Sahih al-Bukhari

Panggilan Doa (Adhaan)

كتاب الأذان

Bab 14

كَمْ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ وَمَنْ يَنْتَظِرُ الإِقَامَةَ

Sahih al-Bukhari 624
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abdullah bin Mughaffal al-Muzani meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda tiga kali, “Di antara azan dan ikamah ada salat,” kemudian menambahkan, “bagi siapa yang ingin mengerjakannya.”

Sahih al-Bukhari 625
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Anas bin Malik meriwayatkan, “Ketika muazin mengumandangkan azan, sebagian sahabat Nabi bergegas menuju tiang-tiang masjid dan mengerjakan dua rakaat sebelum Magrib hingga Nabi keluar. Jarak antara azan dan ikamah hanya sebentar.”

Bab 15

مَنِ انْتَظَرَ الإِقَامَةَ

Sahih al-Bukhari 626
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Aisyah meriwayatkan bahwa setelah muazin menyelesaikan azan pertama untuk Subuh dan fajar telah tampak jelas, Rasulullah bangun lalu mengerjakan dua rakaat ringan sebelum salat Subuh. Kemudian beliau berbaring miring ke kanan hingga muazin datang untuk mengumandangkan ikamah.

Bab 16

بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ لِمَنْ شَاءَ

Sahih al-Bukhari 627
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abdullah bin Mughaffal meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Di antara dua seruan—azan dan ikamah—ada salat; di antara keduanya ada salat.” Pada kali ketiga beliau menambahkan, “bagi siapa yang ingin.”

Bab 17

مَنْ قَالَ لِيُؤَذِّنْ فِي السَّفَرِ مُؤَذِّنٌ وَاحِدٌ

Sahih al-Bukhari 628
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Malik bin al-Huwairits meriwayatkan, “Aku datang kepada Nabi bersama beberapa orang dari kaumku dan kami tinggal bersamanya selama dua puluh malam. Beliau sangat penyayang dan lembut. Ketika melihat kami merindukan keluarga, beliau bersabda, ‘Pulanglah kepada keluarga kalian, ajarkan agama kepada mereka, dan kerjakan salat. Jika waktu salat tiba, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan yang paling tua menjadi imam.’”

Bab 18

الأَذَانِ لِلْمُسَافِرِ إِذَا كَانُوا جَمَاعَةً، وَالإِقَامَةِ، وَكَذَلِكَ بِعَرَفَةَ وَجَمْعٍ

وَقَوْلِ الْمُؤَذِّنِ الصَّلاَةُ فِي الرِّحَالِ‏.‏ فِي اللَّيْلَةِ الْبَارِدَةِ أَوِ الْمَطِيرَةِ
Sahih al-Bukhari 629
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abu Dzar meriwayatkan bahwa ketika mereka bepergian bersama Nabi, muazin hendak mengumandangkan azan. Nabi tiga kali berkata, “Tundalah sampai udara lebih sejuk.” Beliau menyuruhnya menunggu hingga bayangan bukit sama panjang dengan bukit itu, lalu bersabda, “Panas yang sangat menyengat berasal dari hawa neraka yang membara.”

Sahih al-Bukhari 630
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Malik bin al-Huwairits meriwayatkan bahwa dua orang datang kepada Nabi dengan maksud bepergian. Beliau bersabda, “Jika kalian berangkat, kumandangkanlah azan, lalu ikamah, dan hendaklah yang paling tua di antara kalian berdua menjadi imam.”

Sahih al-Bukhari 631
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Malik meriwayatkan, “Kami datang kepada Nabi sebagai para pemuda yang usianya berdekatan, lalu tinggal bersama beliau selama dua puluh hari dua puluh malam. Rasulullah penyayang dan lembut. Ketika beliau memahami bahwa kami merindukan keluarga, beliau bertanya tentang orang-orang yang kami tinggalkan, lalu bersabda, ‘Kembalilah kepada keluarga kalian, tinggallah bersama mereka, ajarilah mereka dan perintahkan mereka [berbuat baik].’ Beliau menyebut beberapa hal lain yang kuingat atau mungkin tidak kuingat. Kemudian beliau bersabda, ‘Salatlah sebagaimana kalian melihatku salat. Jika waktu salat tiba, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan yang paling tua menjadi imam.’”

Sahih al-Bukhari 632
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Nafi‘ meriwayatkan bahwa pada suatu malam yang dingin di Dajnan, Ibnu Umar mengumandangkan azan lalu berkata, “Salatlah di tempat tinggal kalian.” Ia memberitahu kami bahwa Rasulullah memerintahkan muazin untuk mengumandangkan azan, lalu menambahkan, “Salatlah di tempat tinggal kalian,” pada malam yang dingin atau hujan ketika dalam perjalanan.

Sahih al-Bukhari 633
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Aun bin Abi Juhaifah meriwayatkan dari ayahnya, “Aku melihat Rasulullah di al-Abtah. Bilal datang memberitahukan waktu salat kepadanya, lalu keluar membawa tombak pendek dan menancapkannya di depan Rasulullah di al-Abtah, kemudian mengumandangkan ikamah.”

Bab 19

هَلْ يَتَتَبَّعُ الْمُؤَذِّنُ فَاهُ هَا هُنَا وَهَا هُنَا، وَهَلْ يَلْتَفِتُ فِي الأَذَانِ

وَيُذْكَرُ عَنْ بِلاَلٍ أَنَّهُ جَعَلَ إِصْبَعَيْهِ فِي أُذُنَيْهِ. وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ لاَ يَجْعَلُ إِصْبَعَيْهِ فِي أُذُنَيْهِ. وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ لاَ بَأْسَ أَنْ يُؤَذِّنَ عَلَى غَيْرِ وُضُوءٍ. وَقَالَ عَطَاءٌ الْوُضُوءُ حَقٌّ وَسُنَّةٌ. وَقَالَتْ عَائِشَةُ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ اللَّهَ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ.
Sahih al-Bukhari 634
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Aun bin Abi Juhaifah meriwayatkan bahwa ia melihat Bilal mengumandangkan azan dan memperhatikan mulutnya yang bergerak ke kanan dan ke kiri saat mengucapkannya.

Bab 20

قَوْلِ الرَّجُلِ فَاتَتْنَا الصَّلاَةُ

وَكَرِهَ ابْنُ سِيرِينَ أَنْ يَقُولَ فَاتَتْنَا الصَّلاَةُ وَلَكِنْ لِيَقُلْ لَمْ نُدْرِكْ. وَقَوْلُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَحُّ.
Sahih al-Bukhari 635
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan dari ayahnya, “Ketika kami salat bersama Nabi, beliau mendengar suara beberapa orang yang datang. Setelah salat, beliau bertanya, ‘Ada apa dengan kalian?’ Mereka menjawab, ‘Kami bergegas untuk mengikuti salat.’ Beliau bersabda, ‘Jangan lakukan itu. Jika kalian datang untuk salat, datanglah dengan tenang. Kerjakan bagian salat yang kalian dapati bersama imam, lalu sempurnakan bagian yang terlewat.’”

Bab 21

لاَ يَسْعَى إِلَى الصَّلاَةِ، وَلْيَأْتِ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ

وَقَالَ: «مَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا». قَالَهُ أَبُو قَتَادَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Sahih al-Bukhari 636
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Jika kalian mendengar ikamah, berjalanlah menuju salat dengan tenang dan penuh wibawa, jangan tergesa-gesa. Kerjakan bagian yang kalian dapati, lalu sempurnakan bagian yang terlewat.”

Bab 22

مَتَى يَقُومُ النَّاسُ إِذَا رَأَوُا الإِمَامَ عِنْدَ الإِقَامَةِ

Sahih al-Bukhari 637
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan dari ayahnya bahwa Rasulullah bersabda, “Jika ikamah telah dikumandangkan, jangan berdiri untuk salat sampai kalian melihatku.”

Bab 23

لاَ يَسْعَى إِلَى الصَّلاَةِ مُسْتَعْجِلاً، وَلْيَقُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ

Sahih al-Bukhari 638
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan dari ayahnya bahwa Rasulullah bersabda, “Jika ikamah telah dikumandangkan, jangan berdiri untuk salat sampai kalian melihatku, dan tetaplah tenang.”

Bab 24

هَلْ يَخْرُجُ مِنَ الْمَسْجِدِ لِعِلَّةٍ

Sahih al-Bukhari 639
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah keluar setelah ikamah dikumandangkan dan saf-saf dirapikan. Beliau berdiri di tempat salatnya. Ketika kami menunggu beliau memulai dengan takbir, beliau berbalik dan bersabda, “Tetaplah di tempat kalian.” Kami tetap berdiri hingga beliau kembali dengan air menetes dari kepalanya karena telah mandi janabah.

Bab 25

إِذَا قَالَ الإِمَامُ مَكَانَكُمْ. حَتَّى رَجَعَ انْتَظَرُوهُ

Sahih al-Bukhari 640
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa ketika ikamah dikumandangkan dan orang-orang merapikan saf, Rasulullah maju dalam keadaan junub. Beliau bersabda, “Tetaplah di tempat kalian,” lalu kembali untuk mandi. Setelah itu beliau kembali dengan air menetes dari kepalanya dan mengimami salat.

Bab 26

قَوْلِ الرَّجُلِ مَا صَلَّيْنَا

Sahih al-Bukhari 641
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Jabir bin Abdullah meriwayatkan bahwa pada hari Perang Khandaq, Umar bin Khattab menemui Nabi dan berkata, “Wahai Rasulullah, demi Allah, aku hampir tidak sempat mengerjakan salat Asar sebelum matahari terbenam,” setelah orang-orang yang berpuasa berbuka. Nabi bersabda, “Demi Allah, aku pun belum mengerjakannya.” Beliau pergi bersama Jabir ke Buthan, berwudu, lalu mengerjakan salat Asar setelah matahari terbenam, kemudian salat Magrib.

Bab 27

الإِمَامِ تَعْرِضُ لَهُ الْحَاجَةُ بَعْدَ الإِقَامَةِ

Sahih al-Bukhari 642
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Anas meriwayatkan bahwa ikamah telah dikumandangkan sementara Nabi berbicara pelan dengan seorang laki-laki di sudut masjid. Beliau baru berdiri untuk salat setelah sebagian orang tertidur.

Bab 28

الْكَلاَمِ إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ

Sahih al-Bukhari 643
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.

Humaid meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Tsabit al-Bunani tentang seseorang yang berbicara setelah ikamah dikumandangkan. Tsabit meriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa setelah ikamah dikumandangkan, seorang laki-laki mendatangi Nabi dan menahan beliau.