Musnad Ahmad

Musnad 'Umar b. al-Khattab (ra)

مُسْنَدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Musnad Ahmad 223
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Apabila wahyu turun kepada Rasulullah, semoga salawat dan salam Allah tercurah kepadanya, terdengar di dekat wajah beliau dengungan seperti dengungan lebah. Kami berdiam diri sesaat, kemudian beliau menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya, lalu beliau bersabda:

c3a Allah, tambahkanlah kepada kami dan janganlah Engkau mengurangi kami, muliakanlah kami dan janganlah Engkau menghinakan kami, berilah kami dan janganlah Engkau menghalangi kami, utamakanlah kami dan janganlah Engkau mengutamakan orang lain atas kami, ridailah kami dan jadikanlah kami rida.d4

Kemudian beliau bersabda: c3elah diturunkan kepadaku sepuluh ayat; barangsiapa menegakkannya akan masuk surga.d4 Kemudian beliau membacakan kepada kami: c3ungguh, beruntunglah orang-orang yang berimand4 hingga beliau menyelesaikan sepuluh ayat tersebut.

Musnad Ahmad 224, 225
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku menghadiri salat Id bersama ʿUmar bin al-Khaṭṭāb — semoga Allah meridainya. Beliau salat sebelum berkhutbah, tanpa azan dan tanpa iqamah. Kemudian beliau berkhutbah dan berkata :

“Wahai manusia! Sesungguhnya Rasulullah — shallallahu ‘alaihi wa sallam — melarang puasa pada dua hari ini. Adapun salah satu dari keduanya adalah hari berbuka puasa kalian dan hari raya kalian; adapun yang lain adalah hari ketika kalian makan dari hewan kurban kalian.”
Musnad Ahmad 226
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Umar, semoga Allah meridhainya, mencium Hajar tersebut kemudian berkata: "Sungguh aku telah mengetahui bahwa engkau adalah batu, dan kalau bukan karena aku melihat Rasulullah, semoga salawat dan salam Allah tercurah atasnya, menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu."

Musnad Ahmad 228
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbincang-bincang pada malam hari di sisi Abu Bakar radhiyallahu 'anhu, pada malam itu demikian, tentang suatu urusan di antara urusan-urusan kaum muslimin, dan aku bersamanya.

Musnad Ahmad 229
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku melihat orang yang agak botak, yaitu 'Umar (semoga Allah meridtainya), mencium batu itu dan berkata: "Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak memberi manfaat dan tidak pula mendatangkan bahaya. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah (semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya) menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu."

Musnad Ahmad 230
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku berkata: «Wahai Rasulullah, apakah salah seorang dari kami boleh tidur sedangkan ia dalam keadaan junub?»

Beliau bersabda: «Ya, apabila ia berwudu.»

Musnad Ahmad 231
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah, semoga salawat Allah dan salam-Nya tercurah kepadanya, bersabda: “Apabila malam telah datang, siang telah pergi, dan matahari telah terbenam, maka engkau telah berbuka.”

Musnad Ahmad 232
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nafi' bin 'Abd al-Harith bertemu 'Umar bin al-Khaththab (semoga Allah meridainya) di 'Usfan. Waktu itu 'Umar (semoga Allah meridainya) telah mengangkatnya sebagai gubernur Makkah. 'Umar (semoga Allah meridainya) bertanya kepadanya:

“Siapa yang engkau jadikan pengganti atas penduduk lembah?”

Ia menjawab, “Aku jadikan Ibnu Abza sebagai penggantiku atas mereka.”

'Umar bertanya, “Siapa Ibnu Abza itu?”

Ia menjawab, “Seorang dari kalangan budak kami yang telah dimerdekakan.”

'Umar (semoga Allah meridainya) berkata, “Apakah engkau mengangkat seorang hamba sahaya yang dimerdekakan atas mereka?”

Ia menjawab, “Sesungguhnya dia adalah pembaca Kitab Allah, berilmu tentang faraid, dan seorang hakim.”

'Umar (semoga Allah meridainya) berkata, “Ketahuilah, sesungguhnya Nabi kalian shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda, ‘Sesungguhnya Allah mengangkat suatu kaum dengan Kitab ini dan merendahkan kaum yang lain dengannya.’”

Musnad Ahmad 233
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Umar berkata kepada Abu ‘Ubaidah bin Al-Jarrah: “Ulurkan tanganmu agar aku membaiatmu, karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullah, semoga salawat dan salam Allah atas beliau, bersabda: ‘Engkau adalah orang tepercaya umat ini.’”

Abu ‘Ubaidah berkata: “Aku tidak akan pernah maju ke depan mendahului seorang laki-laki yang diperintah oleh Rasulullah, semoga salawat dan salam Allah atas beliau, untuk mengimami kami, lalu ia mengimami kami hingga beliau wafat.”

Musnad Ahmad 234
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah ﷺ membagikan suatu pembagian, lalu aku berkata: "Wahai Rasulullah, sungguh orang-orang selain mereka lebih berhak mendapatkannya daripada mereka."

Maka Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya mereka memberiku pilihan antara meminta kepadaku secara memaksa dan kasar atau menganggapku kikir, padahal aku bukanlah seorang yang kikir."

Musnad Ahmad 235, 236
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Umar, semoga Allah meridhainya, bertanya kepada Nabi, semoga salawat Allah dan salam-Nya tercurah kepada beliau: “Apakah salah seorang di antara kami boleh tidur sedangkan ia dalam keadaan junub?”

Beliau bersabda: “Ya, dan hendaklah ia berwudu seperti wudunya untuk salat.”

Hal yang semisalnya.

Musnad Ahmad 237
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ibnu ‘Umar melihat Sa‘d bin Malik mengusap di atas kedua khufnya. Ibnu ‘Umar berkata: “Apakah kalian benar-benar melakukan ini?” Sa‘d berkata: “Ya.”

Keduanya kemudian berkumpul di sisi ‘Umar, semoga Allah meridhainya. Sa‘d berkata: “Wahai Amirul Mukminin, berilah fatwa kepada anak saudaraku tentang mengusap di atas kedua khuf.”

‘Umar, semoga Allah meridhainya, berkata: “Dahulu ketika kami bersama Nabi kami, semoga salawat dan salam Allah tercurah kepadanya, kami mengusap di atas khuf-khuf kami.”

Ibnu ‘Umar, semoga Allah meridhainya, berkata: “Meskipun baru datang dari buang air besar dan buang air kecil?” ‘Umar, semoga Allah meridhainya, berkata: “Ya, meskipun baru datang dari buang air besar dan buang air kecil.”

Nafi‘ berkata: “Setelah itu Ibnu ‘Umar mengusap di atas keduanya selama ia tidak melepas keduanya, dan ia tidak menetapkan batas waktu untuk itu.”

Musnad Ahmad 238
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku menukar perak dengan emas di sisi Talhah bin ‘Ubaidillah, lalu ia berkata: “Berilah aku tempo hingga bendahara kami datang kepada kami dari Al-Ghabah.”

Umar bin Al-Khaththab, semoga Allah meridhainya, mendengarnya lalu berkata: “Tidak, demi Allah! Janganlah engkau berpisah darinya hingga engkau menerima penukaranmu darinya secara penuh, karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullah, semoga selawat Allah dan salam-Nya tercurah kepadanya, bersabda: “Emas dengan perak adalah riba, kecuali dengan serah terima langsung.””

Musnad Ahmad 239
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ketika orang-orang murtad berbalik murtad pada masa Abu Bakar, semoga Allah meridhainya, Umar berkata: Bagaimana engkau memerangi manusia, wahai Abu Bakar, padahal Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, telah bersabda: Aku diperintah untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan: Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, maka apabila mereka mengucapkan: Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, mereka telah melindungi dariku darah-darah mereka dan harta-harta mereka kecuali dengan haknya, dan hisab mereka atas Allah?

Abu Bakar, semoga Allah meridhainya, berkata: Demi Allah, sungguh aku akan memerangi siapa pun yang memisahkan antara salat dan zakat, karena sesungguhnya zakat adalah hak harta. Demi Allah, seandainya mereka menahanku dari seekor anak kambing betina yang dahulu mereka tunaikan kepada Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, niscaya aku akan memerangi mereka karenanya.

Umar, semoga Allah meridhainya, berkata: Demi Allah, tidaklah itu kecuali bahwa aku melihat Allah telah melapangkan dada Abu Bakar, semoga Allah meridhainya, untuk berperang, maka aku pun mengetahui bahwa itu adalah kebenaran.

Musnad Ahmad 240
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Aku berada dalam rombongan berkendara yang berjalan dalam suatu ekspedisi perang bersama Nabi, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan. Lalu aku bersumpah dan berkata: « Tidak, demi ayahku. » Seorang laki-laki di belakangku menegurku dan berkata: « Janganlah kalian bersumpah dengan (nama) bapak-bapak kalian. » Aku pun menoleh, ternyata aku berada di hadapan Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan.

Musnad Ahmad 241
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendengarku ketika aku bersumpah dengan menyebut ayahku, lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah melarang kalian bersumpah dengan menyebut bapak-bapak kalian."

Umar berkata: Demi Allah, aku tidak pernah bersumpah dengannya setelah itu, baik sebagai ucapan dari diriku sendiri maupun sebagai kutipan dari orang lain.

Musnad Ahmad 242
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah, semoga selawat dan salam Allah tercurah kepadanya, memberi keringanan membolehkan sutra selebar dua jari.

Musnad Ahmad 243
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Kami bersama ‘Utbah bin Farqad, lalu ‘Umar, semoga Allah meridhainya, menulis surat kepadanya tentang beberapa hal yang disampaikannya kepadanya dari Nabi, semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya. Dan di antara yang ia tulis kepadanya adalah bahwa Rasulullah, semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya, bersabda: “Tidaklah memakai sutra di dunia kecuali orang yang tidak memiliki bagian darinya di akhirat, kecuali seperti ini,” dan beliau berisyarat dengan kedua jarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.

Abu ‘Utsman berkata: “Aku melihat bahwa itu adalah kancing-kancing thayalisah ketika kami melihat thayalisah.”

Musnad Ahmad 244, 245
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Ya'la bin Umayyah berkata: Aku berkata kepada 'Umar bin al-Khaththab, semoga Allah meridhainya: « Pemendekan shalat oleh orang-orang pada hari ini, padahal Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung hanya berfirman: »

« Jika kalian takut bahwa orang-orang yang kafir akan menimpakan fitnah kepada kalian »

« Padahal masa itu telah berlalu pada hari ini? » Ia berkata: « Aku heran terhadap apa yang engkau herankan, lalu aku menyebutkan hal itu kepada Rasulullah, semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya, maka beliau bersabda: “Itu adalah sedekah yang Allah sedekahkan kepada kalian, maka terimalah sedekah-Nya.” »