Sunan Ibn Majah

Bab tentang Makanan

كتاب الأطعمة

Bab 9: Menjilati jari-jari

لَعْقِ الأَصَابِعِ

Sunan Ibn Majah 3270
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak dibuktikan dari Jabir bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

"Tidak ada yang boleh kamu seka tangannya sampai dia menjilatnya, karena dia tidak tahu di mana berkah itu ada di makanannya."

Bab 10: Membersihkan piring

تَنْقِيَةِ الصَّحْفَةِ

Sunan Ibn Majah 3271
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak ada yang mengatakan bahwa Umm 'Asim berkata

"Nubaishah, hamba Rasulullah (ﷺ) yang dibebaskan, masuk ke atas kami ketika kami sedang makan dari abowl. Dia mengatakan bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata: "Barangsiapa makan dari mangkuk dan membersihkannya, mangkuk itu akan berdoa memohon ampun baginya."

Sunan Ibn Majah 3272
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Mu'allabin Rashid Abu Yaman mengatakan

"Nenekku meriwayatkan kepadaku dari aman Hudhail yang bernama Nubaisyah Al-Khair. Dia berkata: 'Nubaisyah masuk ke atas kami ketika kami sedang makan dari mangkuk kami. Dia berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Siapa pun yang makan dari abowlkemudian membersihkannya, cawan itu akan berdoa memohon ampun baginya.'"

Bab 11: Makan dari apa yang ada di depan Anda

الأَكْلِ مِمَّا يَلِيكَ

Sunan Ibn Majah 3273
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diceritakan dari Ibnu 'Umar bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Apabila makanan disajikan, makanlah dari apa yang ada di depanmu, dan janganlah kamu mengambil dari apa yang ada di depan temanmu."

Sunan Ibn Majah 3274
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak ada yang mengatakan bahwa 'Ikrash bin Dhu'aib mengatakan

"Nabi (ﷺ) dibawa mangkuk berisi daging Tharid dan berlemak, dan kami mulai memakannya. Tanganku berkeliaran di mana-mana, jadi dia berkata: 'O'Ikrash, makanlah dari satu tempat, karena semuanya adalah makanan yang sama.' Kemudian kami membawa piring yang di atasnya ada berbagai jenis kurma segar, dan tangannya dari Rasulullah (ﷺ) mengelilingi piring. Dia berkata: 'O'Ikrash, makanlah dari mana pun kamu mau, karena mereka tidak semuanya sama.'"

Bab 12: Larangan makan dari atas tharid

النَّهْىِ عَنِ الأَكْلِ، مِنْ ذُرْوَةِ الثَّرِيدِ

Sunan Ibn Majah 3275
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
'Abdullah bin Busr meriwayatkan bahwa Rasulullah (ﷺ) dibawa semangkuk (makanan). Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Makanlah dari sisi dan tinggalkan bagian atas, agar diberkati."

Sunan Ibn Majah 3276
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak ada yang mengatakan bahwa Wathilah bin Asqa' Al-Laithi mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) memegang puncak Tharid dan berkata: 'Makanlah dalam Nama Allah dari sisinya dan tinggalkan bagian atasnya, karena berkah datang dari atasnya.'"

Sunan Ibn Majah 3277
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diceritakan dari Ibnu 'Abbas bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Ketika makanan disajikan, ambil dari samping dan tinggalkan tengah, karena berkah turun di tengah."

Bab 13: Ketika sepotong jatuh

اللُّقْمَةِ إِذَا سَقَطَتْ

Sunan Ibn Majah 3278
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diceritakan dari Hasan tentang Ma'qil bin Yasar

"Sementara (dia) sedang menyiangi makan siang, sepotong makanan jatuh ke lantai. Dia mengambilnya, menghilangkan kotoran apa pun yang menempel di atasnya, dan memakannya. Penduduk desa dan petani mengedipkan mata satu sama lain (menganggapnya aneh) dan dikatakan: 'Semoga Allah menolong kepala suku itu! Penduduk desa dan petani ini saling mengedipkan mata karena Anda mengambil sepotong (dari tanah) ketika Anda memiliki makanan ini di depan Anda.' Dia berkata: 'Saya tidak akan menyerahkan sesuatu yang saya dengar dari Rasulullah (ﷺ) untuk orang-orang non-Arab ini. Kami diberitahu, jika salah satu dari kami menjatuhkan sepotong makanan, untuk mengambilnya, membuang kotoran apa pun yang ada di atasnya, dan memakannya, dan tidak meninggalkannya untuk Setan.'"

Sunan Ibn Majah 3279
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak dibuktikan dari Jabir bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

"Jika amorsel jatuh dari tangan siapa pun di antara kamu, biarlah dia menyeka kotoran apa pun yang ada di atasnya dan memakannya."

Bab 14: Keunggulan tharid atas makanan lain

فَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى الطَّعَامِ

Sunan Ibn Majah 3280
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak disebutkan dari Abu Musa Al-Ash'ari bahwa Nabi (ﷺ) berkata

"Banyak laki-laki yang telah mencapai kesempurnaan, tetapi tidak ada perempuan yang mencapai kesempurnaan kecuali Maryam binti 'Imran (Maria) dan Asiyah, istri Firaw. Dan keunggulan 'Aishah atas wanita lain adalah seperti keunggulan Tharid atas semua makanan lainnya."

Sunan Ibn Majah 3281
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diceritakan dari 'Abdullah bin 'Abdur-Rahman bahwa dia mendengar AnasbinMalik berkata

"Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Keunggulan Aisyah atas wanita lain adalah seperti keunggulan Tharid secara keseluruhan makanan lain.'"

Bab 15: Menyeka tangan setelah makan

مَسْحِ الْيَدِ بَعْدَ الطَّعَامِ

Sunan Ibn Majah 3282
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak ada yang dimaksud bahwa Jabir bin 'Abdullah mengatakan

"Pada masa Rasulullah (ﷺ) kami sering tidak menemukan apa-apa untuk dimakan, dan jika kami makan, kami tidak memiliki sapu tangan, kecuali tangan, lengan dan kaki kami. Kemudian kami akan berdoa tanpa berwudhu."

Bab 16: Apa yang harus dikatakan ketika seseorang selesai makan

مَا يُقَالُ إِذَا فَرَغَ مِنَ الطَّعَامِ

Sunan Ibn Majah 3283
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak ada yang dikatakan Abu Sa'eed

"Setiap kali Nabi (ﷺ) makan, dia akan berkata: Al-hamdu lillahil-ladhi at'amana wa saqana waja'alana Muslimin (Puji bagi Allah yang telah memberi kami makan, memberi kami minum, dan menjadikan kami Muslim)."

Sunan Ibn Majah 3284
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diberitahukan dari Abu Umamah Al-Bahili bahwa ketika makanannya, atau apa pun yang ada di depannya dibersihkan, Nabi (ﷺ) biasa berkata

"Al-hamdu lillahi hamdan kathiran tayyiban mubarakan ghairamakfiyyin wa la muwadda'in wa la mustaghnan 'anhu, Rabbana (Puji bagi Allah, pujian yang berlimpah dan diberkati, pujian yang tidak pernah berakhir, pujian yang tidak pernah berakhir, pujian yang tidak pernah ada habisnya, Dia adalah Tuhan kita)."

Sunan Ibn Majah 3285
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diceritakan dari Sahl bin Mu'adh bin Anas Al-Juhani, dari ayahnya, bahwa Nabi (ﷺ) bersabda

"Barangsiapa makan makanan dan berkata: Al-hamdulillahil-ladhi at'amani hadha wa razaqanihi min ghayri hawlinminniwa la quwwatin (Puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan menyediakan bagiku tanpa kekuatan atau kekuasaan bagiku), maka dosa-dosanya sebelumnya akan diampuni."

Bab 17: Berkumpul untuk makan bersama

الاِجْتِمَاعِ عَلَى الطَّعَامِ

Sunan Ibn Majah 3286
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Wahshibin Harb bin Wahshi bin Harb meriwayatkan dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa mereka mengatakan

"Wahai Rasulullah, kami makan dan tidak merasa kenyang." Dia berkata: "Mungkin kamu makan secara terpisah?" Mereka berkata:"Ya." Dia berkata: "Berkumpullah untuk makan bersama, dan sebutkanlah Nama Allah di atasnya, maka itu akan diberkati bagimu."

Sunan Ibn Majah 3287
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Salimbin 'Abdullah bin 'Umar berkata

"Aku mendengar ayahku berkata: 'Aku mendengar' Umar bin Khattab berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Makanlah bersama dan jangan makan secara terpisah, karena berkah adalah tidak berbersama-sama.'"

Bab 18: Meniup makanan

النَّفْخِ فِي الطَّعَامِ

Sunan Ibn Majah 3288
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Tidak diragukan bahwa Ibnu 'Abbas mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) tidak pernah meniup makanan atau minumannya, dan dia tidak bernapas ke dalam bejana."

Bab 19: Ketika hamba seseorang membawa makanan atau minumannya, biarlah dia memberinya sebagian darinya

إِذَا أَتَى أَحَدَكُمْ خَادِمُهُ بِطَعَامِهِ فَلْيُنَاوِلْهُ مِنْهُ

Sunan Ibn Majah 3289
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Isma'ilbin Abu Khalid diriwayatkan dari ayahnya

"Aku mendengar Abuhurairah berkata: 'Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Apabila hamba seseorang di antara kamu membawakan makanannya, hendaklah dia duduk di sisinya dan makan bersamanya, dan jika dia menolak, maka biarlah dia memberinya sedikit."