Doa (Kitab Al-Salat)
كتاب الصلاة
Bab : Meluruskan Baris
Rasulullah (ﷺ) biasa meluruskan barisan kami ketika kami berdiri untuk shalat, dan ketika kami lurus, dia berkata: “Allah Maha Besar (takbir).
Rasulullah SAW bersabda: “Atur barisan, berdirilah bahu membahu, tutup celah-celah, bersikaplah lentur di tangan saudara-saudaramu, dan jangan tinggalkan celah untuk setan. ﷺ Barangsiapa yang berbarengan, maka Allah akan bergabung dengannya, tetapi barangsiapa yang mematahkan pertikaian, Allah akan memotongnya.
Abu Dawud berkata: Nama Abu Shjrah adalah Kathir b. Murrah.
Rasulullah SAW bersabda: “Berdirilah berdekatan di barisan kalian, mendekatkan mereka satu sama lain, dan berdirilah leher sampai leher, karena demi Dia yang di tangan-Nya jiwaku berada, aku melihat setan masuk melalui celah-celah di barisan seperti domba hitam kecil. ﷺ
Luruskan baris Anda untuk meluruskan baris adalah bagian dari menyempurnakan doa.
Suatu hari saya berdoa di sisi Anas b. Malik. Dia berkata; Apakah Anda tahu mengapa tongkat ini ditempatkan di sini? Aku berkata: Tidak, demi Allah. Dia berkata, “Rasulullah (ﷺ) biasa meletakkan tangannya di atasnya dan berkata: “Tetaplah lurus dan luruskan barisan Anda.
Ketika Rasulullah (ﷺ) berdiri untuk shalat, dia mengambil tongkat itu di tangan kanannya dan berbalik (ke sisi kanan) berkata: “Tetaplah lurus dan luruskan barisan Anda. Kemudian dia mengambilnya di tangan kirinya dan berkata, “Tetaplah lurus dan luruskan barisan Anda.
Nabi (ﷺ) berkata: Lengkapi barisan depan, lalu yang datang berikutnya, dan jika ada ketidaklengkapan, biarlah di baris terakhir.
Rasulullah SAW bersabda: “Yang terbaik di antara kamu adalah orang-orang yang bahunya lembut dalam shalat. ﷺ
Bab : Baris Antara Pilar
Saya mempersembahkan shalat Jumat bersama Anas ibn Malik. Kami didorong ke pilar (karena kerumunan orang). Oleh karena itu, kami berhenti maju dan mundur. Anas kemudian berkata: “Kami dulu menghindarinya (mengatur barisan di antara tiang-tiang) pada masa Rasulullah (ﷺ).
Bab : Siapa yang Didorong Untuk Shalat Di Belakang Imam, Dan Ketidaksukaan Menjauhkan Diri (Dari Imam)
Biarlah orang-orang yang tenang dan bijaksana berada di dekatku, kemudian orang-orang yang berada di sebelah mereka, kemudian orang-orang yang berada di sebelah mereka, kemudian orang-orang yang berada di sebelah mereka.
“Janganlah menjadi tidak teratur, maka hatimu tidak teratur, dan waspadalah terhadap keributan seperti yang ditemukan di pasar”.
Rasulullah SAW bersabda: “Allah dan malaikat-malaikat-Nya memberkati orang-orang yang berada di sisi kanan barisan. ﷺ
Bab : Tempat Anak-anak Di Barisan
Bukankah aku harus memberitahumu bagaimana Rasulullah (ﷺ) memimpin shalat? Beliau berkata, “Dia mengumumkan iqamah, menarik orang-orang itu dalam antrean dan menarik para pemuda di belakang mereka, lalu memimpin mereka dalam shalat. Dia kemudian menyebutkan bagaimana dia melaksanakannya. dan berkata: Begitulah doa... Abdula'la berkata: Saya pikir dia pasti berkata: “Umatku.
Bab : Baris Untuk Wanita, Dan Jarak Mereka Dari Baris Pertama
yang terbaik dari barisan pria adalah yang pertama dan yang terburuk adalah yang terakhir, tetapi yang terbaik dari baris wanita adalah yang terakhir dan yang terburuk adalah yang pertama.
'Aisyah melaporkan Rasulullah (ﷺ) mengatakan bahwa orang-orang akan terus menjauhkan diri dari barisan depan sampai Allah menjauhkan mereka (dari depan) di neraka.
Abu Sa'id al-Khudri berkata; Rasulullah (ﷺ) melihat kecenderungan di antara teman-temannya untuk pergi ke belakang. Dia berkata kepada mereka: “Majulah dan ikutilah petunjukku, dan biarlah orang-orang yang datang sesudah kamu mengikuti petunjuk kamu, mereka tetap berada di belakang sampai Allah menempatkan mereka di belakang.
Bab : Posisi Yang Harus Dimiliki Imam Sehubungan Dengan Barisan
Rasulullah SAW bersabda: Mintalah imam di tengah-tengah dan tutup celah-celah itu. ﷺ
Bab : Seorang Pria Berdoa Sendiri Di Belakang Barisan
Rasulullah SAW (ﷺ) melihat seorang pria berdoa sendirian di belakang barisan. Dia memerintahkannya untuk mengulanginya. Sulaiman ibn Harb berkata: Shalat.
Bab : Seseorang Membungkuk Di Luar Barisan
Abu Bakrah mengatakan bahwa dia datang ke masjid ketika nabi (ﷺ) sedang membungkuk. Jadi saya membungkuk di luar baris (sebelum bergabung). Nabi (ﷺ) berkata, “Semoga Allah menambah semangat Anda! Tapi jangan lakukan itu lagi.
Abu Bakrah datang ketika Rasulullah (ﷺ) sedang membungkuk. Jadi dia membungkuk tanpa barisan (sebelum bergabung dengannya). Dia kemudian pergi ke barisan. Ketika Nabi (ﷺ) selesai shalat, dia berkata: Siapakah di antara kalian yang membungkuk tanpa barisan, lalu pergi ke barisan? Abu Bakrah berkata; itu adalah i. Nabi (ﷺ) berkata: Semoga Allah menambah semangat Anda! tapi jangan lakukan lagi.