Sahih Muslim

Kitab Pengorbanan

كتاب الأضاحى

Bab 5: Larangan makan daging kurban selama lebih dari tiga hari, yang berlaku pada awal Islam tetapi kemudian dibatalkan, dan sekarang diperbolehkan memakannya selama seseorang mau.

بَيَانِ مَا كَانَ مِنَ النَّهْىِ عَنْ أَكْلِ لُحُومِ الأَضَاحِيِّ بَعْدَ ثَلاَثٍ فِي أَوَّلِ الإِسْلاَمِ وَبَيَانِ نَسْخِهِ وَإِبَاحَتِهِ إِلَى مَتَى شَاءَ

Sahih Muslim 1971
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdullah b. Waqid melaporkan

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) melarang (orang) untuk menggembalakan daging hewan yang dikorbankan lebih dari tiga hari. Abdullah b. Abu Bakar berkata, "Aku menyebutkan hal itu kepada 'Amra, lalu dia berkata: Dia telah mengatakan yang sebenarnya, karena aku mendengar 'Aisyah berkata: Orang-orang miskin di antara orang-orang di padang gurun datang (ke kota-kota) pada kesempatan Id al-Adha pada masa hidup Rasulullah (صلى الله عليه وسلم). Atas hal ini Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Simpanlah bersamamu (daging) secukupnya selama tiga (hari), dan apa pun yang ditinggalkan dari itu berilah sedekah. Setelah ini. mereka (umat Islam) berkata: Rasulullah, orang-orang membuat kulit air dengan (kulit) binatang kurban mereka dan mereka melelehkan lemak darinya. Setelah itu dia berkata. Lalu bagaimana? Mereka berkata: Engkau melarang (kami) memakan daging binatang kurban melebihi threoq (hari), lalu dia berkata: Aku melarang kamu bagi orang-orang (orang miskin) yang berbondong-bondong (ke kota-kota pada kesempatan ini untuk mendapatkan daging) tetapi sekarang ketika (keadaan ini telah membaik) kamu boleh makan, memelihara dan memberi sedekah.

Sahih Muslim 1972a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir melaporkan bahwa Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) melarang memakan daging hewan yang dikorbankan lebih dari tiga (hari). tetapi setelah itu berkata

Makanlah, buatlah persediaan, dan simpanlah.

Sahih Muslim 1972b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir b. Abdullah melaporkan

Kami tidak memakan daging hewan kurban kami lebih dari tiga hari di Mina. Kemudian Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengizinkan kami berkata: Makanlah dan jadikan itu sebagai bekal (untuk perjalanan). Saya bertanya kepada 'Ata' apakah Jabir juga berkata: Sampai kami tiba di Madinah. Dia berkata: Ya.

Sahih Muslim 1972c
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir b. 'Abdullah melaporkan

Kami tidak memakan daging hewan yang dikorbankan lebih dari tiga (hari), tetapi kemudian Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) memerintahkan kami untuk menjadikannya bekal untuk perjalanan dan mengenainya (lebih dari tiga hari).

Sahih Muslim 1972d
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir melaporkan

Kami menyediakan (dari daging hewan yang dikorbankan untuk perjalanan kami) ke Madinah pada masa hidup Rasulullah (صلى الله عليه وسلم).

Sahih Muslim 1973
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id al-Khudri melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah mengatakan

Wahai orang-orang Madinah, janganlah kamu makan daging binatang yang dikorbankan lebih dari tiga hari. Ibnu Mutanni berkata: Tiga hari. Mereka (para sahabat Nabi Suci) mengeluh kepada Rasulullah -radhiyallahu 'alaihi wa sallam bahwa mereka memiliki anak-anak dan hamba-hamba mereka (untuk diberi makan), lalu dia berkata: Makanlah, dan beri makan orang lain, dan simpan, dan jadikan itu sebagai persediaan makanan.

Sahih Muslim 1974
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Salama b. al-Akwa' melaporkan Rasulullah (saw) telah mengatakan

Barangsiapa mengorbankan (binatang) di antara kamu tidak boleh ditinggalkan di rumahnya pada pagi hari ketiga. Ketika itu adalah tahun berikutnya mereka (para sahabatnya) berkata: Haruskah kita melakukan tahun ini seperti yang kita lakukan pada tahun sebelumnya? Setelah itu dia berkata: Jangan lakukan itu, karena itu adalah tahun ketika orang-orang tertekan (karena kemiskinan). jadi aku ingin agar (daging) dapat dibagikan di antara mereka.

Sahih Muslim 1975a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Thauban melaporkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih hewan kurbannya dan kemudian berkata

Thauban, buatlah dagingnya dapat digunakan (untuk perjalanan), dan saya terus melayani dia sampai dia tiba di Madinah.

Sahih Muslim 1975b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Hadis ini telah diriwayatkan atas kewibawaan Mu'awiyah b. Salih dengan rantai pemancar yang sama.

Sahih Muslim 1975c, d
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Thauban, budak Rasulullah yang dibebaskan (صلى الله عليه وسلم), melaporkan

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata kepadaku pada kesempatan Haji al-Wada: Jadikanlah daging itu dapat digunakan. Jadi saya membuatnya dapat digunakan (untuknya) dan dia memakannya terus-menerus sampai dia tiba di Madinah. Hadis ini telah diriwayatkan atas kewibawaan Yabya b. Hamza dengan rantai pemancar yang sama, tetapi dia tidak mengatakan: Pada kesempatan Hajjat-al-Wada'.

Sahih Muslim 1977a
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdullah b. Buraida melaporkan tentang otoritas ayahnya bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengatakan ini

Aku melarang kamu mengunjungi kuburan, tetapi (sekarang) kamu boleh mengunjunginya, dan Aku melarang kamu (memakan) daging hewan yang dikorbankan lebih dari tiga hari, tetapi sekarang simpan selama yang kamu suka. Aku melarang kamu menggunakan Nabidh kecuali (yang didahulukan) dalam kulit air kering. Sekarang minumlah (Nabidh disiapkan dalam peralatan apa pun), tetapi jangan minum ketika menjadi memabukkan.

Sahih Muslim 1977b
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Buraida, atas otoritas ayahnya, melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah mengatakan hal ini

Aku dulu melarangmu. Sisa hadis adalah sama.

Bab 6: Fara' dan 'Atirah

الْفَرَعِ وَالْعَتِيرَةِ ‏‏

Sahih Muslim 1976
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda

(Pengorbanan Fara' dan 'Atira) tidak memiliki (sanksi dalam Islam). Ibnu Rafi membuat penambahan ini dalam riwayatnya bahwa Fara' berarti anak sulung dari unta.

Bab 7: Ketika sepuluh hari pertama Dzulhijjah dimulai, dilarang bagi orang yang ingin mempersembahkan korban untuk menghilangkan apa pun dari rambut, kuku atau kulitnya

نَهْيِ مَنْ دَخَلَ عَلَيْهِ عَشْرُ ذِي الْحِجَّةِ وَهُوَ مُرِيدُ التَّضْحِيَةِ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ شَعْرِهِ أَوْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا

Sahih Muslim 1977c
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salama melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah mengatakan hal ini

Ketika salah seorang di antara kamu berniat untuk mengorbankan hewan itu memasuki bulan (Dhu'l-Hijjah), dia tidak boleh disentuh rambut atau kukunya. Dikatakan kepada Sufyan bahwa beberapa (ulama) tidak menganggap hadis ini sebagai Maffu'. Dia berkata: Tetapi saya menganggapnya sebagai Marfu' (yaitu rantai riwayat yang dapat ditelusuri sampai ke Nabi Suci).

Sahih Muslim 1977d
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salama melaporkan Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) sebagai berkata

Jika ada di antara kamu yang berniat untuk mempersembahkan korban, dia tidak boleh memotong rambutnya atau memotong kukunya.

Sahih Muslim 1977e
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salama melaporkan (kata-kata ini) langsung dari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)

Jika seseorang memiliki seekor binatang kurban untuk dipersembahkan sebagai kurban (pada 'Id al-Adha), dia tidak boleh memotong rambutnya dan memotong kuku setelah dia memasuki hari-hari pertama Dhu'l Hijjah

Sahih Muslim 1977f
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Hadis ini telah diriwayatkan atas kewenangan 'Amr b. Muslim dengan rantai pemancar yang sama.

Sahih Muslim 1977g
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salama, istri Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم), melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah mengatakan

Barangsiapa memiliki seekor binatang kurban bersamanya yang (ia berniat) mempersembahkan sebagai korban, dan ia memasuki bulan Dhu'I-Hijja, ia tidak boleh memotong rambutnya atau memotong kuku sampai ia mengorbankan binatang itu.

Sahih Muslim 1977h
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
'Amr b. Muslim b. 'Ammar al-Laithi melaporkan

Ketika kami berada di kamar mandi tepat sebelum 'Id al-Adha, beberapa orang mencoba menghilangkan rambut dengan bantuan bahan kimia penghilang rambut. Setelah itu beberapa orang yang memiliki pemandian (atau beberapa orang yang duduk di dalamnya) mengatakan bahwa Sa'id b. Musayyib tidak menyetujuinya, atau dia melarangnya. Kemudian saya bertemu Sa'id b. Musayyib dan menyebutkan hal itu kepadanya, lalu dia berkata: Wahai keponakanku, ini adalah hadis yang telah dilupakan dan ditinggalkan. Umm Salama, istri Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم), meriwayatkan kepadaku Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah mengatakan seperti yang diriwayatkan di atas.

Sahih Muslim 1977i
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Amr b. Muslim al-Jundani melaporkan bahwa Ibnu Musayyib telah memberitahunya bahwa Umm Salama, istri Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم), yang telah memberitahukannya tentang hal itu seperti yang diriwayatkan di atas.