Sunan Ibn Majah

Kitab Pemurnian dan Sunnahnya

كتاب الطهارة وسننها

Bab : Buang air kecil sambil duduk

Sunan Ibn Majah 308
Diriwayatkan bahwa 'Umar berkata

“Rasulullah melihat saya buang air kecil sambil berdiri, dan dia berkata: 'Wahai 'Umar, jangan buang air kecil berdiri. ' Jadi saya tidak pernah buang air kecil sambil berdiri setelah itu.”

Bab : Tidak diinginkan (Makruh) untuk menyentuh penis dan membersihkan diri dari panggilan alam dengan tangan kanan

Sunan Ibn Majah 312
Dikatakan bahwa Abu Hurairah berkata

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila ada di antara kamu yang membersihkan dirinya, janganlah ia membersihkan dirinya dengan tangan kanannya. Biarlah ia membersihkan dirinya dengan tangan kirinya.”

Bab : Membersihkan diri dengan batu, dan larangan menggunakan kotoran dan tulang

Sunan Ibn Majah 313
Dikatakan bahwa Abu Hurairah berkata

Rasulullah SAW bersabda: “Bagimu aku seperti ayah bagi anaknya, dan aku mengajarimu. Maka apabila kamu pergi untuk bersantai, janganlah kamu menghadap kiblat dan jangan berpaling ke arah kiblat.” Dia memerintahkan kami untuk menggunakan tiga kerikil, dan dia melarang kami menggunakan kotoran dan tulang, dan dia melarang membersihkan diri dengan tangan kanan.”

Bab : Larangan menghadapi kiblat saat buang air besar atau buang air kecil

Sunan Ibn Majah 321
Diriwayatkan bahwa Jabir mendengar Abu Sa'eed Al-Khudri berkata

“Rasulullah melarang saya minum sambil berdiri dan buang air kecil sambil menghadap kiblat.”

Bab : Izin tentang itu di toilet dengan dinding dan permisibilitasnya, bukan di gurun

Sunan Ibn Majah 323
Disebutkan bahwa Ibnu Umar berkata

“Saya melihat Rasulullah di toilet (yang dibangun), menghadap ke arah kiblat.” (Da'if) (Salah seorang narator) 'Isa berkata: “Aku memberitahukan hal itu kepada Sha'bi, dan dia berkata: 'Ibnu Umar mengatakan yang benar. Adapun kata-kata Abu Hurairah, dia berkata: “Di padang gurun jangan menghadap kiblat dan jangan berpaling ke arah kiblat.” Adapun kata-kata Ibnu 'Umar, dia berkata: “Di toilet (dibangun) tidak ada kiblat, jadi berbeloklah ke arah mana pun yang Anda inginkan.” RanTAI lain dengan kata-kata serupa.

Sunan Ibn Majah 324
Diriwayatkan bahwa 'Aisha berkata

“Disebutkan di hadapan Rasulullah beberapa orang yang tidak suka berhadapan dengan kiblat dengan bagian pribadinya. Dia berkata: “Saya pikir mereka melakukan itu. Putarkanlah tempat dudukku (di toilet) untuk menghadap kiblat. '” (Da'if) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.

Sunan Ibn Majah 325
Dikatakan bahwa Jabir berkata

“Rasulullah melarang menghadap kiblat saat buang air kecil. Tapi aku melihatnya, setahun sebelum dia meninggal, menghadap kiblat (saat buang air kecil).”

Bab : Memastikan bebas (urin) setelah buang air kecil

Sunan Ibn Majah 326
Diriwayatkan dari 'Eisa bin Yazdad Al-Yamani bahwa ayahnya berkata

Rasulullah SAW bersabda: “Jika ada di antara kalian yang buang air kecil, biarlah dia meremas penisnya tiga kali (untuk menghilangkan tetesan air kencing yang tersisa).” (Da'if) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.

Bab : Jumlah air yang dibutuhkan untuk wudhu dan mandi dari keadaan pengotor seksual

Sunan Ibn Majah 267
Dikatakan bahwa Safinah berkata

“Rasulullah biasa melakukan wudhu dengan mudd (air) dan mandi dengan sa'.”

Sunan Ibn Majah 268
Diriwayatkan bahwa 'Aisha berkata

“Rasulullah biasa melakukan wudhu dengan mudd (air) dan mandi dengan sa'.”

Bab : Allah tidak menerima shalat tanpa penyucian

Sunan Ibn Majah 272
Disebutkan bahwa Ibnu Umar berkata

“Rasulullah bersabda: “Allah tidak menerima shalat tanpa penyucian, dan Dia tidak menerima sedekah dari ghulul.”

Bab : Mempertahankan wudhu seseorang

Sunan Ibn Majah 279
Diriwayatkan bahwa Abu Umamah berkata, dalam sebuah hadis marfu'

“Berpegang teguh pada kebenaran dan itu adalah berkah jika Anda mampu melakukannya. Ketahuilah bahwa yang terbaik dari perbuatanmu adalah shalat dan tidak ada seorang pun yang berwudhu kecuali orang yang beriman.

Bab : Hadiah pemurnian

Sunan Ibn Majah 282
Diriwayatkan dari Abdullah as-Sunabihi bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan wudhu dan membilas mulut dan hidungnya, dosanya akan keluar melalui mulut dan hidungnya. Ketika dia mencuci wajahnya, dosa-dosanya akan keluar dari wajahnya, bahkan dari bawah kelopak matanya. Ketika dia mencuci tangannya, dosa-dosanya akan keluar dari tangannya. Ketika dia menyeka kepalanya, dosa-dosanya akan keluar dari kepalanya, dan bahkan dari telinganya. Ketika dia mencuci kakinya, dosa-dosanya akan keluar dari kakinya, bahkan dari bawah kuku kakinya. Maka shalat dan berjalan menuju masjid akan mendapatkan pahala tambahan baginya.”

Bab : Siwak (tongkat gigi)

Sunan Ibn Majah 287
Dikatakan bahwa Abu Hurairah berkata

“Rasulullah SAW bersabda: 'Jika tidak terlalu sulit bagi umatku, aku akan memerintahkan mereka untuk menggunakan tongkat gigi setiap saat shalat. '”

Sunan Ibn Majah 288
Disebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata

“Rasulullah biasa shalat di malam hari (Qiyamul-Lail) dua rakaat per dua, kemudian setelah selesai dia akan menggunakan tongkat gigi.”

Sunan Ibn Majah 289
Diriwayatkan dari Abu Umamah bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Gunakan tongkat gigi, karena tongkat gigi memurnikan mulut dan menyenangkan Tuhan. Jibril tidak pernah datang kepada saya tetapi dia menyarankan saya untuk menggunakan tongkat gigi, sampai saya takut bahwa itu akan diwajibkan bagi saya dan umatku. Seandainya aku tidak takut bahwa itu akan terlalu sulit bagi umatku, niscaya Aku telah memerintahkannya kepada mereka. Dan aku menggunakan tongkat gigi sampai aku takut akan membuat bagian depan mulutku sakit.” (yaitu gusi saya) (atau menyebabkan gigi saya rontok karena sering menyikatnya).”

Bab : Fitrah (kecenderungan alami manusia)

Sunan Ibn Majah 292
Dikatakan bahwa Abu Hurairah berkata

“Rasulullah SAW bersabda: 'Perbuatan yang berhubungan dengan fitrah adalah lima (atau lima hal yang berhubungan dengan fitrah): sunat, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan memotong kumis. '”

Sunan Ibn Majah 294
Diriwayatkan dari Ammar bin Yasir bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Bagian dari fitrah adalah membilas mulut, membilas lubang hidung, menggunakan tongkat gigi, memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, mencuci sendi, mencuci bagian pribadi dan menyunat. '” (Da'if) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.

Bab : Apa yang harus dikatakan saat memasuki toilet

Sunan Ibn Majah 297
Diriwayatkan bahwa 'Ali berkata

Rasulullah SAW bersabda: “Layar antara jin dan ketelanjangan anak-anak Adam adalah bahwa ketika seseorang memasuki Kanif, ia harus berkata: Bismillah (atas nama Allah).”

Bab : Apa yang harus dikatakan saat keluar dari toilet

Sunan Ibn Majah 300
Yusuf bin Abi Burdah menceritakan

“Saya mendengar ayah saya berkata: 'Saya masuk ke 'Aisha, dan saya mendengar dia berkata: “Ketika Rasulullah keluar dari toilet, dia akan berkata: 'Ghufranaka (saya memohon ampun kepada-Mu). '” (Sahih) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.