Sunan an-Nasa'i

Kitab Qiyam al-Lail (Doa Malam) dan Doa Sukarela di Siang Hari

كتاب قيام الليل وتطوع النهار

Bab 60: Waktu untuk dua rakaat Subuh, dan menyebutkan perbedaan yang dilaporkan dari Nafi'

وَقْتِ رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ وَذِكْرِ الاِخْتِلاَفِ عَلَى نَافِعٍ

Sunan an-Nasa'i 1777
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Ibnu Umar, dari Hafsah, bahwa

Ketika shalat Subh diberikan, Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) akan shalat dua rakaat singkat sebelum pergi shalat.

Sunan an-Nasa'i 1778
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar berkata

"Hafsah mengatakan kepadaku bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa shalat dua rakaat singkat sebelum Subuh, dan itu setelah fajar menyingsing."

Sunan an-Nasa'i 1779
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Salim bahwa ayahnya berkata

"Hafsah mengatakan kepadaku bahwa ketika fajar menyingsing, Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) akan shalat dua rakaat."

Sunan an-Nasa'i 1780
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa shalat dua rakaat singkat antara Adzan dan Iqamah untuk shalat Subuh.

Sunan an-Nasa'i 1781
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Salamah bahwa

Dia bertanya kepada Aisyah tentang shalat Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) di malam hari. Dia berkata: "Dia biasa shalat tiga belas rakaat. Dia akan shalat delapan rakaat kemudian shalat witr, kemudian shalat dua rakaat duduk. Ketika dia ingin membungkuk dia akan berdiri dan membungkuk, dan dia shalat dua rakaat antara adzan dan iqamah shalat subh.

Sunan an-Nasa'i 1782
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Ibnu 'Abbas berkata

"Nabi (صلى الله عليه وسلم) biasa shalat dua rakaat Subuh ketika dia mendengar Adzan dan dia membuatnya singkat."

Sunan an-Nasa'i 1783
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Az-Zuhri mengatakan

"As-Sa'ib bin Yazid memberitahuku bahwa Shuraiih Al-Hadrami disebutkan di hadapan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), dan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berkata: "Dia tidak tidur di atas Al-Qur'an"

Bab 61: Orang yang memiliki kebiasaan berdoa di malam hari, kemudian tidur membuatnya kewalahan

مَنْ كَانَ لَهُ صَلاَةٌ بِاللَّيْلِ فَغَلَبَهُ عَلَيْهَا النَّوْمُ

Sunan an-Nasa'i 1784
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Sa'eed bin Jubair, dari seorang pria yang menurutnya baik, bahwa

Aisha -semoga Allah -raḍiyallāhu 'anhu- mengatakan kepadanya bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada orang yang biasa shalat di malam hari, kemudian tidur membanjiri dirinya, tetapi Allah (SWT) akan mencatat baginya pahala shalat, dan tidurnya adalah sedekah yang diberikan kepadanya.”

Bab 62: Atas nama pria baik itu

اسْمِ الرَّجُلِ الرِّضَا

Sunan an-Nasa'i 1785
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Sa'd bin Jubair, dari Al-Aswad bin Yazid, bahwa Aisyah berkata

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Barangsiapa memiliki kebiasaan shalat di malam hari tetapi dia tidur dan melewatkannya, itu adalah sedekah yang telah Allah (SWT) berikan kepadanya, dan pahala shalatnya akan dicatat untuknya.'"

Sunan an-Nasa'i 1786
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Sa'eed bin Jubair, dari Aisyah, bahwa

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: dan dia menyebutkan hal serupa.

Bab 63: Seseorang yang pergi tidur berniat untuk bangun dan berdoa Qiyam tetapi dia tertidur

مَنْ أَتَى فِرَاشَهُ وَهُوَ يَنْوِي الْقِيَامَ فَنَامَ

Sunan an-Nasa'i 1787
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Ad-Darda' yang mengaitkannya dengan Nabi (صلى الله عليه وسلم)

"Barangsiapa pergi ke tempat tidurnya dengan maksud untuk bangun dan shalat qiyam di malam hari, kemudian tidur membanjirinya sampai pagi, akan mencatat apa yang dia maksudkan dan tidurnya adalah amal yang diberikan kepadanya oleh Tuhannya, Yang Perkasa dan Maha Mulia."

Sunan an-Nasa'i 1788
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Sufyan, bahwa 'Abdah berkata

"Aku mendengar Suwaid bin Ghaflah (meriwayatkannya) dari Abu Dharr dan Abu Ad-Darda.'"

Bab 64: Berapa banyak rakaat yang harus didoakan seseorang yang tidur dan terlewat (shalat Qiyam Al-Lail) atau dicegah untuk melakukannya karena rasa sakit

كَمْ يُصَلِّي مَنْ نَامَ عَنْ صَلاَةٍ، أَوْ مَنَعَهُ وَجَعٌ

Sunan an-Nasa'i 1789
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa

Ketika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tidak shalat di malam hari karena dia dicegah untuk melakukannya oleh tidur - artinya, tidur membebaninya - atau oleh rasa sakit, dia akan shalat dua belas rakaat di siang hari.

Bab 65: Kapan seseorang yang tidur dan melewatkan membaca bagian Al-Qur'an setiap malam harus menebusnya

مَتَى يَقْضِي مَنْ نَامَ عَنْ حِزْبِهِ، مِنَ اللَّيْلِ

Sunan an-Nasa'i 1790
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdur-Rahman bin Abdul-Qari mengatakan

"Aku mendengar Umar bin Al-Khattab berkata: 'Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Barangsiapa tidur dan melewatkan bagiannya (Al-Qur'an) atau sebagian darinya, dan kemudian membacanya di antara shalat Subuh dan Zuhur, itu akan dicatat baginya seolah-olah dia telah membacanya di malam hari.'" (Sahih

Sunan an-Nasa'i 1791
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abdur-Rahman bin Abdul-Qari bahwa

Umar bin Al-Khattab berkata: "(Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda): "Barangsiapa tidur dan melewatkan porsi malamnya, dan membacanya di antara shalat Subh dan Zuhur, seolah-olah dia membacanya di malam hari."

Sunan an-Nasa'i 1792
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abdur-Rahman bin Abdul-Qari yang dikatakan Umar bin Al-Khattab

"Barangsiapa melewatkan bagian malamnya dan membacanya dari saat matahari melewati puncaknya sampai shalat Zuhur, maka dia tidak melewatkannya, atau seolah-olah dia menyusulnya."

Sunan an-Nasa'i 1793
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Humaid bin Abdur-Rahman mengatakan

"Barangsiapa melewatkan Wird-nya di malam hari, biarlah dia melafalkannya saat shalat di hadapan Zuhur, dan itu akan setara dengan shalat malam."

Bab 66: Hadiah bagi orang yang shalat dua belas rakaat selain dari shalat yang ditentukan pada siang dan malam

ثَوَابِ مَنْ صَلَّى فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً سِوَى الْمَكْتُوبَةِ وَذِكْرِ اخْتِلاَفِ النَّاقِلِينَ فِيهِ لِخَبَرِ أُمِّ حَبِيبَةَ فِي ذَلِكَ وَالاِخْتِلاَفِ عَلَى عَطَاءٍ

Sunan an-Nasa'i 1794
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata

"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Barangsiapa bersikeras shalat dua belas rakaat setiap hari dan malam, akan masuk surga: Empat sebelum Zuhur dan dua setelahnya, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya' dan dua rakaat sebelum Subuh.'"

Sunan an-Nasa'i 1795
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: "Barangsiapa bersikeras shalat dua belas rakaat setiap hari dan malam, Allah Ta'ala Maha Mulia, akan membangun baginya sebuah rumah di surga: Empat sebelum Zuhur dan dua setelah Zuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya dan dua rakaat Subuh."

Sunan an-Nasa'i 1796
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa 'Ata berkata

"Saya diberitahu bahwa Umm Habibah bin Abi Sufyan berkata: "Saya mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Barangsiapa shalat dua belas rakaat pada siang dan malam, selain dari shalat yang ditentukan, Allah (SWT) akan membangun baginya sebuah rumah di surga.'"