Sahih al-Bukhari

Shalat Jumat

كتاب الجمعة

Bab : Mengucapkan "Ammaba'du" dalam Khutba

Sahih al-Bukhari 925
Diriwayatkan Abu Hummaid As-Sa'idi

Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Yaman, dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Syu'aib, dari Az-Zuhri, dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku 'Urwah, dari Abu Humaid As-Sa'idi, bahwa dia mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri pada suatu malam setelah shalat, lalu beliau bertasyahhud dan memuji Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya, kemudian bersabda: “Amma ba'du.”

Hadits ini diikuti oleh Abu Mu'awiyah dan Abu Usamah dari Hisyam dari ayahnya dari Abu Humaid dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Amma ba'du.”

Dan diikuti oleh Al-'Adani dari Sufyan mengenai “Amma ba'du.”

Sahih al-Bukhari 927
Diriwayatkan Ibnu 'Abbas

Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Aban, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibnul Ghusail, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami 'Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, dia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam naik ke mimbar, dan itu adalah majelis terakhir yang beliau hadiri. Beliau memakai selendang di pundaknya dan mengikat kepalanya dengan kain yang berminyak. Beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda: 'Wahai manusia, kemarilah.' Maka orang-orang pun datang kepadanya, lalu beliau bersabda: 'Amma ba'du: Sesungguhnya kabilah Ansar ini akan berkurang, sedangkan manusia akan bertambah. Maka siapa yang memegang urusan umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu ia mampu memberikan mudarat atau manfaat kepada seseorang di dalamnya, hendaklah ia menerima kebaikan dari orang-orang yang baik di antara mereka dan memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah di antara mereka.'

Bab : Mengangkat tangan selama Khutba (ceramah agama)

Sahih al-Bukhari 932
Riwayat Anas

Ketika Nabi ﷺ sedang menyampaikan khutbah pada hari Jumat, seorang lelaki berdiri dan berkata, “Wahai Rasulullah, kuda dan kambing telah binasa, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menurunkan hujan kepada kami.” Maka beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa.

Bab : Tidur siang setelah Jumu'ah (shalat)

Sahih al-Bukhari 940
Riwayat Anas

Kami biasa melaksanakan salat Jumat lebih awal, kemudian tidur siang.

Bab

Bab : Keunggulan mandi pada hari Jumat

Sahih al-Bukhari 878
Diriwayatkan Ibnu 'Umar

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Asma', dia berkata: telah mengabarkan kepada kami Juwairiyah, dari Malik, dari Az-Zuhri, dari Salim bin Abdullah bin Umar, dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Umar bin Al-Khattab ketika sedang berdiri berkhutbah pada hari Jumat, tiba-tiba masuk seorang laki-laki dari kalangan Muhajirin pertama, dari para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Umar bertanya kepadanya, 'Jam berapa sekarang?' Dia menjawab, 'Aku sibuk, sehingga aku belum pulang ke keluargaku hingga aku mendengar adzan. Aku tidak melakukan lebih dari sekadar berwudhu.' Maka Umar berkata, 'Hanya wudhu saja? Padahal engkau mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mandi (pada hari Jumat)?'

Sahih al-Bukhari 879
Diriwayatkan Abu Sa'id Al-Khudri

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, dia berkata: telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Shafwan bin Sulaim, dari 'Atha' bin Yasar, dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang telah baligh.'

Bab : Keunggulan Jumu'ah (shalat dan Khutba)

Sahih al-Bukhari 881
Diriwayatkan Abu Huraira

Rasulullah ﷺ bersabda: „Barang siapa mandi pada hari Jumat seperti mandi junub, kemudian pergi (menuju shalat Jumat pada jam pertama), maka seakan-akan dia berkurban seekor unta. Dan barang siapa pergi pada jam kedua, maka seakan-akan dia berkurban seekor sapi. Dan barang siapa pergi pada jam ketiga, maka seakan-akan dia berkurban seekor domba bertanduk. Dan barang siapa pergi pada jam keempat, maka seakan-akan dia berkurban seekor ayam. Dan barang siapa pergi pada jam kelima, maka seakan-akan dia bersedekah sebiji telur. Apabila imam keluar (untuk menyampaikan khutbah), para malaikat hadir untuk mendengarkan khutbah.“

Bab : Menggunakan minyak (rambut) untuk shalat Jumat

Sahih al-Bukhari 884
Diriwayatkan Tawus

Abu al-Yaman menceritakan kepada kami: Syu'aib mengabarkan kepada kami, dari az-Zuhri, ia berkata: Thawus berkata: Aku berkata kepada Ibnu ʿAbbās, “Mereka menyebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, ‘Mandilah pada hari Jumat dan cucilah kepala kalian walaupun kalian tidak dalam keadaan junub, dan pakailah wewangian.’” Ibnu ʿAbbās berkata, “Adapun mandi, ya; adapun wewangian, aku tidak tahu.”

Bab : Siapa pun yang membersihkan giginya dengan Siwak

Sahih al-Bukhari 890
Diriwayatkan 'Aisha

Telah menceritakan kepada kami Isma'il, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Sulaiman bin Bilal, dia berkata: Hisyam bin Urwah berkata: Ayahku mengabarkan kepadaku dari Aisyah radhiyallahu 'anha, dia berkata: Abdurrahman bin Abu Bakar masuk dengan membawa siwak yang dia gunakan untuk bersiwak. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihatnya. Maka aku berkata kepadanya: "Berikanlah siwak ini kepadaku, wahai Abdurrahman." Maka dia memberikannya kepadaku, lalu aku mematahkannya, kemudian aku mengunyahnya, kemudian aku memberikannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau bersiwak dengannya dalam keadaan bersandar ke dadaku.

Bab : Tidak menghadiri Jumu'ah jika hujan.

Sahih al-Bukhari 901
Diriwayatkan Muhammad bin Seereen

Pada hari hujan, Ibnu ʿAbbās berkata kepada muazinnya, 'Apabila engkau mengucapkan Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, maka janganlah engkau ucapkan Hayya ʿalāṣ-ṣalāh, tetapi ucapkanlah, "Salatlah di rumah-rumah kalian."' Maka orang-orang seakan-akan mengingkarinya. Ia berkata, 'Hal itu dilakukan oleh orang yang lebih baik dariku. Sesungguhnya salat Jumat itu wajib, tetapi aku tidak suka mengeluarkan kalian sehingga kalian berjalan di tanah yang berlumpur dan licin.'

Bab : Untuk siapa Jumu'ah (shalat) wajib?

Sahih al-Bukhari 902
Diriwayatkan Aisha

Aisyah, istri Nabi (ﷺ), berkata: Orang-orang biasa datang pada hari Jumat dari rumah-rumah mereka dan dari al-ʿAwālī (daerah pinggiran Madinah). Mereka datang dalam keadaan berdebu, dan debu serta keringat mengenai mereka, sehingga keringat mengalir dari mereka. Salah seorang dari mereka datang kepada Rasulullah (ﷺ) ketika beliau berada di rumahku. Nabi (ﷺ) bersabda, “Seandainya kalian bersuci untuk hari kalian ini (yaitu mandi)!”

Bab : Waktu untuk Jumu'ah (shalat) jatuh pada saat matahari terbenam (yaitu tepat setelah tengah hari)

Sahih al-Bukhari 905
Diriwayatkan Anas bin Malik

Kami biasa melaksanakan shalat Jumat lebih awal dan kemudian tidur siang.

Bab : (untuk menyampaikan) Khutba di mimbar

Sahih al-Bukhari 918
Diriwayatkan Jabir bin 'Abdullah

Sa'id bin Abi Maryam menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Ja'far menceritakan kepada kami, ia berkata: Yahya bin Sa'id mengabarkan kepadaku, ia berkata: Ibnu Anas mengabarkan kepadaku bahwa ia mendengar Jabir bin 'Abdullah berkata: Ada sebatang batang kurma yang biasa di dekatnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri. Ketika mimbar telah dibuat untuk beliau, kami mendengar batang itu mengeluarkan suara seperti suara unta yang sedang bunting, sehingga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam turun dan meletakkan tangannya di atas batang tersebut. Sulaiman berkata, dari Yahya: Hafs bin 'Ubaidullah bin Anas mengabarkan kepadaku bahwa ia mendengar Jabir.

Bab : Wajah Imam terhadap umat

Sahih al-Bukhari 921
Diriwayatkan Abu Sa'id Al-Khudri

Telah menceritakan kepada kami Muʿādh bin Faḍālah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hishām, dari Yaḥyā, dari Hilāl bin Abī Maimūnah, telah menceritakan kepada kami ʿAṭāʾ bin Yasār, bahwa dia mendengar Abū Saʿīd Al-Khudrī berkata: Sesungguhnya Nabi ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam pada suatu hari duduk di atas mimbar, dan kami duduk di sekelilingnya.

Bab : Mengucapkan "Ammaba'du" dalam Khutba

Sahih al-Bukhari 922
Diriwayatkan Fatima binti Al-Mundhir

Asma binti Abu Bakar berkata, "Aku masuk menemui Aisyah sementara orang-orang sedang salat. Aku bertanya, 'Ada apa dengan orang-orang itu?' Ia menunjuk ke langit dengan kepalanya. Aku bertanya, 'Tanda (kiamat)?' Ia menganggukkan kepala, 'Ya.'" Ia melanjutkan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memperpanjang salatnya hingga aku pingsan. Di sampingku ada kantong air berisi air; aku membukanya lalu menuangkan air ke kepalaku. Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selesai salat, matahari telah tampak jelas. Beliau berkhutbah di hadapan orang-orang, memuji Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya, lalu bersabda, 'Amma ba'du.'"

Asma berkata, "Beberapa wanita Ansar berbicara, maka aku menoleh kepada mereka untuk menenangkan mereka. Aku bertanya kepada Aisyah apa yang beliau sabdakan. Ia menjawab: Beliau bersabda, 'Tidak ada sesuatu pun yang belum pernah diperlihatkan kepadaku, melainkan aku telah melihatnya di tempatku ini, hingga Surga dan Neraka. Dan sungguh telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan diuji dalam kubur seperti atau hampir seperti ujian Al-Masih Ad-Dajjal. Seseorang akan didatangi lalu dikatakan kepadanya, "Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini?" Adapun orang mukmin - atau beliau berkata: orang yang yakin (Hisyam ragu) - akan menjawab, "Dia adalah Rasulullah, dia Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Dia datang kepada kami dengan bukti-bukti nyata dan petunjuk, maka kami beriman, menyambut, mengikuti, dan membenarkannya." Maka dikatakan kepadanya, "Tidurlah dengan tenang; kami telah mengetahui bahwa engkau beriman kepadanya." Adapun orang munafik - atau beliau berkata: orang yang ragu (Hisyam ragu) - akan dikatakan kepadanya, "Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini?" Ia menjawab, "Aku tidak tahu; aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu, maka aku mengatakannya."'"

Hisyam berkata, "Fatimah telah menyampaikan kepadaku, maka aku menghafalnya, hanya saja ia menyebutkan apa yang memberatkan atasnya (azab)."

Bab : Untuk mendengarkan Khutba (ceramah agama) pada hari Jumat

Sahih al-Bukhari 929
Diriwayatkan Abu Huraira

Apabila hari Jumat tiba, para malaikat berdiri di pintu masjid dan terus mencatat nama-nama orang yang datang ke masjid secara berurutan sesuai kedatangan mereka. Perumpamaan orang yang masuk masjid pada waktu paling awal adalah seperti orang yang berkurban unta. Yang datang berikutnya seperti orang yang berkurban sapi, kemudian domba, kemudian ayam, kemudian telur. Ketika imam keluar (untuk shalat Jumat), mereka (para malaikat) melipat catatan-catatan mereka dan mendengarkan khutbah.

Bab : Istisqa' di Khutba pada hari Jumat

Sahih al-Bukhari 933
Diriwayatkan Anas bin Malik

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al-Mundhir, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Walid, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu 'Amr, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Thalhah, dari Anas bin Malik, dia berkata: Manusia ditimpa kekeringan pada zaman Nabi ﷺ. Ketika Nabi ﷺ sedang berkhutbah pada hari Jumat, seorang badui berdiri dan berkata, „Wahai Rasulullah, harta benda telah binasa dan anak-anak kelaparan; mohonkanlah hujan kepada Allah untuk kami.“ Maka beliau mengangkat kedua tangannya, sementara kami tidak melihat awan sedikit pun di langit. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, belum lagi beliau menurunkannya, awan pun berkumpul seperti gunung-gunung. Dan beliau tidak turun dari mimbar hingga aku melihat hujan mengguyur janggut beliau. Maka hujan turun pada hari itu, keesokan harinya, dan lusa, hingga Jumat berikutnya. Lalu badui itu – atau orang lain – berdiri dan berkata, „Wahai Rasulullah, bangunan-bangunan telah runtuh dan harta benda tenggelam; mohonkanlah kepada Allah untuk kami.“ Maka beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa, „Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan di atas kami.“ Tidaklah beliau menunjuk dengan tangannya ke arah awan melainkan awan itu membelah. Dan kota Madinah menjadi lapang, dan lembah Qanat tergenang air selama sebulan. Tidaklah seseorang datang dari arah mana pun melainkan ia menceritakan tentang derasnya hujan.

Bab : Seseorang harus tetap diam dan mendengarkan sementara Imam menyampaikan Khutba

Sahih al-Bukhari 934
Diriwayatkan Abu Huraira

Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila kamu berkata kepada temanmu pada hari Jumat, ‘Diamlah,’ sedangkan imam sedang berkhutbah, maka sungguh kamu telah berbuat sia-sia.”

Bab : Jika ada orang yang pergi saat Imam saat Salat-ul-Jumu'ah

Sahih al-Bukhari 936
Diriwayatkan Jabir bin 'Abdullah

Telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin 'Amr, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Za'idah, dari Husain, dari Salim bin Abi al-Ja'd, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Jabir bin 'Abdullah, dia berkata: Ketika kami sedang shalat bersama Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam), datanglah sebuah kafilah yang membawa makanan. Maka mereka berpaling kepadanya, sehingga tidak tersisa bersama Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) kecuali dua belas orang. Lalu turunlah ayat ini:

“Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar menuju kepadanya dan meninggalkan engkau berdiri.”