adalah bahwa hadis itu mursal.
Bab 937
فِي دُعَاءِ الْمُشْرِكِينَ
Apabila Rasulullah (ﷺ) mengangkat seorang pemimpin untuk suatu pasukan khusus (sariyyah) atau pasukan perang, beliau berpesan kepadanya secara khusus agar bertakwa kepada Allah dan berbuat baik kepada kaum Muslimin yang bersamanya. Beliau kemudian bersabda: "Berperanglah atas nama Allah dan di jalan Allah. Perangilah orang yang ingkar kepada Allah. Janganlah kalian berbuat curang terhadap harta rampasan perang, jangan berkhianat, jangan memutilasi, dan jangan membunuh anak-anak. Apabila kamu menemui musuhmu dari kalangan orang-orang musyrik, maka ajaklah mereka kepada salah satu dari tiga perkara. Mana saja yang mereka penuhi, terimalah dari mereka dan tahanlah diri dari mereka. Ajaklah mereka kepada Islam; jika mereka memenuhi, terimalah dari mereka dan tahanlah diri. Kemudian ajaklah mereka untuk pindah dari negeri mereka ke negeri kaum Muhajirin, dan beritahukan kepada mereka bahwa jika mereka melakukan hal itu, mereka akan mendapatkan hak yang sama seperti kaum Muhajirin dan kewajiban yang sama seperti kaum Muhajirin. Jika mereka enggan dan memilih negeri mereka sendiri, beritahukan kepada mereka bahwa mereka akan seperti orang-orang badui Muslim, berlaku atas mereka hukum Allah yang berlaku bagi orang-orang beriman, dan mereka tidak akan mendapatkan bagian dari fai' dan ghanimah kecuali jika mereka berjihad bersama kaum Muslimin. Jika mereka enggan, mintalah dari mereka jizyah; jika mereka memenuhinya, terimalah dari mereka dan tahanlah diri. Jika mereka enggan, mohonlah pertolongan kepada Allah dan perangilah mereka. Apabila kamu mengepung penduduk sebuah benteng lalu mereka ingin agar kamu menempatkan mereka pada hukum Allah, maka jangan tempatkan mereka pada hukum Allah, karena kamu tidak tahu apakah kamu mengenai hukum Allah pada diri mereka atau tidak. Akan tetapi, tempatkanlah mereka pada hukum kalian, kemudian putuskanlah perkara mereka setelah itu sesuai kehendak kalian."
Sufyan bin 'Uyaynah berkata: 'Alqamah berkata: Aku menyebutkan hadis ini kepada Muqatil bin Hayyan, lalu ia berkata: Muslim menceritakannya kepadaku —Abu Dawud berkata: Dia adalah Ibnu Haytam— dari an-Nu'man bin Muqrin, dari Nabi (ﷺ) semisal hadis Sulaiman bin Buraidah.
Berperanglah atas nama Allah dan di jalan Allah, serta perangilah orang yang ingkar kepada Allah. Berperanglah, tetapi jangan berbuat curang, jangan menggelapkan harta rampasan perang, jangan mencincang (mayat), dan jangan membunuh anak kecil.
Berangkatlah dengan nama Allah, demi Allah, dan di atas agama Rasulullah. Janganlah kalian membunuh orang tua yang renta, bayi, anak kecil, dan wanita. Janganlah kalian berkhianat dalam pembagian harta rampasan perang, kumpulkanlah harta rampasan perang kalian, berbuatlah lurus, dan berbuat baiklah, karena Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.
Bab 938
فِي الْحَرْقِ فِي بِلاَدِ الْعَدُوِّ
Rasulullah (ﷺ) membakar kurma Bani an-Nadir dan menebangnya di al-Buwayrah. Lalu Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung menurunkan: