Sahih al-Bukhari

Keutamaan dan Kebaikan Nabi (saw) dan para sahabatnya

كتاب المناقب

Bab : Keutamaan Quraisy

Sahih al-Bukhari 3498
Diriwayatkan Abi Mas'ud

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Dari sisi ini dari timur, akan muncul penderitaan. Kekasaran dan kurangnya belas kasihan adalah karakteristik orang Badui pedesaan yang sibuk dengan unta dan sapi mereka (dan tidak memperhatikan agama). Demikianlah suku-suku Rabi'a dan Mudar."

Sahih al-Bukhari 3500
Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma

Musaddad menceritakan kepada kami, Yahya menceritakan kepada kami, dari Syu'bah, Abdul Malik menceritakan kepadaku, dari Thawus, dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma – tentang firman Allah:

إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى

yaitu “kecuali kasih sayang kepada kerabat dekat”. Ibnu Abbas berkata: “Sa'id bin Jubair berkata: ‘Kerabat dekat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.’ Kemudian Ibnu Abbas berkata: ‘Tidak ada satu pun cabang Quraisy melainkan Nabi memiliki hubungan kekerabatan dengannya, maka turunlah (ayat) ini kepadanya: kecuali kalian menyambung kekerabatan antara aku dan kalian.’”

Sahih al-Bukhari 3501
Diriwayatkan Ibnu 'Umar

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Otoritas pemerintahan akan tetap ada di tangan Quraisy, bahkan jika hanya dua dari mereka yang tersisa."

Bab : Keturunan Yaman dari Isma'il

Sahih al-Bukhari 3507
Diriwayatkan oleh Salama

Rasulullah ﷺ melewati sekelompok orang dari kabilah Aslam yang sedang berlatih memanah. Beliau bersabda, "Lemparkanlah (panahmu), wahai anak-anak Isma'il, karena sesungguhnya bapakmu adalah seorang pemanah. Aku bersama Bani fulan," maksudnya salah satu dari dua kelompok. Maka mereka pun menahan tangan mereka (berhenti memanah). Beliau bersabda, "Ada apa dengan mereka?" Mereka menjawab, "Bagaimana kami akan memanah sedangkan engkau bersama Bani fulan?" Beliau bersabda, "Lemparkanlah, karena aku bersama kalian semua."

Bab : Bab

Sahih al-Bukhari 3510
Diriwayatkan Ibnu 'Abbas

Para delegasi 'Abd-ul-Qais datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan berkata, "Wahai Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)! Kami berasal dari suku Rabi'a dan orang-orang suku Mudar berdiri di antara kami dan kamu, sehingga kami tidak dapat datang kepadamu kecuali pada bulan-bulan suci. Oleh karena itu kami ingin Anda memberi kami beberapa instruksi yang dapat kami ikuti dan sampaikan kepada orang-orang kami yang tinggal di belakang kami." Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Aku memerintahkan kamu untuk menjalankan empat hal dan melarang kamu (melakukan) empat hal: (Aku memerintahkan) kamu untuk beriman kepada Allah yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah kecuali Allah; untuk mengucapkan doa dengan sempurna; untuk membayar Zakat; dan memberikan seperlima dari rampasan perang kepada Allah. Dan aku melarang kamu menggunakan Ad-Dubba, Al-Hantam, An-Naqir dan Al-Muzaffat." (Ini adalah nama-nama peralatan tempat minuman beralkohol disajikan.)

Sahih al-Bukhari 3511
Diriwayatkan 'Abdullah bin 'Umar

Saya mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) di mimbar berkata, "Sesungguhnya penderitaan (akan dimulai) dari sini," menunjuk ke arah timur, "dari mana sisi kepala Setan keluar."

Bab : Sebutan tentang (kabilah) Aslam, Ghifar, Muzainah, Juhainah, dan Asyja'

Sahih al-Bukhari 3513
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Quraisy, Anshar, Juhainah, Muzainah, Aslam, Ghifar, dan Asyja' adalah sekutu-sekutuku; mereka tidak memiliki pelindung selain Allah dan Rasul-Nya.”

Bab : Apa yang dilarang dari dakwah zaman Jahiliah

Sahih al-Bukhari 3518
Diriwayatkan oleh Jabir

Kami ikut serta dalam suatu peperangan bersama Nabi (ﷺ), dan banyak orang dari kalangan Muhajirin telah bergabung dengannya sehingga mereka menjadi banyak. Di antara kaum Muhajirin ada seorang lelaki yang suka bercanda; ia menepuk (atau memukul ringan) seorang Ansar. Maka orang Ansar itu marah dengan sangat hebat, sampai mereka saling memanggil. Orang Ansar itu berkata, 'Wahai kaum Ansar!' Dan orang Muhajir itu berkata, 'Wahai kaum Muhajirin!' Maka Nabi (ﷺ) keluar dan bersabda, 'Ada apa dengan seruan zaman Jahiliah ini?' Kemudian beliau bersabda, 'Apa yang terjadi pada mereka?' Maka beliau dikabari tentang pukulan orang Muhajir kepada orang Ansar itu. Nabi (ﷺ) bersabda, 'Tinggalkanlah seruan itu, karena ia seburuk-buruk seruan.' Abdullah bin Ubai bin Salul berkata, 'Sungguh mereka telah berseru melawan kita. Jika kita kembali ke Madinah, orang yang lebih mulia akan mengusir orang yang hina.' Maka Umar berkata, 'Wahai Rasulullah, tidakkah kita bunuh orang yang buruk ini?' Nabi (ﷺ) bersabda, 'Jangan, agar orang-orang tidak mengatakan bahwa Muhammad membunuh sahabat-sahabatnya.'

Sahih al-Bukhari 3519
Diriwayatkan 'Abdullah (bin Mas'ud)

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Barangsiapa menampar wajahnya atau merobek dada pakaiannya, atau menyebut panggilan Periode Ketidaktahuan, bukanlah dari kita."

Bab : Kisah Khuza'a

Sahih al-Bukhari 3521
Diriwayatkan Sa'id bin Al-Musaiyab

Al-Bahira adalah hewan yang susunya dihemat untuk berhala dan makanan lainnya, sehingga tidak ada yang diizinkan untuk memerah susunya. As-Saiba adalah hewan yang mereka (yaitu) digunakan untuk membebaskan atas nama dewa-dewa mereka sehingga tidak akan digunakan untuk membawa apa pun. Abu Huraira berkata, "Nabi (صلى الله عليه وسلم) berkata, 'Aku melihat 'Amr bin 'Amir bin Luhai Al-Khuza'i menyeret ususnya ke dalam Api (Neraka), karena dia adalah orang pertama yang memulai kebiasaan melepaskan binatang (demi dewa-dewa palsu).' "

Bab : Kisah pertobatan Abu Dhar Al-Ghifari

Bab : Kisah Zamzam

Sahih al-Bukhari 3523
Diriwayatkan Abu Hurairah (ra)

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, (Orang-orang) Aslam, Ghifar dan beberapa orang Muzaina dan Juhaina atau mengatakan (beberapa orang Juhaina atau Muzaina) lebih baik di hadapan Allah atau diucapkan (pada hari kebangkitan) daripada suku Asad, Tamim, Hawazin dan Ghatafan.

Bab : Penutup para Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam)

Sahih al-Bukhari 3535
Jabir bin Abdullah (radhiyallahu 'anhuma)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi sebelumku adalah seperti seorang laki-laki yang membangun rumah, lalu menyempurnakan dan memperindahnya, kecuali pada satu tempat batu bata. Maka orang-orang masuk ke dalamnya dan merasa kagum, lalu berkata: ‘Seandainya tempat batu bata itu diisi!’”

Bab : Kunyah Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam)

Sahih al-Bukhari 3537
Diriwayatkan oleh Anas

Hafs bin Umar menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, dari Humaid, dari Anas radhiallahu 'anhu: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berada di pasar. Seorang laki-laki berkata, “Wahai Abul Qasim!” Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menoleh kepadanya dan bersabda, “Namailah diri kalian dengan namaku, tetapi janganlah kalian berkunyah dengan kunyahku.”

Sahih al-Bukhari 3539
Diriwayatkan oleh Anas

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Humaid, dari Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berada di pasar, lalu ada seorang laki-laki memanggil, 'Wahai Abul Qasim!' Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menoleh dan bersabda: 'Bersemalah dengan namaku, dan janganlah kalian menggunakan kunyahku.'

Bab : Bab: Firman Allah Ta'ala: 'Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.'

Sahih al-Bukhari 3492
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas (semoga Allah meridhoi dia dan ayahnya)

Khalid bin Yazid al-Kahili menceritakan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, dari Abu Hushain, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas (semoga Allah meridhoi dia dan ayahnya):

وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ

Ia berkata: 'Bangsa-bangsa (asy-Syu'ub) adalah suku-suku yang besar, dan suku-suku (al-Qabail) adalah bagian-bagian yang lebih kecil (al-Buthun).'

Sahih al-Bukhari 3495
Diriwayatkan Abu Huraira

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Suku Quraisy lebih diutamakan daripada orang-orang dalam hubungan ini (yaitu hak memerintah). Orang-orang Muslim mengikuti orang-orang Muslim di antara mereka, dan orang-orang mengikuti orang-orang di antara mereka. Orang-orang memiliki sifat yang berbeda: Yang terbaik di antara mereka pada periode pra-lslamic adalah yang terbaik dalam Islam asalkan mereka memahami pengetahuan agama. Anda akan menemukan bahwa yang terbaik di antara orang-orang dalam hal ini (yaitu memerintah) adalah dia yang paling membencinya (yaitu gagasan memerintah), sampai dia diberi ikrar setia."

Bab : Keutamaan Quraisy

Sahih al-Bukhari 3497
Diriwayatkan oleh Tawus

Ibnu Abbas membacakan ayat Al-Qur'an:

« إلا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى » (Kecuali menunjukkan kasih sayang kepadaku karena hubungan kekerabatan) (QS. Asy-Syura:23)

Sa'id bin Jubair berkata, "(Ayat itu maksudnya) kekerabatan Muhammad." Ibnu Abbas berkata, "Tidak ada satu rumah (yaitu sub-suku) Quraisy pun melainkan memiliki hubungan kekerabatan dengan Nabi (ﷺ). Maka turunlah ayat ini berkaitan dengan hal itu, dan tafsirnya adalah: 'Wahai Quraisy! Hendaknya kalian menjaga hubungan baik antara aku (yaitu Muhammad) dan kalian.'"

Sahih al-Bukhari 3499
Diriwayatkan Abu Huraira

Saya mendengar Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Kesombongan dan kesombongan adalah ciri-ciri orang Badui pedesaan sedangkan ketenangan ditemukan di antara pemilik domba. Keyakinan adalah Yaman, dan kebijaksanaan juga Yaman yaitu orang Yaman terkenal karena keyakinan dan kebijaksanaan mereka yang sebenarnya)." Abu 'Abdullah (Al-Bukhari) berkata, "Yaman disebut demikian karena terletak di sebelah kanan Ka'bah, dan Syam disebut demikian karena terletak di sebelah kiri Ka'bah."

Bab : Penyebutan suku Qahtan

Sahih al-Bukhari 3517
Diriwayatkan Abu Hurairah (ra)

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Waktu tidak akan ditetapkan kecuali seorang pria dari suku Qahtan muncul, mengusir orang-orang dengan tongkatnya (memerintah mereka dengan kekerasan dan penindasan)."