Doa (Kitab Al-Salat)
كتاب الصلاة
Bab : Tentang Imam Shalat Sambil Duduk
Imam ditunjuk hanya untuk diikuti; maka ketika dia shalat berdiri. Berdoalah dengan berdiri, dan apabila ia bangkit, bangkitlah dirimu, dan apabila ia berdoa dengan duduk. Berdoa sambil duduk.
Ketika Nabi (ﷺ) sakit parah, kami berdoa di belakangnya ketika dia duduk dan Abu Bakr memanggil “Allah Maha Besar “untuk membuat orang-orang mendengar TAKBIR. Kemudian dia (para narator) menceritakan sisa tradisi.
Abu Dawud berkata: “Rantai-rantai tradisi ini tidak berkesinambungan (muttasil)
Bab : Jika ada dua orang yang berdoa, salah satunya adalah Imam, bagaimana seharusnya mereka berdiri?
Rasulullah (ﷺ) memasuki Umm Haram. Orang-orang (di rumahnya) membawa kurma minyak goreng kepadanya. Beliau berkata: “Masukkan kurma itu kembali ke dalam wadah dan kembalikan (minyak goreng) ke dalam kantongnya, karena aku berpuasa. Kemudian dia berdiri dan menuntun kami dalam shalat dua rakaat shalat supererogasi. Kemudian Umm Sulaim dan Umm Haram berdiri di belakang kami (yaitu, laki-laki). Thabit (narator) berkata: Saya mengerti bahwa Anas berkata; dia (nabi) membuatku berdiri di sisi kanannya.
Rasulullah SAW (ﷺ) menuntunnya dan salah seorang wanita mereka dalam shalat. Dia (Nabi) menempatkan dia di sisi kanannya dan wanita di belakangnya (Anas)
Ketika saya bermalam di rumah bibi ibu saya Maimunah, Rasulullah (ﷺ) bangun di malam hari, membuka mulut kulit air dan melakukan wudhu. Dia kemudian menutup mulut kulit air dan berdiri untuk berdoa. Kemudian aku bangkit dan berwudhu seperti dia; kemudian aku datang dan berdiri di sisi kirinya. Dia meraih tanganku, memutarkanku ke belakang punggungnya dan menempatkanku di sisi kanannya; dan aku berdoa bersamanya.
“Dia mengambil kepalaku atau rambut kepalaku dan membuatku berdiri di sisi kanannya.
Bab : Bagaimana Seharusnya Tiga Orang Berdiri (Dalam Doa)
Bangunlah, aku akan menuntunmu dalam doa. Anas berkata: “Saya bangkit dan mengambil tikar yang telah menjadi hitam karena penggunaan yang lama. Saya kemudian mencucinya dengan air. Rasulullah (ﷺ) berdiri di atasnya. Saya dan anak yatim piatu (Ibnu Abi Dumairah, budak nabi yang dibebaskan) berdiri berbaris di belakangnya. Para wanita tua berdiri di belakang kami. Kemudian dia menuntun kami dalam dua raka'at shalat dan pergi.
Alqamah dan al-Aswad meminta izin dari Abdullah (ibn Mas'ud) untuk masuk, dan kami tetap duduk di pintunya untuk waktu yang lama. Seorang budak perempuan keluar dan memberi mereka izin (untuk masuk). Dia (Ibnu Mas'ud) kemudian bangkit dan berdoa (berdiri) antara saya (al-Aswad) dan dia (Alqamah). Dia kemudian berkata: Saya menyaksikan Rasulullah (ﷺ) melakukan hal yang sama.
Bab : Imam Harus Berbalik Setelah Taslim
Jabir ibn Yazid ibn al-Aswad melaporkan tentang otoritas ayahnya: Saya berdoa di belakang Rasulullah (ﷺ). Ketika dia selesai shalat, dia akan berbalik (wajahnya dari arah Ka'bah).
Ketika kami akan shalat di belakang Rasulullah (ﷺ), kami suka berada di sisi kanannya. Dia (Nabi) akan duduk memalingkan wajahnya ke arah kami (dan kembali ke Ka'bah) (ﷺ).
Bab : Tentang Imam Shalat Shalat Sukarela Di Tempatnya
Rasulullah SAW bersabda: “Imam tidak boleh shalat di tempat dia memimpin shalat sampai dia berangkat (dari sana). ﷺ
Abu Dawud berkata: 'Ata' al-Khurasani tidak melihat Mughirah b. Shu'bah (Tradisi ini, oleh karena itu adalah munqati', yaitu mata rantai yang hilang dalam rantai).
Bab : Tentang Imam Memecahkan Wudunya Setelah Bangkit (Dari Sujud) Pada Raka'at Terakhir
Rasulullah SAW bersabda: Ketika Imam selesai shalat dan duduk (untuk membaca tashahhud), kemudian menjadi kotor (yaitu wudhu menjadi kosong) sebelum dia berbicara (kepada seseorang), shalat itu menjadi lengkap. ﷺ Dan orang-orang yang shalat di belakangnya juga menyelesaikan shalat.
Bab : Tentang Awal dan Akhir Doa
Rasulullah SAW bersabda: “Kunci shalat adalah penyucian; takbir (mengatakan “Allah Maha Besar”) menjadikan (segala perbuatan yang melanggar shalat) haram dan taslim (mengucapkan salam) membuat (semua perbuatan itu) menjadi halal. ﷺ
Bab : Orang di belakang imam diperintahkan untuk mengikuti Imam
Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kamu berusaha melampaui aku dalam membungkuk dan sujud karena betapapun sebelumnya aku membungkuk, kamu akan bergabung denganku ketika aku mengangkat (kepalaku dari membungkuk); aku menjadi besar. ﷺ
Al-Barah yang bukan pendusta berkata, “Ketika mereka mengangkat kepala mereka dari membungkuk bersama Rasulullah (ﷺ), mereka akan berdiri, dan ketika mereka melihat dia bersujud, mereka akan bersujud (mengikuti Nabi).
Al-Bara B'azib berkata, “Kami biasa shalat bersama nabi (ﷺ); tidak seorang pun dari kami menundukkan punggungnya sampai dia melihat bahwa nabi (ﷺ) membungkuk (punggungnya).
maka mereka akan mengikutinya (ﷺ)
Bab : Tingkat keparahan orang yang bangkit atau turun di hadapan Imam
Abu Hurairah melaporkan Rasulullah (ﷺ) berkata, “Apakah orang yang mengangkat kepalanya sementara Imam bersujud tidak takut bahwa Allah akan mengubah kepalanya menjadi keledai atau wajahnya menjadi wajah keledai?
Bab : Tentang Berbalik Untuk Pergi Sebelum Imam
Nabi (ﷺ) membujuk mereka untuk berdoa dalam sidang dan melarang mereka pergi sebelum dia pergi dari shalat.