Sunan Abi Dawud

Pakaian (Kitab Al-Libas)

كتاب اللباس

Bab 1525

فِي الْعَمَائِمِ

Sunan Abi Dawud 4078
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Dari Ali dari ayahnya, ia berkata: Rukanah bergulat dengan Nabi (ﷺ), lalu Nabi (ﷺ) menjatuhkannya ke tanah. Rukanah berkata: Aku mendengar Nabi (ﷺ) bersabda: Perbedaan antara kita dan orang-orang musyrik adalah mengenakan sorban di atas peci.

Sunan Abi Dawud 4079
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) memakaikan serban kepadaku dan membiarkan ujung-ujung menjuntai di hadapanku dan di belakangku.

Bab 1526

فِي لِبْسَةِ الصَّمَّاءِ

Sunan Abi Dawud 4080
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah ﷺ melarang dua cara berpakaian: seseorang duduk dengan memeluk lututnya dalam satu pakaian sehingga kemaluannya terbuka ke arah langit, dan seseorang mengenakan pakaian sementara salah satu sisinya terbuka lalu ia meletakkan pakaian itu di atas bahunya.

Sunan Abi Dawud 4081
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah SAW melarang kain as-samma' dan ihtiba' dengan satu pakaian.

Bab 1527

فِي حَلِّ الأَزْرَارِ

Bab 1528

فِي التَّقَنُّعِ

Sunan Abi Dawud 4083
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Kami sedang duduk di rumah kami pada tengah hari yang panas. Seseorang berkata kepada Abu Bakr: "Ini adalah Rasulullah (ﷺ) datang kepada kami dengan menutupi kepalanya pada waktu yang biasanya beliau tidak mendatangi kami." Rasulullah (ﷺ) kemudian datang, lalu meminta izin, dan beliau diizinkan masuk, maka beliau masuk.

Bab 1529

مَا جَاءَ فِي إِسْبَالِ الإِزَارِ

Sunan Abi Dawud 4084
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku melihat seorang laki-laki yang pendapatnya diikuti oleh orang-orang; apa pun yang ia katakan, mereka selalu patuhi. Aku bertanya: Siapakah ini? Mereka menjawab: Ini adalah Rasulullah (ﷺ). Aku berkata: Keselamatan atasmu, wahai Rasulullah, dua kali. Beliau bersabda: Janganlah kamu katakan "Keselamatan atasmu", karena "Keselamatan atasmu" adalah salam bagi orang yang sudah mati; tetapi katakanlah: "Keselamatan tercurah atasmu (Al-salamu 'alayk)."

Aku bertanya: Engkau adalah Rasulullah? Beliau bersabda: Aku adalah Rasulullah yang apabila kamu ditimpa suatu musibah lalu kamu berdoa kepada-Nya, maka Dia akan menyingkirkannya darimu; apabila kamu ditimpa tahun paceklik lalu kamu berdoa kepada-Nya, maka Dia akan menumbuhkannya (tanamannya) untukmu; dan apabila kamu berada di tanah yang tandus atau padapangan lalu untamu tersesat lalu kamu berdoa kepada-Nya, maka Dia akan mengembalikannya kepadamu.

Aku berkata: Berikanlah wasiat kepadaku. Beliau bersabda: Janganlah kamu mencaci siapa pun. Perawi berkata: Maka aku tidak pernah mencaci orang merdeka, budak, unta, maupun kambing setelah itu. Beliau bersabda: Janganlah kamu meremehkan suatu kebaikan pun, dan berbicaralah kepada saudaramu dengan wajah yang berseri-seri kepadanya, karena yang demikian itu termasuk kebaikan. Dan tinggikanlah kainmu (izar) sampai setengah betis, jika engkau enggan maka sampai mata kaki. Dan berhati-hatilah kamu dari menjulurkan kain, karena itu adalah kesombongan, dan Allah tidak menyukai kesombongan. Dan jika seseorang mencaci dan mencelamu dengan sesuatu yang ia ketahui ada pada dirimu, maka janganlah kamu mencelanya dengan sesuatu yang kamu ketahui ada pada dirinya, karena akibat dari perbuatan itu akan ditanggung olehnya.

Sunan Abi Dawud 4085
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Barang siapa yang menyeret pakaiannya karena sombong, Allah tidak akan memandangnya pada Hari Kiamat." Kemudian Abu Bakar berkata: "Salah satu sisi pakaian bawahku melorot, namun aku berusaha untuk tetap menjaganya." Beliau bersabda: "Engkau bukanlah termasuk orang yang melakukannya karena kesombongan."

Sunan Abi Dawud 4086
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ketika seorang laki-laki sedang shalat dengan kain sarungnya yang menjuntai melebihi mata kaki, Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya: «Pergilah dan berwudhulah». Lalu ia pergi dan berwudhu, kemudian datang kembali. Beliau bersabda: «Pergilah dan berwudhu». Kemudian seseorang bertanya kepadanya: «Wahai Rasulullah, mengapa engkau menyuruhnya berwudhu lalu engkau diam darinya?». Beliau menjawab: «Sesungguhnya ia shalat dalam keadaan menjuntai kain sarungnya, dan sesungguhnya Allah tidak menerima shalat seseorang yang menjuntai kain sarungnya».

Sunan Abi Dawud 4087
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) bersabda: "Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak akan dipandang oleh Allah pada hari Kiamat, tidak akan disucikan oleh Allah, dan bagi mereka siksaan yang pedih." Aku bertanya: "Siapa mereka, wahai Rasulullah? Sungguh mereka telah merugi dan celaka." Beliau mengulanginya sebanyak tiga kali. Aku bertanya: "Siapa mereka, wahai Rasulullah, yang telah merugi dan celaka?" Beliau menjawab: "Orang yang menjulurkan pakaiannya (di bawah mata kaki karena sombong), orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya, dan orang yang melariskan barang dagangannya dengan sumpah palsu" (atau orang yang durhaka).

Sunan Abi Dawud 4089
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ayahku menceritakan kepadaku bahwa ia adalah seorang sahabat Abu Darda'. Ada seorang laki-laki di Damsyik dari kalangan sahabat Nabi (ﷺ) yang dipanggil Ibnu al-Hanzaliyyah. Ia adalah seorang yang mengesakan Allah, jarang bergaul dengan orang banyak, kesibukannya hanyalah shalat, dan apabila selesai, ia menyibukkan diri dengan bertasbih dan bertakbir hingga ia mendatangi keluarganya. Sekali waktu ia melewati kami ketika kami sedang bersama Abu Darda'.

Abu Darda' berkata kepadanya: "Sampaikanlah kepada kami suatu perkataan yang bermanfaat bagi kami dan tidak merugikanmu." Ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) mengirim satu pasukan, lalu pasukan itu kembali. Datanglah seorang laki-laki dari mereka lalu duduk di tempat majelis Rasulullah (ﷺ), lalu ia berkata kepada seorang laki-laki di sampingnya: 'Seandainya kamu melihat kami ketika kami berhadapan dengan musuh, lalu si fulan maju dan menikam sambil berkata: "Terimalah ini dariku, dan aku adalah pemuda Bani Ghifar." Bagaimana pendapatmu tentang ucapannya?' Ia menjawab: 'Aku tidak berpendapat lain melainkan pahalanya telah batal.' Seorang yang lain mendengar hal itu lalu berkata: 'Aku tidak melihat ada masalah dalam hal tersebut.' Keduanya pun saling berbantah-bantahan hingga Rasulullah (ﷺ) mendengarnya, lalu beliau bersabda: *"Subhanallah! Tidak mengapa ia diberi pahala dan dipuji."* Lalu aku melihat Abu Darda' merasa gembira dengan hal itu, dan ia mengangkat kepalanya ke arahnya seraya berkata: 'Apakah engkau mendengar hal itu dari Rasulullah (ﷺ)?' Ia menjawab: 'Ya.' Ia terus mengulanginya kepadanya sehingga aku menduga ia hampir berlutut di atas kedua lututnya."

Ia berkata: "Ia melewati kami pada hari yang lain, lalu Abu al-Darda' berkata kepadanya: 'Sampaikanlah kepada kami suatu perkataan yang bermanfaat bagi kami dan tidak merugikanmu.' Ia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) bersabda kepada kami: *"Orang yang menafkahkan hartanya untuk kuda (di jalan Allah) adalah bagaikan orang yang membentangkan tangannya dengan sedekah tanpa menggenggamnya."* Kemudian ia melewati kami pada hari yang lain, lalu Abu al-Darda' berkata kepadanya: 'Sampaikanlah kepada kami suatu perkataan yang bermanfaat bagi kami dan tidak merugikanmu.' Ia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) bersabda: *"Sebaik-baik lelaki adalah Khuraym al-Asadi, seandainya bukan karena rambut kepalanya yang panjang dan kainnya yang menjulur (melebihi mata kaki)."* Ketika hal itu sampai kepada Khuraym, ia segera mengambil pisau lalu memotong rambut kepalanya sampai ke kedua telinganya, dan mengangkat kainnya hingga setengah betisnya.'

Ia berkata: "Kemudian ia melewati kami pada hari yang lain, lalu Abu al-Darda' berkata kepadanya: 'Sampaikanlah kepada kami suatu perkataan yang bermanfaat bagi kami dan tidak merugikanmu.' Ia berkata: 'Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: *"Sesungguhnya kalian akan mendatangi saudara-saudara kalian, maka perbaikilah kendaraan kalian dan perbaikilah pakaian kalian sehingga kalian menjadi bagaikan tahi lalat di tengah-tengah manusia. Karena sesungguhnya Allah tidak menyukai kekejian dan perbuatan keji."*"

Bab 1530

مَا جَاءَ فِي الْكِبْرِ

Sunan Abi Dawud 4090
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah SAW bersabda: Allah Yang Mahatinggi lagi Maha Agung berfirman: "Kesombongan adalah selendang-Ku dan keagungan adalah sarung-Ku, maka barangsiapa yang menandingi-Ku pada salah satu dari keduanya, Aku akan melemparkannya ke dalam Neraka."

Sunan Abi Dawud 4091
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah SAW bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi, dan tidak akan masuk neraka orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan sebesar biji sawi."

Abu Dawud berkata: Al-Qasmali meriwayatkannya dari Al-A'mash dengan hadis yang sem serupa.

Sunan Abi Dawud 4092
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Seorang lelaki yang berparas tampan datang kepada Nabi ﷺ lalu berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah seorang lelaki yang menyukai keindahan dan telah dianugerahi sebagian darinya sebagaimana yang engkau lihat, hingga aku tidak suka jika seseorang mengungguliku—entah beliau bersabda dengan tali sandalku atau tali pengikat sandalku—. Apakah ini termasuk kesombongan?" Beliau menjawab, "Tidak, akan tetapi kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain."

Bab 1531

فِي قَدْرِ مَوْضِعِ الإِزَارِ

Sunan Abi Dawud 4093
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku bertanya kepada Abu Sa'id al-Khudri tentang kain sarung (izar). Ia berkata, "Engkau telah bertanya kepada orang yang sangat mengetahuinya. Rasulullah ﷺ bersabda, 'Kain sarung seorang mukmin adalah sampai setengah betis, dan tidak mengapa —atau tidak ada dosa— pada apa yang berada di antara batas itu dan kedua mata kaki, tetapi apa yang lebih rendah dari kedua mata kaki maka itu berada di neraka. Barang siapa menyeret kain sarung nya karena sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya'."

Sunan Abi Dawud 4094
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) bersabda: "Menjulurkan pakaian (isbal) itu terjadi pada kain sarung, baju gamis, dan sorban. Barang siapa yang menyeret sedikit saja darinya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari Kiamat."

Sunan Abi Dawud 4095
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Apa yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kain izar (pakaian bawah) berlaku pula pada baju gamis.

Sunan Abi Dawud 4096
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Bahwa ia melihat Ibnu Abbas mengenakan kain izar, lalu ia meletakkan ujung kain izarnya bagian depan di atas punggung kedua kakinya dan mengangkat bagian belakangnya. Aku bertanya, "Mengapa engkau mengenakan izar seperti ini?" Ia menjawab, "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenakannya seperti itu."

Bab 1532

لِبَاسِ النِّسَاءِ

Sunan Abi Dawud 4097
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi (ﷺ) melaknat perempuan-perempuan yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai perempuan.