Sahih Muslim

Kitab Iman

كتاب الإيمان

Bab 25: Ciri-ciri munafik

بَيَانِ خِصَالِ الْمُنَافِقِ ‏‏

Sahih Muslim 59d
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan atas kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan pengamatan seperti yang diwujudkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Yahya b. Muhammad pada otoritas 'Ala', dan menambahkannya

bahkan jika dia berpuasa dan berdoa dan menegaskan bahwa dia adalah seorang Muslim.

Bab 26: Mengklarifikasi kondisi iman bagi orang yang berkata kepada saudara muslimnya: "Wahai ()."

بَيَانِ حَالِ إِيمَانِ مَنْ قَالَ لأَخِيهِ الْمُسْلِمِ يَا كَافِرُ ‏‏

Sahih Muslim 60a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang otoritas Ibnu 'Umar bahwa Rasul (shallallahu 'alaihi wa sallam) mengamati

Ketika seseorang menyebut saudaranya sebagai orang yang tidak percaya, itu kembali (setidaknya) kepada salah satu dari mereka.

Sahih Muslim 60b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang kewibawaan Ibnu 'Umar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

Setiap orang yang memanggil saudaranya: "Wahai orang" (sebenarnya telah melakukan tindakan yang dengannya ketidakpercayaan ini) akan kembali kepada salah satu dari mereka. Jika demikian, seperti yang dia tegaskan (maka ketidakpercayaan manusia dikonfirmasi tetapi jika itu tidak benar), maka itu kembali kepadanya (kepada orang yang melabelinya pada saudaranya Muslim).

Bab 27: Mengklarifikasi kondisi fath orang yang dengan sengaja menyangkal ayahnya

بَيَانِ حَالِ إِيمَانِ مَنْ رَغِبَ عَنْ أَبِيهِ وَهُوَ يَعْلَمُ ‏‏

Sahih Muslim 61
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang otoritas Abu Dharr bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

Tidak ada orang yang mengklaim dengan sengaja orang lain sebagai ayahnya selain (miliknya sendiri) tidak melakukan apa-apa selain perselingkuhan, dan dia yang mengklaim apa pun, yang (sebenarnya) bukan miliknya, tidak ada di antara kita; dia harus membuat tempat tinggalnya di dalam Api, dan dia yang melabeli siapa pun dengan atau menyebutnya musuh Allah, dan dia sebenarnya tidak demikian, itu memantul padanya.

Sahih Muslim 62
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan tentang kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

Jangan membenci nenek moyangmu; Dia yang membenci ayahnya melakukan perselingkuhan.

Sahih Muslim 63a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang kewenangan Sa'd b. Abi Waqqas

Kedua telingaku mendengar Rasulullah berkata ini: Barangsiapa yang mengklaim kebapaan orang lain selain ayah kandungnya dengan sengaja (melakukan dosa besar) ;P aradise dilarang baginya. Abu Bakar menegaskan bahwa dia juga mendengarnya dari Rasulullah -radhiyallahu 'alaihi wa sallam.

Sahih Muslim 63b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Sa'd dan Abu Bakra masing-masing berkata

Telingaku mendengar dan pendengaranku memeliharanya sehingga Muhammad (shallallahu 'alaihi wa sallam) mengamati: Dia yang mengklaim untuk orang lain sebagai ayahnya selain ayahnya sendiri dengan mengetahui bahwa dia bukan ayahnya.

Bab 28: Mengklarifikasi kata-kata nabi (saws): "Menghina seorang Muslim adalah tindakan jahat dan melawannya adalah (Kufur)"

بَيَانِ قَوْلِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ ‏"‏ ‏

Sahih Muslim 64a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan tentang otoritas 'Abdullah b. Mas'ud yang dirayakan oleh Rasulullah -radhiyallahu 'alaihi wa sallam

Melecehkan seorang Muslim adalah kemarahan dan berperang melawannya adalah ketidakpercayaan. Zubaid berkata: Aku bertanya kepada Abu Wa'il: Apakah kamu mendengarnya dari Abdullah yang meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? Dia menjawab: Ya. Tetapi ada yang menyebutkan pembicaraan antara Zubaid dan Abu Wa'il dalam hadis yang diriwayatkan oleh Shu'ba.

Sahih Muslim 64b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Abu Bakar b. Abu Syaiba meriwayatkan hadits seperti ini dari Rasul (shallallahu 'alaihi wa sallam) tentang otoritas Abdullah.

Bab 29: Mengklarifikasi makna dari Pernyataan Nabi (saws): "Jangan kembali ke (Kuffar) setelah Aku Pergi, saling memukul leher"

‏"‏ لاَ تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكمْ رِقَابَ بَعْضٍ ‏"‏ ‏‏

Sahih Muslim 65
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan atas kewibawaan Jarir b. 'Abdullah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memintanya pada kesempatan Ibadah Ibadah Perpisahan untuk membuat orang-orang diam dan kemudian berkata

Jangan kembali kepada ketidakpercayaan setelah Aku dengan saling memukul.

Sahih Muslim 66a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Abdullah b. Mu'adh diriwayatkan dari Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam, sebuah hadits seperti ini tentang otoritas Ibnu Umar.

Sahih Muslim 66b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Diriwayatkan tentang otoritas Abdullah b. Umar, bahwa Rasul (semoga shallallahu 'alaihi wa sallam baginya) merayakan pada kesempatan Ziarah Perpisahan, Celakalah kamu kesusahan bagimu! Jangan berbalik sebagai orang yang tidak percaya setelah aku dengan saling memukul leher.

Sahih Muslim 66c
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Harmala b. Yahya, Abdullah b. Wahb, Umar b. Muhammad, Ibnu Umar meriwayatkan seperti hadits yang dilaporkan oleh Shu'ba tentang kewibawaan Waqid.

Bab 30: Penggunaan kata Kufr sehubungan dengan memfitnah garis keturunan dan meratap

إِطْلاَقِ اسْمِ الْكُفْرِ عَلَى الطَّعْنِ فِي النَّسَبِ وَالنِّيَاحَةِ عَلَى الْمَيِّتِ ‏‏

Sahih Muslim 67
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan tentang kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

Dua (hal) ditemukan di antara manusia yang sama dengan ketidakpercayaan: memfitnah garis keturunan seseorang dan meratap atas orang mati.

Bab 31: Menyebut budak yang melarikan diri sebagai kafirg

تَسْمِيَةِ الْعَبْدِ الآبِقِ كَافِرًا ‏‏

Sahih Muslim 68
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan tentang otoritas Jarir bahwa dia mendengar (Nabi Suci) berkata, "Budak yang melarikan diri dari tuannya melakukan perbuatan selama dia tidak mau kembali kepadanya. Mansur mengamati

Demi Tuhan, hadits ini diriwayatkan dari Rasul (semoga shallallahu 'alaihi wa sallam), tetapi saya tidak suka bahwa ini harus diriwayatkan tentang otoritas saya di sini di Basra.

Sahih Muslim 69
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan tentang kewibawaan Jarir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

Budak yang melarikan diri dari tuannya, tanggung jawab terhadapnya dibebaskan.

Sahih Muslim 70
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jarir b. Abdullah melaporkannya dari Nabi Suci

Ketika budak melarikan diri dari tuannya, doanya tidak diterima.

Bab 32: Mengklarifikasi Kufr dari seseorang yang berkata: "Kami mendapat hujan karena bintang-bintang."

بَيَانِ كُفْرِ مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِالنَّوْءِ ‏

Sahih Muslim 71
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ini diriwayatkan atas otoritas Zaid b. Khalid al-Juhani

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memimpin shalat subuh di Hudaybiya. Ada beberapa tanda curah hujan di malam hari. Pada akhir shalat dia berpaling ke arah orang-orang dan mengamati: Apakah kamu tahu apa yang dikatakan Tuhanmu? Mereka menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu. Atas hal ini dia (Nabi) berkomentar: Dia (Allah) berfirman: Beberapa dari hamba-hamba-Ku memasuki pagi hari sebagai orang-orang beriman-Ku dan beberapa sebagai orang-orang. Dia yang berkata: Kami telah mengalami hujan karena Rahmat dan Rahmat Allah, dia adalah orang yang beriman-Ku dan seorang bintang-bintang, dan yang berkata: Kami telah mengalami hujan karena terbitnya (bintang) ini dan itu tidak percaya kepada-Ku dan menegaskan keimaannya kepada bintang-bintang.

Sahih Muslim 72a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

Tidakkah kamu tahu apa yang dikatakan Tuhanmu? Dia mengamati: Aku tidak pernah menganugerahi hamba-hamba-Ku dengan bantuan, tetapi sebagian di antara mereka tidak mempercayainya dan berkata: Bintang-bintang, itu karena bintang-bintang.

Sahih Muslim 72b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Dilaporkan tentang kewibawaan Abu Huraira bahwa Rasulullah -radhiyallahu 'alaihi wa sallam mengamati

Allah tidak mencurahkan nikmat-Nya dari surga sehingga pada pagi hari sekelompok orang (menjadi berkah dari Allah). Allah menurunkan hujan, tetapi mereka (orang-orang) berkata: Bintang ini dan itu (bertanggung jawab atas itu).