Sunan Abi Dawud

Ritus Haji (Kitab Al-Manasik Wa'l-Haji)

كتاب المناسك

Bab 646

الْحَلْقِ وَالتَّقْصِيرِ

Sunan Abi Dawud 1980
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) mencukur rambut kepalanya pada Haji Wada (Haji Perpisahan).

Sunan Abi Dawud 1981
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Bahwasanya Rasulullah (ﷺ) melempar Jamratul 'Aqabah pada Hari Raya Kurban, kemudian kembali ke tempat tinggalnya di Mina dan meminta hewan kurban lalu disembelih. Kemudian beliau meminta pisau cukur, lalu mengambil sisi kanan kepalanya dan mencukurnya, dan beliau mulai membagikan rambutnya satu atau dua helai kepada orang-orang yang berada di dekatnya. Kemudian beliau mengambil sisi kiri kepalanya dan mencukurnya, lalu bersabda: "Di manakah Abu Thalhah?" Lalu beliau memberikannya kepada Abu Thalhah.

Sunan Abi Dawud 1982
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Dia berkata kepada tukang cukur: Mulailah dengan sisi kanan dan cukurlah.

Sunan Abi Dawud 1983
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) ditanya pada hari Mina, lalu beliau bersabda: "Tidak mengapa." Seseorang bertanya kepadanya, seraya berkata: "Aku telah mencukur rambut sebelum menyembelih." Beliau bersabda: "Sembelihlah, dan tidak mengapa." Ia berkata: "Aku mendapati sore hari dan belum melempar (jumrah)." Beliau bersabda: "Lemparlah, dan tidak mengapa."

Sunan Abi Dawud 1984
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tidak ada kewajiban mencukur bagi perempuan; sesungguhnya kewajiban bagi perempuan hanyalah memendekkan rambutnya."

Sunan Abi Dawud 1985
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tidak wajib bagi wanita untuk mencukur (rambut kepala), sesungguhnya bagi wanita hanya memendekkan (rambut)."

Bab 647

الْعُمْرَةِ

Sunan Abi Dawud 1986
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) melaksanakan umrah sebelum melaksanakan haji.

Sunan Abi Dawud 1987
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Demi Allah, Rasulullah (ﷺ) tidaklah memerintahkan Aisyah untuk melaksanakan umrah pada bulan Zulhijah melainkan untuk memutus urusan kaum musyrik. Sesungguhnya kabilah Quraisy ini dan orang-orang yang mengikuti agama mereka dahulu biasa berkata: Apabila bulu unta telah lebat, punggung unta telah sembuh dari luka, dan bulan Safar telah tiba, maka umrah telah halal bagi orang yang berumrah. Oleh karena itu, mereka mengharamkan umrah hingga bulan Zulhijah dan Muharram berlalu.

Sunan Abi Dawud 1988
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Dia berkata: Abu Ma'qil menunaikan haji bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ketika beliau tiba, Ummu Ma'qil berkata, 'Engkau tahu bahwa kewajiban haji ada atasku.' Maka keduanya berangkat berjalan kaki hingga menemui beliau, lalu dia berkata, 'Wahai Rasulullah, kewajiban haji ada atasku, dan ayahku Abu Ma'qil memiliki seekor unta.' Abu Ma'qil berkata, 'Dia benar, aku telah menjadikannya di jalan Allah.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Berikanlah itu kepadanya agar dia berhaji dengannya, karena ia berada di jalan Allah.' Maka beliau memberikannya unta tersebut. Lalu dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah wanita yang sudah tua lagi sakit-sakitan, apakah ada suatu amal yang mencukupiku dari hajiku?' Beliau bersabda, 'Umrah di bulan Ramadhan mencukupi sebagai haji.'

Sunan Abi Dawud 1989
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ketika Rasulullah (ﷺ) melaksanakan Haji Wada', dan kami memiliki seekor unta yang diwakafkan oleh Abu Ma'qil di jalan Allah, kami ditimpa penyakit dan Abu Ma'qil meninggal dunia. Nabi (ﷺ) berangkat, dan ketika beliau selesai dari hajinya, aku mendatangi beliau. Beliau bersabda: "Wahai Umm Ma'qil, apa yang menghalangimu untuk keluar bersama kami?" Ia menjawab: "Kami telah bersiap-siap, namun Abu Ma'qil meninggal dunia, dan kami memiliki seekor unta yang biasa kami gunakan untuk berhaji, yang telah diwasiatkan oleh Abu Ma'qil di jalan Allah." Beliau bersabda: "Mengapa engkau tidak keluar menaikinya? Karena haji itu berada di jalan Allah. Adapun jika engkau telah terlewatkan haji ini bersama kami, maka berumrahlah pada bulan Ramadan, karena sesungguhnya umrah itu seperti haji." Ia dahulu berkata: "Haji tetaplah haji, dan umrah tetaplah umrah. Rasulullah (ﷺ) telah mengatakannya kepadaku—aku tidak tahu apakah itu khusus untukku."

Sunan Abi Dawud 1990
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) bermaksud untuk melaksanakan haji.

Seorang wanita berkata kepada suaminya: „Izinkan aku melaksanakan haji bersama Rasulullah (ﷺ).“

Suaminya berkata: „Aku tidak mempunyai sesuatu yang bisa kupergunakan untuk membawamu berhaji.“ Wanita itu berkata: „Izinkan aku berhaji di atas untamu si fulan.“ Suaminya berkata: „Unta itu diwakafkan di jalan Allah Yang Maha Tinggi.“

Lalu suaminya mendatangi Rasulullah (ﷺ) dan berkata: „Sesungguhnya istriku menyampaikan salam dan rahmat Allah kepadamu, dan ia telah memintaku agar bisa berhaji bersamamu. Ia berkata: ‚Izinkan aku berhaji bersama Rasulullah (ﷺ).‘ Lalu aku katakan: ‚Aku tidak mempunyai sesuatu yang bisa kupergunakan untuk membawamu berhaji.‘ Ia berkata: ‚Izinkan aku berhaji di atas untamu si fulan.‘ Lalu aku katakan: ‚Unta itu diwakafkan di jalan Allah.‘“

Beliau bersabda: „Ketahuilah, seandainya engkau membiarkannya berhaji di atas unta itu, niscaya itu termasuk di jalan Allah.“

Ia berkata: „Dan sesungguhnya ia menyuruhku agar bertanya kepadamu: Apa yang menyamai haji bersamamu?“

Rasulullah (ﷺ) bersabda: „Sampaikanlah salam, rahmat Allah, dan berkah-Nya kepadanya, dan beritahukanlah kepadanya bahwa ‚umrah di bulan Ramadhan menyamai haji bersamaku.“

Sunan Abi Dawud 1991
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) melakukan dua kali umrah: satu umrah pada bulan Dhu al-Qa'dah dan satu lagi pada bulan Syawal.

Sunan Abi Dawud 1992
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ibnu 'Umar ditanya: "Berapa kali Rasulullah (ﷺ) melakukan umrah?" Ia menjawab: "Dua kali." 'Aisyah berkata: "Sungguh Ibnu 'Umar mengetahui bahwa Rasulullah (ﷺ) melakukan tiga umrah, selain umrah yang beliau gabungkan dengan Haji Wada'."

Sunan Abi Dawud 1993
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) melakukan empat umrah: umrah al-Hudaibiyah, yang kedua ketika mereka sepakat untuk melakukan umrah pada tahun berikutnya, yang ketiga dari al-Ji'ranah, dan yang keempat yang beliau gabungkan dengan hajinya.

Sunan Abi Dawud 1994
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) melakukan empat kali 'Umrah, semuanya pada bulan Dhu al-Qa'dah, kecuali 'Umrah yang disertakan bersama hajinya — Abu Dawud berkata: Aku menguasai bagian ini dari Hudbah, dan aku mendengarnya dari Abu al-Walid tetapi tidak menghafalkannya dengan teliti —: satu 'Umrah pada masa perjanjian Hudaibiyah atau dari Hudaibiyah, 'Umrah Qada' pada bulan Dhu al-Qa'dah, satu 'Umrah dari Ji'ranah ketika beliau membagikan rampasan perang Hunain pada bulan Dhu al-Qa'dah, dan satu 'Umrah bersama hajinya.

Bab 648

الْمُهِلَّةِ بِالْعُمْرَةِ تَحِيضُ فَيُدْرِكُهَا الْحَجُّ

Sunan Abi Dawud 1995
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Boncenglah saudaramu Aisyah di belakangmu dan bawa dia melakukan umrah dari Tan'im. Ketika kalian turun bersamanya dari bukit, hendaklah dia berihram, karena itu adalah umrah yang diterima.

Sunan Abi Dawud 1996
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) memasuki Ji'ranah, lalu beliau mendatangi masjid dan shalat semampu yang Allah kehendaki, kemudian beliau berihram, lalu menaiki kendaraannya dan menghadap ke lembah Sarif hingga beliau menempuh jalan Madinah, lalu beliau berada di Mekkah pada pagi hari seperti orang yang bermalam di sana.

Bab 649

الْمَقَامِ فِي الْعُمْرَةِ

Sunan Abi Dawud 1997
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) tinggal selama tiga hari pada umrah qada'.

Bab 650

الإِفَاضَةِ فِي الْحَجِّ

Sunan Abi Dawud 1998
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) bertolak pada hari Iduladha, kemudian salat Zuhur di Mina, yakni ketika kembali.

Sunan Abi Dawud 1999
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Malam di mana Rasulullah (ﷺ) bermalam di tempatku adalah malam setelah hari raya qurban, lalu beliau mendatungiku. Wahb bin Zam'ah masuk menemuiku bersama seorang lelaki dari keluarga Abu Umayyah, keduanya mengenakan baju gamis (qamish). Rasulullah (ﷺ) bersabda kepada Wahb: "Apakah engkau telah bertawaf (ifadah), wahai Abu Abdullah?" Ia menjawab: "Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Lepaskan bajumu." Perawi berkata: Maka ia melepaskannya dari atas kepalanya, dan sahabatnya juga melepaskan bajunya dari atas kepalanya. Kemudian ia bertanya: "Mengapa (demikian), wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Sesungguhnya hari ini adalah hari di mana kalian diberi keringanan apabila kalian telah melempar jumrah untuk bertahallul," yakni dari segala yang diharamkan bagi kalian kecuali wanita. "Dan jika sore tiba sebelum kalian tawaf mengelilingi Baitullah ini, maka kalian kembali berihram seperti keadaan kalian sebelum melempar jumrah, hingga kalian berthawaf mengelilinginya."